
"Mark, ngapain kamu disini?"ucap Lily yang nampak kaget.
"Ada yang gak beres ini"ucap Asahi lirih.
Asahi dan Lily pun saling pandang memandang heran.
"Kalian tidak usah heran aku disini, Aku kesini ingin membawamu kembali menjadi tumbalku Lily"ucap Mark.
"Lancang kau Mark, sebelum kamu ambil Lily, langkahi dulu mayatku"ucap Asahi dengan lantang.
"O, ternyata ada yang suka dengan tumbalku, tapi maaf Asahi. Aku tidak akan pernah gentar melawanmu"Mark pun tersenyum seringai menatap Asahi.
"Asahi"
"Tenang saja Lily, aku akan melawannya. Kamu disini dulu"Suruh Asahi.
Lily pun menganggukkan kepalanya tanda setuju.
Kini Mark pun berubah menjadi Manusia srigala, begitu juga Asahi berubah jadi Raja Vampir.
Para pelayan serta pemain music pun bertebaran lari pergi dari tempat tersebut.
Kini Asahi berubah, dengan gigi taring tajam dan mengeluarkan pedangnya dari tubuhnya.
Mark pun tidak kalah hebatnya dia berubah menjadi Werewolf ganas dan menakutkan.
Lily hanya mampu melihat, dan duduk menonton. Karna tidak mungkin Lily seorang manusia biasa , menandingi kekuataan warewolf ataupun vampir.
"Aku akan membunuh mu Asahi. auuuuuwwwwwwwWWWWWW"Mark pun menglonglong layaknya srigala.
"Jangan banyak bicara kamu Mark, kamu bukan tandinganku"ucap Asahi.
Mereka pun saling duel, perperangan yang sungguh sengit. Cakar Mark yang tajam mencoba melukai tubuh Asahi. Tapi Asahi terlalu cepat bergerak hingga tidak bisa terlukai.
__ADS_1
"Aku akan membunuhmu"teriak Mark.
Lalu berusaha menyerang Asahi dengan sekuat tenaga. Tapi tetap saja Asahi lebih unggul, karna Mark bukanlah tandingan Asahi.
Nafas Mark pun terputus-putus akibat kelelahan melawan Asahi.
"Cuman itu saja kemampuanmu Mark"ejek Asahi.
"Kurang ajar, Aku akan mencincangmu"ucap Mark
Mereka pun saling berkelahi,saling fight, mempertahankan martabat sebagai laki-laki didepan Lily.
Bagi Asahi, Lily adalah cintanya, yang akan terus ia bela dan lindungi walau nyawa taruhannya.
Dan bagi Mark, ia ingin membuat perhitungan dengan Lily karena telah menghianatinya. Dan Mark akan membuat Lily menderita karna telah bersembunyi darinya.
Lily hanya mampu berdoa, semoga Asahi menang, Lily sangat takut jika harus kembali ketangan Mark. Pasti Mark akan membuat Lily sebagai Tumbal.
Pertarungan yang sengit, tapi lagi-lagi Mark lah yang harus kalah. Mark harus menerima beberapa luka dari pedang Asahi.
Asahi turun dari atas dan sekarang ada dihadapan Mark yang sudah kalah.
"Bagaimana Mark? kamu sudah mengakui kekalahanmu"ucap Asahi.
"Si*lan, aku tidak pernah kalah. Kau memang kuat seperti yang dibicarakan musuh-musuhmu, tapi aku tidak akan menyerah"ucap Mark.
"Terserahmu Mark, intinya kamu sudah kalah, sudahlah kamu mengaku saja kalah dan pergi. Kali ini aku mengampunimu, tapi kamu harus melepaskan Lily"ucap Asahi.
"Sayang sekali Asahi kamu telah salah, kamu lah yang akan kalah"Mark pun tersenyum smirk.
"Apa maksudmu Mark?"tanya Asahi.
"Lihatlah dibelakangmu"jawab Mark.
__ADS_1
Asahi pun menatap kearah belakang, dia pun membalikkan tubuhnya.
"Ternyata kalian licik, aku tidak menyangka Max kamu pengabdi setia ku selama puluhan tahun ternyata berkomplot dengan Mark"ucap Asahi.
"Maafkan aku Asahi, tapi aku memang yang merencanakan ini"ucap Max.
"Asahi tidak usah memperdulikanku"ucap Lily.
Lily berada di tangan Max, dengan pistol diletakkan dikepala Lily. Membuat Asahi Khawatir.
"Lepaskan Dia Max, apapun akan aku lakukan"ucap Asahi.
"Uh...Akhirnya Aku menemukan kelemahanmu Asahi"ucap Max.
Tiba-tiba Mark menusukkan belati pas dijatung Asahi.
Jleb....
"ASAHI...!!!!!."teriak Lily .
"kau, kau licik Mark"ucap Asahi, lalu tubuh Asahi yang bersimbah darah itu pun jatuh ke Air terjun.
Byuuuurrrrrr......
"Asahi!!!!!"teriak Lily sekali lagi, Tetesan air mata Lily pun jatuh membasahi pipinya.
"Maafkan aku Asahi, hanya dengan ini aku bisa membunuhmu"ucap Mark lirih.
Lily pun berlari mendekati tebing, tapi apadaya tubuhnya sekarang dihadang oleh Mark yang lebih kuat.
"Asahi, kamu sudah janji samaku. Hikzz ...hikzzzz...."ucap Lily sambil menanggis sesegukan.
"Dia sudah mati, tidak usah kau tangisi lagi, lagian sebentar lagi kamu juga menyusulnya nanti ke alam baka, setelah persembahan"ucap Mark lalu pergi meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Max pun tersenyum bahagia, rencananya berhasil.