suamiku warewolf

suamiku warewolf
83. Eighty- Three


__ADS_3

"CEPAT LARI!!!!!" Teriak Asahi kepada Nandya serta Andre.


Asahi kembali membidik tubuh Mark dengan senapan angin berpeluru perak. Andre serta Nadya berusaha pergi, terlihat Andre nampak sempoyongan dibopong oleh Nadya.


Darah mengucur deras pada paha sebelah kiri milik Mark, darah itu mengucur terus.Tangan tajam  Mark berusaha mengoyak tubuhnya sendiri, mencari keberadaan peluru perak.


"AUUUUUWWWWWGGGGGHHHHHH" gongongan Mark memecah kesunyian malam.


Matanya merah seperti terbakar dendam, tertuju pada Lily serta Asahi. Mungkin kebencian mendalam.


"Asahi, aku takut" ucap Lily yang berada di belakang tubuh Asahi.


"Tenanglah, kita akan hadapi bersama. Kita tidak boleh menyerah." ucap Asahi.


 


Dengan semangat Asahi dan Lily mencoba melawan ketakutan pada diri mereka untuk melawan Mark. Mark yang merasa di rendahkan, KINI MAKIN MENGILA.


Mark pun membalikkan badannya, pada arah dimana Asahi dan Lily berada, sedangkan Nadya yang membopong Andre  berusaha pergi sejauh mereka bisa.


 DOORRRRR  DOOOORRRR ( Suara tembakan).


Andre berusaha menyeret kakinya yang patah akibat melawan Mark, mereka sempat menoleh kearah Villa milik Asahi yang sudah agak jauh dari jangkauan.


 


“ Sepertinya Asahi menembak Mark lagi Ndre, Sungguh Aku sangat menyesal bertemu dengan Mark.”Ucap Nadya.


“ Sudahlah, Ini bukan salahmu. Ini adalah musibah, siapa yang menyangka Bule setampan dia adalah Monster jadi-jadian. Padahal mungkin banyak wanita cantik yang mau dengannya bahkan mengejarnya, untuk apadia mengejarmu jika bukan karena maksud tertentu.” Jelas Andre.


“ Iya- iya. Lelaki sepertimu aja banyak tingkah apalagi seperti Mark” Ledek Nadya.


“ Kau ya, masih saja mengerutu, AAAAA”  Andre pun memegangi kakinya yang nampak kesakitan.


“ Sebaiknya kita pergi dulu sebelum terlambat” Nadya Membopong Andre kembali, untuk menuntunnya pergi menjauhi VILLA milik Asahi.


Disisi lain Asahi sudah menembakkan dua peluru  kearah Mark, tapi sialnya satu peluru meleset. Hanya satu peluru yang mengenai bahu sebelah kiri Mark.

__ADS_1


 


 “ ASAHI AWAS”teriak Lily.


Dengan cepat Mark menghampiri Asahi dan menonjoknya hingga ia terpelanting ke lantai, agak jauh dari Lily.


“Uhuk, Uhuk” Asahi pun terbatuk karena pukulan Mark yang begitu keras.


Mark pun mendekati Lily lalu mencekiknya hingga kaki  Lily terangkat dari lantai.


“ A_sa_hi\, To_lo_ng  A_Ku” ucap Lily terbata-bata meminta tolong pada Asahi. Ia berusaha memukul-mukul tangan Mark tapi sia-sia.


 “ MATILAH, KAU J#LANG” seringai Mark.


 


Asahi pun berusaha bangun dan mencoba mengambil senapannya dan membidik Mark saat ia fokus mencekik Lily. Ini adalah kesempatan yang sangat bagus, untuk membidiknya dengan tepat.


 


DOOORRRRRRR


 


BRUUKKKK


 Nampak Lily jatuh dilantai. Ia sangat  kesakitan setelah dicekik oleh Mark dengan sekuat tenaga.


“AAARRRGGGHHHHH” Mark pun berlari kabur melarikan diri. Melompati gerbang Villa milik Asahi. Dengan cepat seperti angin kencang yang berhembus.


 


Nafas panjang dihirup Asahi, Ia pun terjatuh dilantai. Berusaha merangkak mendekati Lily, yang lemah tak berdaya setelah dicekik oleh Mark tanpa ampun. Kejadian itu begitu cepat, sehingga tetangga villa sebelah baru keluar untuk memastikan suara tembakan. Banyak Para penghuni sebelah Villa milik Asahi berbondong-bondong menolong Asahi serta Lily yang berada dilantai tak berdaya.


“ Kamu tidak apa-apa?” Tanya penyewa villa sebelah.


“ Tolong istri saya, tolong bawa dia kerumahsakit” Ucap Asahi.

__ADS_1


“ Panggil polisi, dan cepat bawa kedua orang ini kerumah sakit naik mobil saya” Ucap penghuni villa sebelah.


Asahi serta Lily pun dibawa kerumah sakit terdekat, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Beberapa saat kemudian Polisi pun datang, melihat TKP tempat kejadian perkara. Dan berusaha mengungkap kejadian tersebut.


Saat Mark melarikan diri, dia melihat Andre dan Nadya sedang berjalan menyusuri jalan. Belum sampai mendekat Nadya sudah menoleh dan melihat Mark. Spontan Nadya gugup dan membopong tubuh Andre untuk menyebrang jalan. Tapi Na’as ada sebuah mobil  pick up melaju cepat.


“AAAAAaaaaaaa” Teriak Nadya dan Andre.


 BRUKKKKKGGGGGHHHHHH


Mereka pun terlempar, karena tertabrak pick up tersebut. Mark pun bersembunyi dibalik pohon. Agar tidak terlihat oleh pengemudi Pick up tersebut.


“ Waduh pak soleh, kita nabrak orang” ucap supir Pick up tersebut kepada temannya.


“Ayoo, kita tolong” ucap kernet pick up tersebut yang bernama sholeh.


 Karena polisi sedang lewat dan melihat tabrakan tersebut, sehingga  mengintrogasi orang pada  kejadian tersebut. Nadya serta Andre dibawa kerumahsakit.


Andre serta Nadya sedang koma, karena kecelaka’an parah yang dialaminya. Padahal mereka adalah saksi kunci bahwa pernyataan Asahi maupun Lily adalah betul. Tapi tanpa saksi,  Musibah yang dialami Lily serta Asahi ditangguhkan polisi. Karena data kurang lengkap.


 Asahi terbaring di samping Lily dirawat, keduannya satu ruangan saat dirawat.


“ Asahi, Apakah betul jika Andre serta Nadya koma??” tanya Lily.


“ Iya, mereka mengalami kecelakaan setelah lari dari villa. Aku yakin Mark pasti akan memburu kita dan membunuh kita. Sekarang kita harus punya rencana lain” ucap Asahi.


“ Jika polisi saja tidak percaya dengan apa yang kita laporkan, kita harus berusaha melawan Mark. Aku punya cara untuk menghadapi Mark”ucap Lily.


“ Apa itu???” tanya Asahi penasaran.


“ Kita harus pergi ke eropa. Mencari Raja Vampir untuk menolong kita melawan Mark. Itu satu-satunya jalan. Walaupun ini mustahil, tapikita harus mencobanya” Jawab Lily.


' Raja Vampir di eropa?? Kamu yakin??" tanya Asahi ragu.


" Aku sangat yakin, kita harus ke Eropa" Jawab Lily.


 

__ADS_1


 Akankah Raja vampir mengingat Lily??? AKANKAH RAJA VAMPIR MENOLONG LILY???SIAPA YANG MATI? LILY ATAU MARK??? ATAU KEDUA-DUANYA?


__ADS_2