Suamiku Arogant

Suamiku Arogant
Tuan Richard Bertemu Dengan Richardo


__ADS_3

"Maaf tuan, anak buah kita tidak menemukan keberadaan nyonya Rebecca di negara Y," jawab asisten Rey.


"Apakah kamu sudah memerintahkan anak buah kita untuk menyebarkan foto istriku?"tanya tuan Richard.


"Sudah tuan," jawab asisten Rey.


"Tambahkan pencarian," perintah tuan Richard.


"Baik tuan," jawab asisten Rey patuh.


Tuan Richard hanya terdiam sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan sedangkan asisten Rey berpamitan dan pergi meninggalkan tuan Richard sendirian di kamarnya. Tanpa sepengetahuan tuan Richard dan asisten Rey kalau dokter Rebecca mengubah warna rambutnya dari warna hitam dan rambutnya panjang kini berubah menjadi warna pirang dan rambutnya di potong pendek serta memakai kacamata terlebih mengganti namanya membuat dokter Rebecca sulit untuk ditemukan.


xxxxxx Flash Back Off xxxxxxx


"Aku sangat merindukanmu," ucap tuan Richard sambil berbaring di ranjang.


"Kenapa kamu seperti hilang di telan bumi?" ucap tuan Richard kemudian menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


Tidak berapa lama ponselnya berdering membuat tuan Richard mengambil ponselnya yang berada di mejanya dan melihat asisten Rey menghubungi dirinya.


("Hallo tuan," ucap asisten Rey).

__ADS_1


("Ada apa Rey?" tanya tuan Richard).


("Tiga hari lagi ada pembukaan sekolah baru dan tuan diharapkan datang untuk memberikan kata sambutan," ucap asisten Rey).


("Aku malas datang," jawab tuan Richard).


("Maaf tuan, tuan adalah pemilik sekolah jadi sudah seharusnya memberikan kata sambutan," ucap asisten Rey).


("Baiklah, jam berapa acaranya?" tanya tuan Richard walau sebenarnya sangat malas untuk datang).


("Jam sembilan pagi tuan," jawab asisten Rey).


("Ok, bagaimana penyelidikannya apa sudah ada kabar mengenai istriku?" tanya tuan Richard).


("Kenapa sulit sekali menemukannya? Apakah istriku menggugurkan putraku?" tanya tuan Richard yang merasa yakin kalau anaknya adalah laki - laki).


("Maaf tuan saya kurang tahu," jawab asisten Rey).


("Apakah ada yang lainnya?" tanya tuan Richard).


("Maaf tuan tidak ada," jawab asisten Rey).

__ADS_1


Tut                       Tut                              Tut


Tuan Richard langsung memutuskan sambungan komunikasi secara sepihak kemudian meletakkan kembali ponselnya di atas meja lalu kembali berbaring di ranjang sambil memandangi langit - langit kamarnya.


"Selama tiga bulan aku mengalami mual - mual dan ingin makan yang selama ini kesukaan istriku dan selama tiga bulan pula aku selalu merepotkan mommy, asisten Rey, kepala pelayan dan anak buah ku yang lainnya tapi setelah tiga bulan sudah tidak lagi. Apakah istriku menggugurkannya? Aku harap istriku mempertahankan kehamilannya tapi jika tidak aku akan memaafkannya karena aku yang salah," ucap tuan Richard.


Tuan Richard memeluk pakaian istrinya yang sudah diberikan parfum kesukaan istrinya tidak berapa lama dirinya tidur walau terkadang menyebut nama Rebecca dalam mimpinya.


Tiga Hari Kemudian


Tidak terasa hari berlalu dengan cepatnya dan kini tuan Richard bersama asisten Rey sudah berada di sekolah Pelita Kasih Internasional.


Banyak para gadis dan wanita memandangnya tanpa berkedip dan berusaha mencari perhatian namun tuan Richard dan asisten tidak memperdulikannya hingga seorang anak kecil tidak sengaja menabrak tuan Richard dari arah belakang karena tuan Richard sedang berdiri di tengah - tengah karena sedang menerima telepon.


Bruk


Bruk


"Aduh," ucap anak kecil tersebut sambil berusaha bangun karena terjatuh di lantai.


"Richardo, kakak kan sudah bilang jangan lari - lari dan lihat ke depan jadi nabrak orang kan," ucap gadis cantik tersebut sambil menggendong Richardo.

__ADS_1


"Maafkan adik saya tuan," ucap gadis tersebut ketika tuan Richard membalikkan badannya begitu pula dengan asisten Rey.


__ADS_2