suamiku warewolf

suamiku warewolf
17. seventeen


__ADS_3

"aku sudah tampan kan"tanya mark kepadaku, sambil memelukku dari belakang


"udah"ucapku sambil tersenyum dan mendonggak keatas


"ya udah kita berangkat gih"tegasnya


aku pun menganggukkan kepalaku tanda setuju, dan mark pun mengengam tanganku menuntunku berjalan bersama


satu hal berbeda dariku sekarang yaitu kebersamaan dengan seorang laki-laki, yang nota benenya adalah suamiku, tidak seperti dulu, aku sendiri terus kemana-kemana sendiri, ngenes


apa lagi tiap kondangan pernikahan semua pada bawa gandengan dengan sang pujaan hati, datang bersama gitu, aku dateng ama nyokap, ketika nyokap asyik gobrol ama ibu-ibu sebayanya gua cuman bisa benggong meratapi nasib


tapi tuhan adil jika prasangka kita baik, maka tuhan akan memberikan yang lebih, contohnya saja aku sudah menikah sekarang, yang pacaran bertahun-tahun aja kayak nadya gak jadi kepelaminan.


tapi untung banyak motivasi sekarang nadya dijodohin ama laki-laki yang baik,walau gak segagah andre tapi bertanggungjawab


manusia memang bisa merencanakan tapi tuhanlah yang nentuin


itulah kadang yang membuat bulu kudukku merinding ngeri, takut pansos, sok pamer kemesraan di acount dunia maya, tiba disanjung-sanjung sang pujaan menghianati hati, melukai jiwa,


tertinggallah hati yang terluka, aku pun gag akan kuat kalau diposisi nadya, orang akan mudah berbicara, tapi giliran, kena gilirannya pasti nangis.


entah perasaan bergejolak seperti apa ini???? tapi ketika mark menggengam tanganku erat, aku takut dia suatu saat melepaskan gengaman ini, dan aku belum siap

__ADS_1


"kenapa kamu melihatku berkaca-kaca seperti itu, seperti ingin menangis" tanya mark


"enggak, kayaknya kena debu tadi"jawabku lalu aku menyeka airmataku dan kembali tersenyum


"gak apa-apakan?"ucap mark ragu


"enggak,nih udah hilang debunya"tegasku


"sebentar lagi kita sampai, kamu jangan tegang ya,kalau nanti kamu takut anggap aja aku sendiri yang menontonmu, tetap berjalan kedepan dan pandang aku, aku yakin kamu bisa melewati peragaan ini dengan baik"ucap mark memotivasi lily


"ya, aku akan melakukan itu, aku pasti bisa, cemungut"lily pun bersemangat


aku dan mark pun masuk kegedung itu dan beneran saja aku sudah ditunggu oleh desainer hongkong


tinggiku yang 169 cm paling pendek diantara mereka yang tinggi diatas 173 cm, bahkan ada yang tingginya 185 cm


itu ukuran cewek


berasa cebol dah aku disitu, dan makin minder, tapi aku harus pede, aku gak boleh malu-malu in mark


tak menunggu lama aku berganti baju busana yang akan dipamerkan dan langsung dimake -up


lalu berjalan mengantri menunggu giliran untuk berjalan diatas panggung, hal pertama ini, aku sedikit gugup, apalagi ketika giliranku seolah langkahku berat untuk melangkah bagaikan ada beban berton-ton dikakiku

__ADS_1


aku mencoba menarik nafasku dalam-dalam dan menghembuskannya,dan aku berjalan di panggung suara gaduh sorak-sorak penonton,dan begitu banyaknya tamu undangan yang melihatku diatas panggung membuat diriku goyah,


aku memandang mark yang tepat duduk berada ditengah-tengah kericuhan itu,seolah benar apa yang dikatakan mark ,aku seperti bergaya dihadapannya sendiri


crekkkk ckreeeekkk ckrekkkkk ckrekkkk


entah dari mana kekuatan pedeku ,aku seperti model internasional berlengak lenggok dipanggung dan berpose menawan lalu aku pun kembali berjalan ke belakang panggung lagi,lalu berjalan beriringan dengan model lain dan desainer hongkong untuk ucapan terimaksih


akhirnya aku menyelesaikan nya dalam hatiku,


"makasih ya lily, kamu bagus tadi, gak nyangka kamu pede, dan gak kalah ama yang profesional"ungkap desainer hongkong


"iya,sama-sama lily masih amatiran,ini aja masih pertama, masih banyak yang harus di pelajari kalau ingin terjun kedunia modeling"ucap lily


"udah bagus kog, oh ya kapan-kapan kalau kamu mau ikut modeling gini aku bisa bantu loe,kamu berbakat, sayang kalau disia-sia in"ucap desainer hongkong


"aku sih terserah mark saja,kalau mark ngizinin, baru aku jalanin"ucap lily


"aku ngizinin kog,asal kamu gak kecapek'an aja"suara mark


"mark"teriak lily lalu merangkul bergelanyut manja kepada mark


__ADS_1


__ADS_2