
"Peluk," ucap mommy Rebecca manja sambil merentangkan ke dua tangannya.
Grep
"Daddy saja yang boleh meluk, kamu cari gadis lain," ucap daddy Richard dengan posesif.
"Aish daddy pelit, mommy," adu Richardo manja.
"Jangan manja dan jangan ngadu," ucap daddy Richard.
"Waktu Richardo kecil, mommy selalu menggendongku dan sering memelukku tapi kenapa sekarang tidak boleh?" tanya Richardo dengan nada protes.
"Daddy, mommy juga ingin dipeluk Richardo," ucap Rebecca sambil mengangkat kepalanya ke atas menatap wajah tampan suaminya dengan wajah penuh harap.
"Baiklah," jawab daddy Richard dengan wajah cemberut.
Grep
"Terima kasih mommy," ucap Richardo sambil memeluk mommy Rebecca dari arah belakang.
__ADS_1
"Sama - sama sayang," jawab mommy Rebecca.
"Kok panggil putra kita sayang?" tanya daddy Richard dengan nada setengah protes sambil menatap tajam ke arah putra semata wayangnya sedangkan Richardo hanya tersenyum devil tanpa takut tatapan tajam daddy Richard.
"Bukankah terkadang mommy memanggil putra kita kadang nama dan terkadang sayang, kenapa daddy cemburu?" tanya mommy Rebecca.
"Daddy bukannya cemburu hanya saja ucapan sayang hanya untuk daddy,' ucap daddy Richard.
"Ucapan sayang sama Richardo ucapan sayang terhadap putra kita tetapi ucapan sayang sama daddy beda lagi," ucap mommy Rebecca namun tiba - tiba kepalanya kembali pusing tapi berusaha untuk ditahannya.
"Tetap saja daddy tidak suka," ucap daddy Richard.
Mommy Rebecca yang tidak bisa menahan rasa pusingnya menyandarkan kepalanya di dada suaminya sambil memejamkan matanya dan tidak berapa lama mommy Rebecca tidak sadarkan diri.
Daddy Richard yang merasakan tubuh istrinya semakin berat sangat terkejut dan meminta Richardo melepaskan pelukannya namun Richardo yang tidak tahu mommy Rebecca tidak sadarkan diri tidak mau melepaskan pelukannya.
"Richardo, daddy bilang lepaskan pelukannya!!' perintah daddy Richard mengulangi perkataannya.
"Tidak mau, daddy saja yang lepas pelukannya" jawab Richardo yang tidak mau kalah.
__ADS_1
"Mommy ... Mommy ... " panggil daddy Richard yang tidak memperdulikan ucapan putranya sambil melepaskan pelukannya dan mendorong perlahan tubuh istrinya.
"Richardo, mommy pingsan," ucap daddy Richard sambil berdiri untuk menggendong istrinya.
"Apa???" tanya Richardo dengan nada terkejut sambil melepaskan pelukan dan menahan tubuh mommy Rebecca agar tidak terjatuh.
Daddy Richard menggendong mommy Rebecca ala bridal style sedangkan Richardo berjalan dengan langkah cepat menuju ke arah pintu kamar orang tuanya dan membukanya dengan kasar.
Ke dua pria tampan yang sangat mirip hanya berbeda usia berjalan menuruni anak tangga sedangkan asisten Rey yang sejak tadi menunggu di ruang keluarga mendengar dua langkah kaki dari arah tangga langsung berdiri dan berjalan menuju ke arah tangga.
"Rey, antarkan kami ke rumah sakit istriku pingsan lagi," ucap daddy Richard.
"Baik tuan," jawab asisten Rey patuh.
Merekapun berjalan ke arah pintu utama menuju ke garasi mobil, asisten Rey mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menuju ke rumah sakit dan hanya membutuhkan waktu dua puluh lima menit mereka sudah sampai di rumah sakit.
Kini daddy Richard, Richardo dan asisten Rey berada di ruang ugd menunggu mommy Rebecca di tangani oleh dokter hingga dua jam kemudian pintu ruangan ugd terbuka membuat ke tiga pria tampan berjalan ke arah pintu ugd di mana dokter berjalan ke arah mereka.
"Bagaimana keadaan istriku dok?" tanya daddy Richard dengan wajah kuatir.
__ADS_1