Suamiku Arogant

Suamiku Arogant
Calon Sekretaris 2


__ADS_3

"Bagaimana lagi paman ke sembilan calon sekretaris ku kebanyakan pada centil dan dengan sengaja memperlihatkan dua paha mulusnya dan dua gunung kembarnya," ucap Richardo.


"Bukankah para pria suka seperti itu?" tanya asisten Rey menggoda Richardo.


"Aku akan katakan pada tante kalau selama wawancara paman selalu memperhatikan dua paha mulus dan dua gunung kembar," ucap Richardo sambil tersenyum devil.


"Jangan, bisa - bisa paman tidak dapat ...." ucap asisten Rey menggantungkan kalimatnya sambil menutup mulutnya.


"Tidak dapat apa paman?" tanya Richardo penasaran.


"Sudah lupakan, kita panggil sekretaris yang terakhir," ucap asisten Rey mengalihkan pembicaraan sambil berdiri dan berjalan ke arah pintu.


Asisten Rey membuka pintu kemudian memanggil calon sekretaris yang terakhir, asisten Rey dan Richardo memberikan pertanyaan demi pertanyaan dan semuanya di jawab dengan cepat, jelas dan singkat setelah lima belas menit kemudian gadis tersebut dipersilahkan keluar dan akan di panggil lagi.


Gadis tersebut hanya tersenyum dan pergi meninggalkan ruang meeting tersebut meninggalkan Richardo dan asisten Rey.


"Gadis itu selain cantik, bersikap biasa saja dalam arti tidak centil dan sesuai kriteria Richardo untuk menjadi seorang sekretaris kalau menurut paman bagaimana?" tanya Richardo.


"Kalau tuan muda merasa cocok saya tinggal membuat surat perjanjian kontrak kerja," ucap asisten Rey.


"Kalau begitu paman buatkan surat perjanjian kontrak kerja," pinta Richardo sambil berdiri.


"Baik tuan muda," jawab asisten Rey yang juga ikut berdiri.


Richardo dan asisten Rey berjalan ke arah pintu meeting menuju ke ruangan masing - masing, di tempat berbeda daddy Richard sudah sampai di mansion menaiki anak tangga satu demi satu menuju ke arah kamarnya.


Ceklek


Daddy Richard membuka pintu dan melihat dokter Rebecca tidur dengan menggunakan selimut membuat daddy Richard menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


"Katanya di suruh pulang tapi sampai rumah istriku tidur," ucap daddy Richard sambil melepaskan dasinya yang terasa seperti tercekik.


"Lebih baik aku mandi mendinginkan adik kecilku yang sejak tadi tegang memikirkan istriku memakai bi ki ni," sambung daddy Richard sambil melepaskan jasnya.

__ADS_1


Daddy Richard membuang jasnya secara asal kemudian berlanjut membuka kemeja, celana panjang dan terakhir celana boxer nya hingga terlihat dengan jelas tubuh polosnya plus benda pusaka nya yang berdiri dengan tegak dan siap untuk bertempur. Daddy Richard berjalan ke arah kamar mandi dan langsung menggunakan shower agar adik kecilnya kembali tidur.


Grep


"Daddy," bisik dokter Rebecca sambil mematikan kran shower.


Daddy Richard merasakan tubuh dokter Rebecca sama seperti dirinya polos tanpa sehelai benangpun karena kulit istrinya menempel di kulitnya membuat daddy Richard melepaskan pelukan istrinya.


"Sejak kapan istriku tidak berpakaian? Setahu daddy tadi mommy tidur?" tanya daddy Richard.


"Sejak daddy datang ke mansion mommy langsung cepat - cepat melepaskan semua pakaian yang melekat di tubuh mommy terus berbaring di ranjang sambil menyelimuti tubuh polos mommy," jawab dokter Rebecca menjelaskan ke suaminya.


"Sejak kapan mommy jadi senang usil dan menggoda daddy?" tanya daddy Richard penasaran.


"Sejak hari ini dan entah tahu kalau besok," jawab dokter Rebecca.


Daddy Richard hanya tersenyum sambil mengacak rambut istrinya membuat dokter Rebecca membalasnya dengan memainkan tombak sakti milik suaminya.


"Mommy kenapa jadi mesum sih? Sejak kapan mesumnya?" tanya daddy Richard sambil menikmati tombak saktinya dimainkan oleh istrinya.


"Apakah daddy tidak suka?" tanya mommy Rebecca.


"Daddy tentu saja sangat suka," jawab daddy Richard.


"Daddy," panggil mommy Rebecca.


"Hmmm..." jawab daddy Richard berupa deheman.


"Daddy, kita main yuk di ranjang," ajak mommy Rebecca.


Tanpa menjawab daddy Richard menggendong istrinya ke arah ranjang mereka dan mereka pun melakukan hubungan suami istri hampir setengah jam setelah selesai mereka saling berpelukan dengan menutupi tubuh polos bawah mereka dengan menggunakan selimut.


"Daddy, mommy kok ingin makan mangga muda ya tapi mangga nya harus di petik dari pohonnya," ucap mommy Rebecca.

__ADS_1


"Mommy kok seperti orang ngidam? Apa mommy hamil?" tanya daddy Richard.


"Masa selama lima belas tahun mommy baru hamil? Kok daddy tahu mengenai orang ngidam?" tanya mommy Rebecca dengan nada curiga.


"Untuk memastikan mommy hamil atau tidak kita pergi ke dokter kandungan dan mengenai kenapa daddy tahu mengenai orang ngidam karena hampir dua puluh satu tahun yang lalu daddy ingin makan mangga muda, ingin makan yang selama ini mommy sukai dan tiap pagi dan malam perut daddy mual - mual," ucap daddy Richard.


"Selanjutnya apa yang terjadi dad?" tanya mommy Rebecca penasaran.


"Rey memanggil dokter katanya daddy mengalami gejala orang hamil dan ngidam ingin makan sesuatu yang tidak disukainya atau yang disukai istrinya sampai daddy kaget karena kok suami bisa seperti itu tapi kata dokter memang bisa saja gejala itu di alami oleh istrinya atau bisa juga oleh suaminya," jawab daddy Richard.


"Dua puluh satu tahun yang lalu berarti aku hamil Richardo atau daddy melakukan itu sama wanita lain?" tanya mommy Rebecca dengan nada cemburu.


Cetak


"Aduh," ucap mommy Rebecca sambil mengelus keningnya akibat di sentil keningnya.


"Daddy tega banget sentil kening mommy," ucap mommy Rebecca sambil melepaskan pelukannya kemudian membalikkan badannya membelakangi suaminya.


Grep


"Maaf mommy, habis mommy bicara seperti," ucap daddy Richard sambil memeluk tubuh istrinya dari arah belakang.


"Daddy hanya melakukan hubungan suami istri hanya sama mommy dan tidak ada wanita lain selain mommy dan bukan itu saja selama hampir enam tahun kita tidak bertemu perasaan daddy terhadap mommy tidak pernah hilang dan tidak bisa digantikan dengan wanita lain. Kalau daddy kangen sama mommy, daddy hanya bisa memeluk foto mommy atau memeluk pakaian mommy dengan memberikan parfum kesukaan mommy baik ketika daddy di mansion ataupun ketika daddy pergi keluar kota," sambung daddy Richard.


"Berarti jika daddy pergi keluar kota selalu membawa pakaian milik mommy?" tanya mommy Rebecca sambil membalikkan badannya.


"Pakaian dan parfum milik mommy selalu daddy bawa sampai suatu ketika ada petugas hotel mencuri parfum milik mommy membuat daddy marah dan menghukumnya dengan memecat dari pekerjaannya dan tidak di terima di manapun dia berkerja," jawab daddy Richard.


"Kok begitu sih dad, kan hanya parfum? Daddy kan bisa beli lagi," ucap mommy Rebecca.


"Memang benar daddy bisa beli lagi tapi daddy akan marah jika barang - barang milikmu di sentuh oleh orang lain kecuali daddy," jawab daddy Richard.


"Terus selama hampir enam tahun adik kecil daddy apakah tidak pernah bangun?" tanya mommy Rebecca penasaran.

__ADS_1


"Tiap pagi pasti bangun karena itu sudah alami para laki - laki selain pagi pernah bangun ketika daddy kangen sama mommy," ucap daddy Richard dengan jujur karena dirinya sudah berjanji untuk tidak membohongi perasaannya seperti dulu.


"Terus apa yang daddy lakukan?" tanya mommy Rebecca sambil menatap wajah tampan suaminya dengan nada curiga sekaligus cemburu.


__ADS_2