
Grep
"Kena," ucap Richardo sambil memeluk tubuh Sandra.
"Kak Richardo Hosh ... Hosh .... curang," ucap Sandra sambil ngos-ngosan.
"Kok curang? Yang lari duluan siapa?" tanya Richardo sambil melepaskan pelukannya.
"Seharusnya kak Richardo larinya jangan cepat - cepat, aku jadi kalah,'' jawab Sandra.
"Aku tidak lari kok hanya jalan cepat," ucap Richardo sambil memeluk Sandra dari arah samping.
"Sama saja," jawab Sandra sambil membalas pelukan Richardo.
Richardo hanya tersenyum sambil mengatakan rambut Sandra membuat Sandra cemberut dan merupakan rambutnya.
"Kak Richardo, rambutnya berantakan," ucap Sandra ketika Richardo kembali mengadakan rambutnya.
"Biarin," jawab Richardo.
Sandra hanya bisa cemberut membuat Richardo sangat senang bisa mengganggu Sandra. Mereka berjalan ke arah ruang perawatan di mana mommy Rebecca sedang di rawat.
Tidak jauh dari tempat tersebut dua pasang mata menatapnya dengan penuh kebencian dan amarah terhadap Sandra.
__ADS_1
xxxxx
Richardo membuka pintu ruang perawatan kemudian Sandra masuk ke dalam dengan diikuti oleh Richardo.
"Mommy dan daddy, kami berencana mengadakan pesta pernikahan secara mewah," ucap Richardo.
"Akhirnya kalian mengadakan pesta pernikahan mewah,'' ucap mommy Rebecca.
"Kalau begitu biar mommy dan Daddy yang akan mengurus semuanya dan acara pernikahan diadakan tiga hari lagi. Kalian tinggal membeli cincin pernikahan dan mencari gaun pernikahan di butik langganan mommy," sambung daddy Richard.
"Terima kasih Mom, Dad," jawab mereka serempak.
"Kenapa terima kasih?" tanya Mommy Rebecca dan daddy Richard serempak.
"Tentu saja karena kami merasa Sandra adalah jodoh yang cocok buatmu," ucap mommy Rebecca.
"Sekali lagi terima kasih Mommy dan Daddy mau menerima diriku sebagai menantu," ucap Sandra terharu.
"Sama-sama sayang, yang terpenting kamu mau menerima segala kekurangan dan kelebihan Richardo," jawab Mommy Rebecca.
"Tentu saja Mom, Sandra akan menerima segala kekurangan dan kelebihan kak Richardo," jawab Sandra.
"Mumpung masih sore kalian pergilah untuk membeli cincin pernikahan dan satu set perhiasan yang akan dipakai untuk acara pernikahan nanti," ucap Daddy Richard.
__ADS_1
"Baik dad," jawab Sandra dan Richardo serempak.
Sandra dan Richardo mencium punggung tangan mommy Rebecca dan daddy Richard secara bergantian kemudian pergi meninggalkan ruang perawatan.
Mereka berjalan ke ruang parkiran mobil tanpa mengetahui dua pasang mata menatapnya dengan tatapan kebencian terhadap Sandra.
("***Aku tidak percaya kalau pria itu mau menerima Sandra, wanita yang sudah aku pakai," ucap pria tersebut dalam hati).
("Aku tidak percaya kalau Sandra bisa menikah dengan pria kaya kalau nantinya benar aku akan berusaha merebutnya sama seperti aku merebut kekasihnya yang kini menjadi suamiku," ucap wanita itu dalam hatinya***).
xxxxxxxxxx
Pesta Pernikahan
Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya dan kini acara pernikahan Richardo dengan Sandra dirayakan dengan sangat meriah walau terkesan mendadak tapi karena mempunyai uang yang sangat banyak membuat mereka tidak mengalami kesulitan mengadakan pesta pernikahan yang sangat mewah.
Banyak tamu undangan datang untuk mengucapkan selamat untuk pengantin baru hingga datang sepasang suami istri yang sangat di benci oleh Richardo mengucapkan selamat atas pernikahan sedangkan Sandra yang melihatnya bersikap biasa saja karena bagi Sandra itu sudah berlalu dan tidak perlu untuk diingatnya terlebih dirinya sudah mendapatkan pria yang sangat baik.
"Tidak aku sangka kamu mendapatkan suami yang lebih kaya dariku," ucap mantan kekasihnya.
"Aku rasa Sandra menggunakan ilmu pelet untuk mendapatkan suami kaya," sambung istrinya sekaligus mantan sahabatnya.
"Bisa jadi," jawab suaminya.
__ADS_1
"Oh ya bro, kamu mau saja wanita yang bekas aku pakai?" tanya pria tersebut sok akrab dengan suara keras membuat para tamu undangan menatap ke arah Sandra.