Suamiku Arogant

Suamiku Arogant
Daddy Janji


__ADS_3

Richardo hanya diam saja karena pikirannya ke arah dokter Rebecca mommy nya yang terkena luka tembak dalam hatinya berharap mommy nya baik - baik saja. Singkat cerita kini mereka sudah sampai di rumah sakit Cendrawasih Internasional dan bertemu dengan tuan Richard dan juga mommy nya tuan Richard.


Tuan Richard yang melihat kedatangan putra semata wayangnya langsung berlutut sambil mengarahkan ke dua tangannya seakan ingin minta di peluk sedangkan mommy nya tuan Richard menutup mulutnya dengan ke dua tangannya karena tidak percaya kalau dirinya sudah mempunyai cucu dan sangat mirip dengan putra semata wayangnya.


Grep


"Paman," panggil Richardo sambil memeluk tuan Richard


"Panggil daddy," pinta tuan Richard sambil membalas pelukan Richardo.


"Daddy?" tanya Richardo ulang dengan wajah bingung.


"Iya panggil daddy jangan paman karena kamu adalah putra kandungku," jawab tuan Richard.


"Kalau memang daddy adalah daddy kandungku kenapa daddy meninggalkan kami?Kenapa daddy selalu membuat mommy menangis?Apakah daddy tahu setiap pulang kerja mommy selalu menangis menyebut nama daddy dan bukan itu saja kami terpaksa pindah rumah karena para tetangga mengusir kami dengan alasan mommy menggoda suami mereka hingga mommy terpaksa merubah penampilannya menjadi cupu sedangkan daddy bersama wanita lain dan hidup bahagia tanpa memikirkan nasib kami," ucap Richardo tanpa jeda sambil melepaskan pelukannya dan berjalan dengan mundur dan menatap tuan Richard dengan wajah penuh kecewa.


Deg


Jantung tuan Richard berdetak kencang bukan karena jatuh cinta melainkan dirinya sangat terkejut sekaligus merasa sangat bersalah terhadap istri dan putra semata wayangnya.


Sedangkan mommy nya tuan Richard sangat kaget dengan ucapan Richardo pasalnya Richardo masih kecil tapi ucapannya seperti orang dewasa sekaligus merasa bersalah karena kehidupan menantu dan cucunya menderita.


"Maafkan kesalahan daddy, karena sesuatu hal mommy pergi meninggalkan daddy dan daddy sangat sayang sama mommy selain itu daddy tidak bersama wanita lain," jawab tuan Richard sambil berjalan ke arah Richardo dengan wajah bersalah.


"Kalau memang daddy merasa bersalah, kenapa daddy tidak mencari kami?" tanya Richardo.


"Daddy sudah pergi mencari keberadaan mommy di negara Y tapi daddy tidak menemukan dan bukan itu saja daddy memerintahkan anak buah daddy untuk mencari mommy mu selama bertahun - tahun hingga sekarang tapi hasilnya nihil mommy tidak bisa ditemukan," jawab tuan Richard dengan jujur.


"Karena mommy menggunakan nama palsu dan merubah penampilan makanya mommy tidak ditemukan," jawab Richardo.


"Pantas saja mommy mu tidak bisa ditemukan," jawab tuan Richard yang ingat dengan perubahan drastis wajah dan rambut dokter Rebecca.


"Daddy akan menebus rasa bersalah daddy pada mommy mu dan juga kamu," sambung tuan Richard sambil berlutut di depan putranya dan mengarahkan ke dua tangannya.

__ADS_1


Grep.


Richardo yang melihat wajah sedih tuan Richard membuat dirinya tidak tega melihatnya, walau wajahnya sangat mirip dengan tuan Richard tapi mempunyai dua sifat yang berbeda menjadi satu yaitu mempunyai sifat memaafkan seperti dokter Rebecca dan arogant seperti tuan Richard. Richardo memeluk tuan Richard membuat tuan Richard sangat senang dan membalas pelukan putra semata wayangnya.


"Richardo maafkan daddy tapi jika daddy masih membuat mommy menangis maka kami akan pergi dari kehidupan daddy," ancam Richardo.


"Daddy janji tidak akan membuat mommy menangis lagi," janji tuan Richard pada putra semata wayangnya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :



Bab 12 Menggoda suami


Selamat membaca ...


****************


----------------


Di sisi lain, seorang pria tengah di ruang perawatan karena tertembak saat menjalankan aksinya, yaitu melakukan penyelundupan senjata ilegal dan juga obat terlarang. Namun, akhirnya ia bisa bersembunyi dan terbebas untuk sementara.


“Galen, Aku akan pulang. Kau urus musuh kita, aku yakin mereka tidak akan pernah membiarkan rencana kita berhasil. Kau juga harus memastikan, tidak ada yang mengetahui keberadaan Davina di Mansion ku. Apa kau mengerti?” tanya Deva yang kini sudah bersiap untuk pulang.


“Saya mengerti bos. Kalau begitu, setelah ini saya akan langsung ke markas kita. Apa saya boleh mengajukan cuti beberapa hari dari kantor?” tanya Galen tegas.


Ya, selain seorang Mafia, Deva juga mempunyai perusahaan besar di bidang properti. Perusahaan yang ia miliki hanya sebuah formalitas saja, agar orang-orang tidak curiga, tentang pekerjaannya di dunia bawah.


“Tentu saja, tapi kau harus membereskan semuanya secepat mungkin, agar orang-orang di perusahaan kita tidak curiga kita tidak ke kantor selama ini,” ucap Deva bernada perintah.


Setelah mempercayakan sisa masalah pada Galen sang asisten, Deva langsung kembali ke Mansion miliknya. Deva juga ingin melihat keadaan Davina setelah kepergiannya, beruntung ia sudah menyiapkan beberapa penjaga khusus untuk Davina agar tidak kabur.

__ADS_1


Tanpa membutuhkan waktu yang lama, kini Deva sudah sampai di Mansion dan segera melangkahkan kakinya memasuki Mansionnya.


“Selamat datang tuan,” sapa Aliya yang sudah dapat kabar jika Deva akan pulang, dan kini ia sengaja menunggu sang tuan untuk menyambutnya.


“Hm, Aliya, bagaimana keadaan Davina?” tanya Deva yang langsung menanyakan wanita yang kini sudah menjadi istrinya tersebut.


“Keadaan nona Davina sudah membaik tuan, sekarang nona ada di kamarnya baru selesai makan malam,” jawab Aliya secara mendetail, membuat Deva memalingkan wajahnya merasa ada yang aneh.


Mendengar jawaban dari Aliya, Deva langsung melangkahkan kakinya menaiki anak tangga satu persatu dengan cepat. Hal pertama yang ingin Deva lakukan adalah membersihkan diri, dan segera menemui Davina.


----------------


“Davina, aku tidak akan pernah membiarkan mu mempengaruhi hati dan pikiran ku, sampai kapan pun aku tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi,” gumam Deva di bawah guyuran shower kamar mandinya.


Tak ingin berlama-lama, kini Deva sudah rapih dengan kaos santainya. Terlihat sangat keren dan sangat tampan. Andai ia bukan pria yang kejam, sungguh ia adalah sosok pria yang sempurna. Deva melangkahkan kakinya menuju kamar Davina dan membuka pintu kamar tersebut secara perlahan.


Ceklekk!


Terlihat di sana, seorang wanita yang sedang duduk di meja rias. Davina sempat menunduk untuk mengusap air matanya karena sadar akan kehadiran Deva di belakang dirinya. Ya, Davina harus memulai rencananya untuk mengambil hati Deva demi mencapai pembalasannya.


“Deva, kau dari mana saja, aku mencarimu dan bertanya pada Aliya, tapi dia hanya diam saja?” tanya Davina sambil melangkahkan kakinya untuk menghampiri Deva, tapi Deva langsung mencengkram leher Davina, membuat napas wanita itu tersengal-sengal hingga wajahnya memerah.


“Jangan coba-coba untuk bersikap baik padaku, karena aku tidak akan pernah percaya pada dirimu,” ucap Deva sambil menekan setiap kalimatnya.


“Lep-as, sa-kit,” ucap Davina terbata sambil berusaha melepaskan tangan kekar dan kokoh milik Deva di lehernya. Namun, akhirnya Deva melepaskan cengkeramannya, membuat Davina bisa bernapas lega.


“Dev, bagaimana mungkin aku tidak boleh menggoda suamiku sendiri, aku istrimu. Apa kau sudah tidak tertarik lagi padaku?” tanya Davina sambil menampilkan raut wajah yang tak dapat diartikan.


“Aku mohon, Dev. Percaya padaku untuk kali ini, aku sudah ikhlas menerima jalan hidupku di tangan mu, dan aku ingin melakukan yang terbaik untukmu,” ucap Davina memohon.


“Lakukan sesuka hatimu, tapi asal kau tahu, satu kesalahan yang kau lakukan, aku akan langsung membunuh mu pada saat itu juga,” ancam Deva dengan tatapan tajamnya pada istrinya.


****************

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2