
"Tapi aku ingin ajak kamu ketempat lain"ucap Asahi
"Kemana?"tanya lily.
"Ikut saja , nanti kamu juga tau"jawab Asahi, Lalu mengajak lily pergi kesuatu tempat.
Disebuah gedung mereka pun memarkirkan mobilnya. Mereka pun masuk ke gedung tersebut.
"Seperti sebuah hotel"ucap lirih lily.
Lalu menoleh kearah Asahi yang tersenyum.
"Asahi, jangan bilang kamu mau_"ucap lily terpotong.
"Usttt.... Jangan keras-keras nanti didengar orang, tenang saja aku tidak tertarik pada Mamak-mamak yang sedang hamil." Ejek Asahi berbisik di telinga lily.
Reflek pun Lily menginjak kaki Asahi yang memakai sandal jepit Swallow, membuat yang si punya Emppu, meringgis kesakitan.
"Tega bener, Sakit tau"Keluh Asahi.
"Siapa suruh pake sandal jepit"cibir lily.
"Aku tetap keren, walau pake sandal jepit."ucap sombong Asahi.
"Ngapain sih kehotel?, lihat pake sandal jepit lagi. Sebenarnya mau ngapain sih?. Lagian mana percaya nanti resepsionits samamu, kalau kamu aja kesini pake sandal jepit."Eluh lily.
__ADS_1
"Hustt...udah ku bilang, aku ada penting. Jangan berfikiran jorok. Lagian ngapain bawa kamu kehotel, kalau cuman nidurin kamu. Dikastil pasti sudah ku habiskan. Udah jangan banyak protes, ikut saja."Suruh Asahi kepada Lily.
Lalu Asahi main nyelonong masuk ke dalam Hotel. Dan orang-orang hotel malah membungkuk. Sepertinya mereka pegawai Asahi mungkin.
Tibalah kami disebuah ruangan. Disana ada seorang Paruh baya, gendut ditemani dua orang wanita sexi. Sepertinya dua wanita bayaran.
"Duduk lah, disofa itu"perintah Asahi padaku. Aku pun langsung menurutinya.
Aku hanya mampu melihat sekeliling ruangan tersebut. Cukup besar dan mewah. Aku melihat Asahi sedang berbincang -bincang dengan orang itu.
Aku mulai Bosan. Minta izin Asahi untuk keluar, mungkin rasa bosanku akan menghilang.
Aku pun mendekati Asahi, lalu dia menoleh padaku.
"Bolehkah aku keluar, Aku ingin ke toilet"jawab Lily.
"Disitu ada toilet, kenapa harus jauh-jauh"ucap Asahi.
"Aku bosan, aku ingin keluar jalan sebentar ketoilet umum. Lalu kembali lagi kesini, bolehkan" Pinta lily.
"Ya udah aku ikut"
"gak usah, Aku cuman sebentar saja kog. Boleh ya"Lily pun memohon kembali.
"Yah sudah, hati-hati dan cepat kembali"ucap Asahi.
__ADS_1
"terimakasih Asahi"lily pun berjalan keluar dari ruangan tersebut.
Memperhatikan setiap bangunan gedung yang indah dan menawan. Sepertinya toiletnya disana. Lily pun berjalan menuju toilet.
Arah toilet sepi sekali, disamping toilet pria, ada toilet wanita. Dan disebelahnya lagi, ada pintu tertulis Tangga darurat.
Belum sampai kaki lily melangkah masuk toilet. Suara bising dari Arah tangga darurat, terdengar ditelinga lily.
Dong (sebuah benda dipukul keras).
Apa tuh??jangan-jangan hantu. Serem banget, masa gedung sebagus ini ada hantu. Aduh lily jangan parno, pura-pura gak denger aja.
Tapi aku penasaran, suaranya dari arah tangga darurat. Lihat atau enggak?, Isss tapi aku penasaran. Ku intip saja di pintu itu.
Langkah kaki lily pun, pelan-pelan, tanpa suara menuju pintu tangga darurat. Lily pun menghirup udara lalu menghembuskannya secara berlahan, agar ketakutannya sedikit menghilang.
Di bukalah pintu tangga darurat tersebut, dengan hati-hati. Lily pun melihat mencari sumber suara tersebut dari tangga darurat.
Dan terkejutnya lily bukan main, tangan lily bergetar hebat. keringat keluar sebiji-biji jagung.
Hal yang paling ditakuti lily muncul.
Lily pun susah menelan air ludahnya sediri. Keringat dingin keluar, rasannya Angin bertiup dingin.
Beberapa kali, Lily mengusap-usap kedua kelopak matanya.
__ADS_1