suamiku warewolf

suamiku warewolf
33. Thirty-three


__ADS_3

"Kenapa dilepas?Aku tidak keberatan, jika kamu pegang. Lebih dari pegangan juga boleh."Goda Asahi pada Lily.


"Aku gak segaja, jangan GR, Lagian aku sudah bersuami, sudah bunting seperti ini. Masa aku masih genit samamu."Eluh Lily.


"Masih mengangap Mark itu suami?, Padahal jelas'jelas dia tidak pemperdulikanmu. Taruhan, pasti sekarang Mark berfikir kamu sudah mati ditanganku. Untungnya Aku jatuh cinta samamu,kalau tidak pasti kamu sudah mati kemaren."Asahi pun memegang tangan Lily.


"Ah, aku gak mempan dengan rayuanmu. Lagian apa yang kamu suka dariku, Udah emak-emak, bunting lagi. Dan yang paling parah, Suamiku saja membuangku. Apa lagi dirimu, paling setelah kamu bosan. Aku juga kamu bunuh"Lily pun cemberut menatap Asahi.


"Kamu salah menilaiku Lily, semenjak 200 tahun lalu. Aku tidak pernah sebaik ini dengan manusia. Apalagi kamu perempuan istri musuhku. Aku lebih suka berperang memperluas wilayahku"ungkap Asahi.


"Masa selama 200 tahun gak pernah jatuh cinta? itu konyol. Anak SD saja sudah main cinta-cintaan. Pasti adakan seorang putri vampir cantik yang kamu sukai?"Tegas lily.


"Aku sudah bilang padamu. Aku tidak tertarik dengan cinta selama 200 tahun ini, Aku memang jatuh hati padamu. Hanya padamu"Ungkap Asahi.


"Iya lah, Aku percaya. Seperti kulihat dari jam tanganmu sebentar lagi jam 5 pagi. Sebaiknya kita pulang kekastil, nanti kamu terbakar sinar matahari"ledek lily.


"Kamu sungguh perhatian, aku juga merasa lelah. Aku juga ingin tidur nanti bersamamu, memelukmu."Goda Asahi kembali.


"Siapa juga mau tidur bersamamu"Tolak lily.


"Jangan menolaknya, Ayo kembali kekastil sebelum fajar"ucap Asahi.


Mereka pun kembali kekastil, Lily pun sekarang berada dikamar mandi. Sedang bercermin.

__ADS_1


Aku cinta pada Mark, Mark cinta pada Evelyn. Padahal aku sudah hamil, tetap saja Mark tidak mencintaiku.


Kini aku harus ketemu vampir genit itu. Oh Tuhan, padahal aku hanya ingin hidup bahagia dengan Mark.


Hidup ini memang sangat membingungkan. Tapi kalau diperhatikan Asahi sangat cute, coba kalau dia manusia. Pasti ikut ajang Super Idol.


lily pun keluar dari kamar mandi menuju ranjang. Terlihat Asahi sidah berbaring disana.


"Hey Asahi, Apa yang kamu lakukan disini?"tanya lily.


"Tidur"Asahi pun tersenyum.


"Bukannya vampir tidur dipeti"ucap lily sambil menautkan alis.


"Jangan melakukan hal-hal aneh, Kamu kira aku takut tidur disampingmu."lily pun berbaring disamping Asahi.


Asahi memeluk Lily.


"E e Asahi apa yang kamu lakukan?"Lily melirik Asahi.


"Sudahlah, tidurlah. Kamu akan nyaman dengan pelukanku,tenang saja aku tidak akan macam-macam denganmu, kecuali kamu dengan suka rela memberikan tubuhmu untukku. Aku masih berjaka tulen"bisik Asahi.


"Perjaka tua, Ingat kamu hanya boleh memelukku. Mengerti" Ucap lily.

__ADS_1


"Hemm. I love you sayang, semoga mimpi indah"ucap Asahi lalu memejam kan matanya.


Perasaan Lily kacau balau. Aku tidak benar ini, masa aku tidur dipeluk laki-laki lain. Aku sudah menikah.


Asahi terlihat sangat Tampan, aduh lily. kemaren kamu masih berada dipelukan manusia srigala, sekarang berada dipelukan vampir.


Mungkinkah ini yang terbaik untukku? Percuma aku memperjuangkan cintaku pada Mark, jika Mark saja mencintai Evelyn. Lagi pula mereka saling mencintai.


Mark tidak pernah bilang I love you padaku. Tapi Asahi malah bilang itu.


Menyebalkan.


Sebaiknya, aku terima saja niat baik Author, yang memberiku pria tampan untuk mengobati sakit hatiku.


Luka **Patah hati, cepat sembuh. Jika hadir seorang yang Mencintai.


Apalagi orang tersebut, sangat menginginkan kita bersamanya. Lelaki yang cuek memang cool. Tapi tetap saja, lelaki yang perhatian dan sayang yang paling utama**.


Aku sekarang makin galau. Mencintai atau dicintai??? Author kamu jahat banget, bikin aku seperti ini. Andai saja Asahi datang sebelum aku menikah dengan Mark, Mungkin aku tidak segalau ini.


Visual Asahi.


__ADS_1


__ADS_2