suamiku warewolf

suamiku warewolf
62. Sixty -Two


__ADS_3

"Emm apa kita sebelumnya sudah kenal?"tanya Asahi.


"Ohhh maaf-maaf, wajahmu mirip kawan saya, namanya Asahi juga"jawab Lily.


"Oh begitu, kenalin nama saya Asahi. Saya asisten chef dihardrock kafe"ucap Asahi.


"Nama saya Lily, penjaga warnet di goldennett. Diujung seberang sana"Ucap Lily canggung.


Aduh konyol kamu Ly, ini kamu berhadapan dengan raja vampir. Bisa-bisa Mati dihisap darah elu. Pasti Asahi sama seperti Mark, gak tau kejadian sebelumnya. Haduh Asahi harusnya kamu inget, ini aku Lily yang sangat kamu cintai.


"Ly bisa foto aku kan?"tanya Asahi.


"Bisa-bisa"jawab Lily lalu mengambil hape androit milik Asahi yang diberikan Asahi.


Crekkkk


Creekkkkk


Crekkkkk


"Ini hp kamu"Lily pun menyodorkan Hp milik Asahi.


"Makasih banget lo, oh ya gimana sebagai ucapan terimakasih aku traktir kamu dikafe tempat kerja aku"tawar Asahi.


"Gak usah, aku ikhlas kog"tolak Lily.


"Beneran gak usah canggung"ucap Asahi.


"ya udah deh boleh"ucap Lily.


"Gitu dong, BTW kamu sendirian?"tanya Asahi.


"Iya"


"ini malam minggu lo"Jelas Asahi.

__ADS_1


"Memang kenapa malam minggu? malam apapun sama aja."ucap Lily.


"Sepertinya kamu jomblo"Ejek Asahi lalu tersenyum.


"Aku sudah punya pacar kog, lebih ganteng dari kamu malahan "Ucap Lily Asal.


"Kog kamu sendirian dipantai ini"ucap Asahi Heran.


"Ya, aku lagi ngambek aja, lagian gak haruskan terus nempel macam perangko ama pacar. Dia punya kegiatan sendiri, aku juga punya."Ucap Lily berbohong.


"oh ya udah malam nih, gimana kalau kita langsung ketempat kerja aku"Ajak Asahi.


"Oke, tapi montorku disebelah situ"ucap Lily.


"Kan deket, gak usah naik montor nanti muter jauh, Gimana kalau kita jalan aja nikmati suasana malam?"ucap Asahi.


"iya juga, oke deh"ucap Lily.


Mereka pun berjalan menuju Hardrock cafe.


"Oh ya Asahi, kamu keturunan jepang or korea?"tanya Lily.


"Aku, keturunan china. Ibuku orang jawa Ayahku orang china, kami beragama kristen."jelas Asahi.


"oh, Disini memang tempat tinggal kamu?"tanya Lily Kepo.


"Aku perantauan disini, ayah ibuku tinggal di gubeng surabaya"jawab Asahi.


"Kamu sendiri?asli orang apa?"tanya Asahi.


"Aku keturunan Batak jawa, Mamakku asli batak toba medan. Bapakku orang jawa banyuwangi, Dulu ayahku hindu tapi setelah menikah dengan mamak jadi kristen. Kami sekeluarga Kristen"Jelas Lily.


"Disini merantau atau memang tinggal disini?"tanya Asahi.


"Oh, disini memang tinggal disini. Aku lahir disini dan tinggal disini"jawab Lily.

__ADS_1


"Enaklah, bisa ngumpul dengan keluarga terus"ucap Asahi.


"enak gak enak, mamakku cerewet banget. Tiap hari ribut, Ada ajalah yang salah dimatanya."ucap Lily.


"Tapi kamu bahagiakan, gak sepi seperti aku. Ada teman bicara, jadi inget ibuku"ucap Asahi.


"Jangan sedih dong, Pastinya ibu dan ayahmu bangga anaknya mandiri. Gak seperti aku masih numpang ama orangtua."ucap Lily.


"Gak sedih, kadang kangen aja. Soalnya Aku anak tunggal, tapi aku berusaha yang terbaik."ucap Asahi.


"Oh ya nanti pacarmu gak marah lihat kita berdua jalan, malam minggu ini"Ingat Lily.


"Tenang aja. Aku gak punya kekasih, jadi kamu gak bakalan ada yang melabrak, apalagi sampai jambak menjambak rambut."Jelas Asahi.


"Gak laku ya"ejek Lily.


"Bukan gak laku, belum ketemu yang pass aja"Ucap Asahi.


Mereka pun sampai dihardrock cafe, Asahi pun mentraktir Lily.


"Makasih ya, Asahi atas traktirannya, selamat bekerja. Aku pulang dulu." Pamit Lily.


"Iya, kapan-kapan mampir kalau ada waktu. Aku kerja dulu, hati-hati dijalan."ucap Asahi.


"iya, Bye..."ucap Lily berjalan pergi meninggalkan cafe tempat Asahi bekerja.


Berjalan menuju parkiran montor.


Asahi, dia gak inget apapun tentangku. Huh gak peka, minta nomer teleponpun tidak. Gimana aku mau deket dengannya coba?, Ahhhh..... giliran Mark yang gak diharapkan ngasih kartu nama.


Aduh Lily, kamu tuh harus selektif memilih pasangan. Lagian Asahi juga vampir, tadi aja buktinya dia muncul ketika matahari mau tengelam.


Haduh pusing dah kepalaku, pening-pening. Sebaiknya, aku pulang mandi air hangat terus tidur. Kalau enggak mamak pasti bakalan teriak-teriak besok harus kegereja lagi.


Tuhan semoga pertemukan aku dengan Cinta sejatiku.

__ADS_1



__ADS_2