suamiku warewolf

suamiku warewolf
70. Seventy


__ADS_3

"Aku minta kalian berhenti berkelahi!!!!" teriak Lily.


"Stop, stop merebutin aku"tegas Lily.


Mereka bertiga pun berhenti, lalu saling berebutan mendekati Lily.


Tak ketinggalan Bos yuki yang Kepo, juga mendekat.


"Kamu pilih aku kan Ly?"tanya Ruri.


"bukankan, kamu pasti pilih aku" ucap Mark.


"Aku pacar Lily, pasti aku yang dipilih"ucap Asahi.


Lily menatap ketiga laki-laki tersebut dengan perasaan kacau. Tiba-tiba bos yuki menepuk bahu Lily, yang membuat lily sadar.


Untuk memilih salah satu diantara mereka cukup sulit, dilihat dari lama kenal Ruri lah orang yang paling Lily kenal. Jika dari segi mapan, Mark lah paling mapan. Dan Asahi walau baru beberapa kali bertemu, Lily sudah mengiyakan jadi pacar siang tadi.


Lily pun menoleh pada Bosyuki, mencari secercah jawaban. Harus bagaimana menghadapi ketiga pria tersebut.


"Bagaimana kalau, kalian tanding ??yang menang dapat Lily"Usul bosyuki.


"Boleh siapa takut"ucap Mark.


"Gua gak takut pada kalian"ucap Asahi.

__ADS_1


"Kalian gak usah banyak bacot, pasti aku yang menang"ucap Ruri.


"Gimana Ly kamu setujukan kalau mereka bertanding?"tanya bosyuki.


"Kog tambah ribet sih bos"Eluh Lily.


"Lah maumu gimana?"tanya Bosyuki.


"Gak ada tanding-tandingan , gak ada berkelahi. Disini aku mau jelasin kekalian kalau aku gak milih siapapun."Tegas Lily.


"Ly kamu salah ngomongkan?kita sudah pacaran lo"ucap Asahi.


"kamu pertimbangin Ly, buat milih aku."ucap Mark.


"Please ya, aku udah pertimbangin matang-matang. Ruri kita memang dah kenal lama, tapi kamu muslim. Kita gak akan pernah bersatu, kamu taukan aku nasrani?"Jelas Lily.


"Tapi Ly, walau pun kita beda agama. Kita bisa nikah, aku akan pindah jadi kristen gimana kamu trima aku kan?"tanya Ruri.


"Rur, mungkin kamu bisa begitu mudahnya bilang masuk keagamaku. Tapi cobalah fikir tentang perasaan orangtuamu, pasti mereka kecewa samamu. Dan aku gak bakalan mau masuk keagamamu. Kita itu gak seiman, masih banyak wanita muslim yang baik dari pada aku."jawab Lily.


"Udah Puas ko, heh. Jadi kamu masih maukan nikah ama aku?"tanya Mark.


"Mark, kamu bukan warga indonesia aslikan? kamu pasti berlibur disini?"tanya Balik Lily.


"Iya, aku tinggal diEropa. Tapi kita seiman, aku juga kristen. Nanti kamu bakalan ikut aku ke Eropa, kita akan bahagia disana."jawab Mark.

__ADS_1


"Mark, aku gak bisa nrima kamu. Aku ingin berumahtangga di indonesia. Aku ingin dekat dengan keluarga aku, aku ingin tiap perayaan paskah, natal, tahun baru berkumpul dengan keluarga aku. Maaf aku nolak kamu."Jelas Lily.


"Ly aku warga indonesia, aku Kristen. Kamu milih aku kan?"Tanya Asahi.


"Dan Asahi, kita baru pacaran. Aku belum terlalu kenal samamu"jawab Lily.


Mereka bertiga tampak lesu mendapatkan jawaban Lily, Ruri langsung masuk kedalam warnet sambil bertampang kesal. Mark menaiki mobilnya memacukan kendaraan, dengan cepat meninggalkan tempat itu.


Sedang Asahi Berjalan pergi, memukul udara dengan kepalan tangannya.


Tinggallah Lily dan bosyuki. Mereka saling memandang, Bosyuki masih tercengang dengan perkataan Lily. Anak buah yang sudah dianggap anak sendiri.


"Bossss,,, hwa haaaa....kenapa mereka bertiga aku tolak sekarang aku jomblo lagi"Eluh Lily.


"Heh, kamu juga sih sok kali. Udah bagus ada yang suka, makannya jangan nolak. Padahal mereka bertiga cukup ganteng."Ucap Bos yuki.


"Bosyuki jahat kali"Eluh Lily.


"Udah jangan menyesal, memang nasibmu jadi Jomblo akut tingkat provinsi. Sama kayak aku Duda cebol ditinggal bini, Phobia aku. Phobia dalam bercinta."Ucap Bosyuki.


"Kumat dah Lebay siboss, yang penting bosyuki masih punya anak cantik kayak Ce Wulan"Ucap Lily.


"Untunglah, anakku perempuanku itu cantik. Udahlah kau kerja lagi, hitung itu uang shift malammu, lalu pulang sana." Suruh Bos yuki.


"Ya Bos"ucap Lily kembali kerja dan bersiap untuk pulang. Walaupun perasaannya Galau.

__ADS_1


__ADS_2