
"Cihhhhh putriku? Bukankah Rebecca adalah anak selingkuhan mu?" tanya suaminya sambil tersenyum sinis dan dengan cepat memakai celana boxer nya.
Duag
"Akhhhhhhhhhhhhhh.... Sial*n!!!! Dasar wanita jal*ng!!!" teriak suaminya sambil memegangi tombak saktinya kembali.
Bruk
Debora yang sangat kesal dan marah mendengar ucapan suaminya membuat Debora tanpa ampun menendang kembali aset berharga yang selama ini dibangga - banggakan oleh suaminya dengan sepenuh tenaga membuat suaminya berteriak kesakitan dan berlutut kembali.
"Dasar laki - laki bodoh mau saja percaya dengan wanita ular asal kamu tahu Rebecca adalah putrimu," ucap Debora dengan nada satu oktaf.
Tiba - tiba ponsel milik tuan Richard berdering sekali tanda ada pesan masuk membuat tuan Richard mengambil ponselnya dari saku jasnya dan melihat isi pesan tersebut. Tuan Richard melihat ibu tirinya dokter Rebecca ke dua tangannya diikat di sebuah tiang dengan wajah lebam sambil berbicara membuat tuan Richard memperlihatkan ke ayah mertuanya.
("Baik aku mau mengaku kalau Rebecca adalah putri kandung suamiku, aku terpaksa memfitnahnya agar suamiku membenci Debora dan mengusirnya," ucap Tina sambil meringis).
__ADS_1
("Selain itu?"tanya pria tersebut tanpa memperlihatkan wajahnya hanya wajah Tina yang di sorot).
("Aku sangat senang ketika Debora di usir dari rumah tapi aku belum puas karena itulah aku menyuruh orang menculik nya dan mengatakan ke suamiku kalau Debora pergi bersama pria lain," ucap Tina).
("Bagaimana dengan nyonya Rebecca?"tanya pria tersebut).
("Aku tidak ingin suamiku menyayangi putri kandungnya karena itulah aku sering menghasut suamiku agar membenci putrinya dan lebih menyayangi putri tirinya," jawab Tina).
("Apakah nyonya Rebecca di jual juga idemu?" tanya pria itu).
("Awalnya aku ingin putriku yang di jual tapi sayang tuan Richard lebih memilih Rebecca).
("Agar aku dan putriku bisa menguasai semua kekayaannya dan membuat tuan Richard jadi miskin setelah itu kami akan membunuhnya," ucap Tina).
("Asal kamu tahu tuan Richard bukannya memilih nyonya Rebecca tapi tuan Rey yang memilih nyonya Rebecca karena tuan Rey tahu kalau putrimu dan kamu itu wanita paling licik dan ternyata benar apa yang dipikirkan tuan Rey," jawab pria tersebut).
__ADS_1
Tuan Richard langsung mematikan rekaman video tersebut kemudian menyimpan kembali ponselnya di saku jasnya dan melihat ayah kandungnya dokter Rebecca sangat sangat terkejut karena ternyata selama ini dibohongi oleh istri ke duanya.
Sejuta penyesalan membuat pria tersebut berteriak karena selama ini dirinya sering diam ketika istri ke duanya dan anak tirinya sering menyiksa dokter Rebecca hingga dokter Rebecca dijual.
"Sekarang kemana Rebecca?" tanya ayah kandungnya sambil mengeluarkan air mata, air mata penyesalan yang teramat sangat.
"Dia pergi, itu juga karena ulah wanita ular itu yang memfitnah istriku," ucap tuan Richard sambil menahan amarah sekaligus rasa bersalah teramat sangat karena tidak mencari kebenaran terlebih dahulu apa lagi dirinya sering menyakiti perasaan dokter Rebecca.
Tidak berapa lama ponselnya berdering tanda ada panggilan masuk membuat tuan Richard mengambil ponselnya dan melihat asisten Rey menghubungi dirinya.
Tanpa membuang waktu tuan Richard menggeser tombol berwarna hijau dan menempelkan di telinganya.
("Hallo tuan," sapa asisten Rey dengan suara berbeda dari biasanya).
("Suaramu tidak seperti biasanya, ada apa Rey?" tanya tuan Richard penasaran).
__ADS_1
("Nyonya tuan," ucap asisten Rey dengan nada sedih).
("Ada apa dengan istriku Rey?" tanya tuan Richard dengan nada panik)