
Point Of View Lily.
🌹🌹🌹
Indahnya Malam ini, Suasana yang sangat mendukung. Perjalan ketempat rahasia, sepertinya Asahi sudah mempersiapkan ini.
Dia mau ngapain ya?maw melamarku?. Ampun aku jadi bahagia. Tunggu Lily kita tes pertanyaan menjebak Asahi dulu. Biar kita tau Asahi memang beneran sayang Atau enggak.
Diperjalanan ketempat tujuan. Lily pun berkata
"Asahi"
"Ya" jawab Asahi.
"Kalau seumpama kita jumpa taik? Asahi mau bagi ama aku atau enggak?"tanya Lily.
"Hah...apa pertanyaanmu itu?"tanya balik Asahi.
"Udah jawab aja, Asahi mau bagi apa enggak?"tanya Lily kembali.
"ya enggaklah"
"Asahi serakah kali sih"Lily pun memalingkan wajahnya ke samping kaca mobil.
"Ya udah, mau bagi kekamu"jawab Asahi Asal.
"Kog Asahi jahat banget sih, mau bagi taik samaku. Harusnya buat Asahi sendiri"Lily pun bermuka asem.
"Haduh, pertanyaanmu menjebak banget sih"Asahi pun tepok jidat.
Lily pun diam seribu bahasa.
"Ya ampun gara-gara taik, kita berantem gak jelas!!!. Please ya sayang, jangan ngambek. Kita udah mau nyampek"Jelas Asahi.
"Bodo"
"Haduh, aku harus gimana biar kamu gak marah?dan cemberut samaku"tanya Asahi.
"Pikir aja sendiri"jawab Lily.
Asahi pun memarkirkan mobilnya ditepi bukit. Dan membuka pintu mobil untuk Lily, Lily dengan wajah suram keluar dari mobil. Membuat Asahi menghela nafas panjang.
"Asahi"
__ADS_1
"hemm"
"Kamu suruh aku naik keatas bukit?kamu gak liat, aku lagi bunting besar"Lily pun mengeryitkan dahinya.
"Ya aku yang salah. Sini kugendong"Asahi pun berjongkok, Lily pun naik kepunggung Asahi.
Mereka pun menaiki bukit.
"Kenapa berat"tanya Lily.
"Enggak kog"jawab Asahi.
"Jangan bilang aku gendut"Ancam Lily.
"Gak berat, Mau 100kg juga kuat. Aku kan vampir."ucap Asahi.
Akhirnya Mereka sampai diatas bukit.
"Wahhh indah banget"Ucap Lily sambil turun dari gendongan Asahi.
"Udah gak marah lagikan?"ucap Asahi.
"Masihlah"
"Kayaknya gak ikhlas, kalau bilang salah"kata Lily.
"Lihat disitu"Tunjuk Asahi.
Lalu kembang api pun diletuskan.
Pyarrrrrr..... Pyarrrrrrr.....
Kretekkk... kretekkkk.....🌌.
Bertuliskan I love you Lily.
"Itu, kembang api untukku"tanya Lily.
"Emang untuk siapa lagi"jawab Asahi.
"Bagus banget"ucap Lily.
"Iyalah, kan spesial buat kamu. Masa gak bagus"ucap Asahi.
__ADS_1
"Makasih Asahi"ucap Lily.
"ya Sayang"Asahi pun mendekap hangat tubuh Lily.
"Asahi"
"ya"
"Jangan tinggalin aku"ucap Lily.
"Hemm, pasti. Aku tidak akan meninggalkanmu"kata Asahi.
"Udah yuk... Makan dulu, nanti kamu laper lagi"Ajak Asahi. Lalu mengandeng tangan Lily ke sebuah meja dan kursi. Tempat yang sudah dipersiapkan.
"Kamu bikin acara gini kapan?kog aku gak tau"tanya Lily.
"Aku nyuruh Max buat ini, buat kejutan kamu"jawab Asahi.
"Gimana seneng?"tanya Asahi.
"Ya senenglah, Cewek mana yang gak seneng. Dibikini acara romantis kayak gini"jawab Asahi.
"Jadi udah gak marah lagikan gara-gara taik? taik aja dipermasalahin"Eluh Asahi.
"Iya. Aku gak marah. Karna kamu niat banget bikin acara romantis kayak gini, wah Ada music romantisnya. Tapi sayang aku gak bisa dansa."ucap Lily.
"Ya udah makan dulu gihh, abis itu nanti ku ajari buat dansa"kata Asahi.
Mereka pun memakan makanannya.
"Kenyangnya"ucap Lily.
"Tuan puteri, maukah berdansa denganku?"Asahi pun menjulurkan tangannya.
"Dengan senang hati"Lily pun memegang tangan Asahi.
"Asahi, aku gak pandai"ucap Lily.
"Naik ke kakiku"suruh Asahi, Lily pun menaiki kaki Asahi, mereka pun berdansa Layaknya Romeo and juliet.
Mereka saling menatap penuh kasih, tiba-tiba Music dimatikan.
"Wahhh bahagia kali kalian rupanya"ucap Mark.
__ADS_1
"Mark!!!!!"Lily pun kaget, begitu juga Asahi.