suamiku warewolf

suamiku warewolf
69. Sixty - Nine


__ADS_3

Cepat-cepat Lily melepaskan pegangan tangan Mark. Dan berdiri, Lalu merapikan kertas Print data folder property tanjung benoa. Lalu memberikan pada Mark.


"Ini, tujuh puluh tujuh ribu printnya" ucap Lily.


Asahi tampak kecewa, Mampus gue'. Sorot mata Asahi seperti gitu, takut akunya. Tapi aku harus jelasin, ini masalah gak boleh berlarut-larut.


"Asahi, kog kesini?"tanya Lily gemetar.


"Iya, tadi pulang kerja mampir kesini. Soalnya ada sesuatu yang mau aku bicarain samamu"Ketus Asahi.


"Duduk gih, mau minum dingin gak? tunggu ya, aku ambilin dishowcase"Lily pun mengambil satu botol teh pucuk, dan menghampiri Asahi yang berdiri didepan.


"Diminum gih" Suruh Lily sambil mendorong Asahi duduk dikursi yang Lily sediakan.


"Makasih" ucap Asahi.


"Kamu ngapain kesini?"tanya Mark nyolot.


"Njemput pacarku" jawab santai Asahi.


Ruri pun keluar dari bilik ruangan.


"Kalian siapa?"tanya Ruri. Ruri pun berjalan mendekatiku.


Haduh kog jadi ruyam begini, 😂😂😂 Ampun Mak, tolongin anakmu ini. Tatapan Asahi dan Mark pun tidak senang terhadap Ruri.


"Aku Mark, aku mau ngajak Lily nikah samaku" Jelas Mark.


" Aku Asahi pacar Lily"jelas Asahi.


"Aku Ruri, aku lagi PDKT ama Lily"Jelas Ruri.

__ADS_1


Week😥😥😧🐥🐥🐥🐥🐥 tambah ribet nih urusan, Haduh binggung aku mau jelasin kalau gini.


"Wkwkkk....wk...Laris manis lu Ly, langsung ada tiga Pria yang merebutin elu"ucap Bosyuki yang menepuk bahu Lily.


"Ehh bosss,,,"Lily pun nampak binggung.


"Ly maksudnya ini apa?"tanya Asahi.


"Ly lu milih gue kan?"tanya Ruri.


"PD kali kau kawan, Ly kamu maukan nikah samaku?" tanya Mark sambil menatap Lily.


"Eh lu yang kepedean" Ruri pun menarik kerah Mark.


"Nyolot kali lu jadi orang"Ucap Mark kesal mencengkram tangan Ruri.


"Kalian itu ngributin apasih? gak jelas, Lily itu pacar ku"Jelas Asahi sambil merangkul Lily.


" Singkirin tanganmu dari tubuh Lily"Ancam Ruri.


Mereka saling berebutan memegang Lily, Lily hanya binggung dan berfikir.


"Lu kalau ngajak ribut diluar, Ayo!!!"Ajak Ruri.


"Siapa Takut sama elo"ucap Mark.


"Oke, siapa Takut"ucap Asahi.


Haduh Kog jadi berantem sih mereka, aku tambah pusing. Diseret kesini-diseret kesana. Macam barang aja.


Mereka bertiga pun berjalan keluar dari warnet, dan bersiap Fight.

__ADS_1


"Cepetan lu jelasin kemereka mana yang kamu sukai Ly"Suruh Bosyuki panik.


"Haduh bos, aku binggung mau jelasinya"ucap Lily.


"Lu lihat mereka mau berantem bertiga"ucap Bos yuki.


"Gimana nih bos??"tanya Lily binggung.


"haduh, ya jelasin aja. Mana yang kamu pilih?, sebelum mereka berkelahi. Cepetan sono lerai mereka"Suruh bos yuki.


"Temenin lah bos, bos yang jadi penenggah"pinta Lily.


"Hadeh, masalahnya aku sudah tua. Kalau kena pukul mereka bisa-bisa bonyok wajahku"ucap Bosyuki.


Lily berjalan kedepan warnet berharap-harap cemas, berharap mereka tidak berkelahi untuk saling memperebutkan Lily.


Tapi sayang, satu pukulan dilayangkan oleh Ruri kearah Mark, tapi dihindari oleh Mark. Ruri pun menendang kearah Asahi, Asahi pun menghindar. Satu pukulan dilayangkan Mark kearah Asahi, Asahi pun menangkisnya. Mark pun menendang dada Ruri. Perkelahian Tiga laki-laki itu pun , tidak dapat dibantahkan.


Mereka bertiga saling serang satu sama lain, membuat Lily makin binggung untuk melerai mereka.


"Stop.... Berhenti!!!!!" teriak Lily sambil menatap kearah mereka bertiga.


Mereka bertiga pun berhenti dan menoleh kearah Lily.


Lily pun jalan mendekati mereka.


" udah stop, gak ada gunanya kalian berkelahi. Aku akan memilih"ucap Lily.


"Kamu pilih siapa Ly?ucap Ruri.


"Kamu milih akukan Ly?"ucap Mark.

__ADS_1


"Kamu jelasin Ly, kamu milih siapa diantara kami?"tanya Asahi.


"Aku milih_..."


__ADS_2