
Daddy Richard berjalan menuruni anak tangga hingga dirinya melihat kepala pelayan berjalan ke arahnya membuat daddy Richard menghentikan langkahnya.
"Petik beberapa buah mangga dan buatkan rujak untuk istriku," perintah daddy Richard.
"Baik tuan," jawab kepala pelayan dengan nada sopan.
Kepala pelayan itu pun menundukkan kepalanya kemudian meninggalkan daddy Richard untuk melaksanakan perintah daddy Richard sedangkan daddy Richard tiba - tiba merasa haus dan ingin minuman segar membuat daddy Richard melanjutkan langkah kakinya menuruni anak tangga satu demi satu hingga ke lantai dasar menuju ke arah dapur.
Daddy Richard membuka pintu kulkas dan melihat ada jus jambu merah, daddy Richard mengambil gelas dan mengisi jus jambu merah dan meminumnya hingga habis tanpa sisa dan menyimpan kembali jus jambu merah ukuran satu liter ke dalam kulkas.
"Segarnya," ucap daddy Richard sambil menutup pintu kulkas.
Deg
Deg
Deg
"Kenapa jantungku berdetak kencang?" tanya daddy Richard sambil memegangi dadanya.
"Dan kenapa tiba - tiba perasaanku tidak enak? Apa jangan - jangan ada masalah di kantor dan putraku ada masalah? Aku akan telepon putraku," ucap daddy Richard.
__ADS_1
"Ponselku kemana ya? ... ( men jeda kalimatnya sambil berpikir ) .... Ya ampun ponselku kan di kamarku kenapa aku jadi pelupa," ucap daddy Richard sambil menepuk keningnya.
Daddy Richard dengan langkah cepat berjalan ke arah tangga, sekali melangkah tiga anak tangga sekaligus agar lekas sampai di kamarnya untuk mengambil ponselnya.
Ceklek
Daddy Richard membuka pintu kamarnya dan melihat ke arah ranjang istrinya tidak ada dan mengira mungkin istrinya sedang mandi, tanpa curiga sedikitpun daddy Richard berjalan ke arah meja dekat ranjang untuk mengambil ponselnya.
Daddy Richard mencari nomer Richardo di kontak ponselnya setelah ketemu daddy Richard menghubungi putranya dan sambungan pertama langsung di angkat.
("Hallo dad," panggil Richardo).
("Apakah di kantor ada masalah?" tanya daddy Richard tanpa basa basi).
("Tidak tahu kenapa perasaan daddy tiba - tiba tidak enak," jawab daddy Richard).
("Apa jangan - jangan terjadi sesuatu dengan mommy dad?" tanya Richardo yang juga merasakan tidak enak juga).
("Mommy mungkin lagi mandi,' jawab daddy Richard.
("Coba cek dad, perasaan Richardo juga tiba - tiba tidak enak," ucap Richardo).
__ADS_1
("Sebentar daddy cek," jawab daddy Richard).
("Richardo tunggu dad," ucap Richardo dengan nada kuatir).
Daddy Richard berjalan ke arah kamar mandi tanpa memutuskan sambungan komunikasi kemudian membuka pintu kamar mandi dan tidak melihat mommy Rebecca.
("Mommy tidak ada di kamar mandi," ucap daddy Richard).
("Coba cek di bathub," pinta Richardo).
("Sebentar," jawab daddy Richard sambil melangkahkan kakinya ke arah bathub).
("Mommy!!!!" teriak daddy Richard sambil melepaskan ponselnya hingga ponselnya masuk ke dalam bathub).
Tut Tut Tut
Sambungan komunikasi langsung terputus membuat Richardo panik kemudian menghubungi daddy Richard tapi tidak aktif dan sudah lima kali Richardo menghubungi daddy Richard namun jawaban sama dari operator kalau nomernya di luar jangkauan.
"Kenapa daddy teriak memanggil nama mommy? Apa yang terjadi dengan mommy?" tanya Richardo dengan wajah mulai pucat sambil mengambil jasnya yang disandarkan di kursi kebesarannya.
Richardo berjalan dengan langkah cepat menuju ke arah pintu CEO dan berjalan ke arah pintu lift khusus CEO bersamaan pintu lift terbuka ternyata asisten Rey hendak keluar dari kotak persegi tersebut.
__ADS_1
"Paman Rey, kita pergi ke mansion," pinta Richardo dengan wajah pucat karena dirinya sangat takut terjadi sesuatu dengan mommy Rebecca.