
Point Of review Lily
🌹🌹🌹
Malam ini malam yang paling mendebarkan, Malam pertama. Aku dan Asahi, kini aku berada di villa milik Asahi.
Rasanya aku sangat bahagia, wanita beruntung didunia. Karena telah menikah dengan laki-laki yang mencintaiku. Masih teringat jelas mimpi burukku, Saat malam pecah perawan dengan Mark. Sang Warewolf, hanya ketakutan,kesakitan serta mengerikan.
Untung hanya Mimpi buruk, Kini kenyataannya aku menikah dengan Asahi. Laki-laki yang mencintaiku.
Awalnya kami kejar-kejar seperti kucing dan tikus. Sampai Asahi menangkapku dan mengelitikiku.
"Ampun, Aku kalah. Aku menyerah"Ucapku.
"Aku tidak akan melepaskanmu sayang"Bisik Asahi lembut ditelingaku.
Membuat wajahku merah karena malu. Kami pun berciuman lembut, dan bertatapan. Berkali-kali kata romantis dan sayang diucapkan Asahi dari mulutnya.
Belai'an tangan Asahi mengelus pipiku."Ayo kita lakukan"Ajak Asahi. Aku hanya mengangguk saja. Senyum Asahi terpancar tampan.
Semoga pilihanku tepat, semoga mimpi burukku itu tidak menghampiri hidupku.
Ciuman demi ciuman, Asahi berikan pada bibirku dan tubuhku. Tangannya mulai melepaskan bajuku dan bajunya.
__ADS_1
Dag dig dug
Badanku tidak tertutup dengan sehelai benang apapun. Aku sungguh malu, Betapa tidak ini pertamanya aku telanjang dihadapan laki-laki.
"Aku mencintaimu Lily, Aku akan membahagiakanmu. kau lah cintaku satu-satunya sayang"Ucap lembut Asahi.
"Pelan-pelan, Aku takut sakit"Lily pun menatap serius wajah Asahi yang tersenyum tampan.
Kembali Asahi menciumku, Kini badanku terasa terbakar gelora Asmara. Tiba-tiba Asahi berhenti menciumku, terbelalaklah mataku.
Tubuhku dan tubuhnya bersatu. Satu dorongan Asahi belum bisa menyatukan tubuhku. Sampai ketiga dorongan Asahi, Akhirnya tubuh kami bersatu. Perih, serasa penuh yang aku rasakan.
"Sakit"Erangan Lily, tanganku pun mencengkram sprei. Air mataku pun menetes. Merasakan perihnya penyatuan tubuhku dan tubuh Asahi.
Asahi berhenti, Mataku kini mulai kubuka, Aku melihat wajah Asahi yang tidak tega padaku. Tepat di atas tubuhku kini sosok Asahi berwajah sedih, karena aku kesakitan. Dan dia berhenti melakukan gerakan Apapun demiku.
Jika ku ingat mimpi buruk dengan Mark. Dia tak peduli, Aku kesakitan bahkan wajahnya yang mengerikan. Terus menikmati tubuhku.
Aku sungguh wanita beruntung, Reflek ku cium pipi Asahi. Kutatap lekat-lekat wajahnya.
"Kita sudahi saja ya"Ucap lirih Asahi.
"Jangan"
__ADS_1
"Kamu kesakitan, aku gak tega"jawab Asahi.
"Aku akan menahannya, Aku ingin punya anak darimu Asahi. Aku ingin kamu bahagia"Lily pun mengecup tangan Asahi.
"Jadi???"
"Aku mencintaimu Asahi. Lakukanlah, aku akan menahannya. Mengandung anakmu serta melahirkannya pasti lebih menyakitkan dari ini. Tapi aku yakin, Aku pasti melewatinya Asal bersamamu"Tanganku pun mengelus pipi Asahi.
"Aku mencintaimu sayang, maafkan aku menyakitimu"Asahi pun meneteskan Air matanya.
"Jangan nangis, kayak cewek"Ejekku. Ku usap air matanya.
"Kamu boleh mengigitku,lampiaskan kesakitanmu padaku"Suruh Asahi.
"Udah gak terlalu sakit, lakukanlah"Bujukku.
Kami memulainya lagi, Asahi sangat pelan melakukannya. Rasa sakit, kini mulai menghilang terbawa rasa bahagia.
Asahi apapun dirimu, aku akan mencintaimu.
setelah pernyatuan tubuhku dan Asahi, Dan benih-benih Asahi didalam tubuhku. Kami pun tumbang bersama.
Pelukan hangat Asahi membawaku dalam mimpi indah. Ini Adalah pengalaman hidupku yang sangat membahagiakan. Bisa menikah dan mendapatkan pasangan yang mencintaiku.
__ADS_1
Semoga Aku dan Asahi selamanya Bersama. Jika boleh Matipun bersama. Aku tidak ingin Asahi pergi dariku. Asahi, Aku sangat mencintaimu. Seperti engkau mencintaiku dengan tulus.