
Pemandangan mencekam, Seperti mengulang masa Asahi dan Mark bertempur. Pokoknya yang terpenting, tolak sih Mark. Urusan ama Asahi, nanti dipikirin dibelakang.
Nempel ajalah ama Asahi, biar Mark cepet pergi.
Pelayan pun memberikan menu dan mencatat pesanan.
"Sayang mau minum apa?"tanya Lily menoleh ke Asahi.
"Jus mangga aja"jawab Asahi.
"kak jus mangga satu, ama jus jeruk satu. Mark pesen apa?"ucap Lily.
"Es capucino"ucap Mark.
"itu saja?"tanya pelayan.
"Sayang gak pengen makan?"tanya Lily pada Asahi.
"Gak usah masih kenyang, kamu pengen makan apa?"tanya balik Asahi.
"gak usah, aku juga masih kenyang kok."jawab Lily.
"Ya udah kak, itu aja"ucap Lily.
Pelayan pun pergi, lalu kembali menyediakan jus jeruk, mangga serta es capucino.
Terlihat Asahi meminum jusmangga, dengan gugup serta canggung. Sehingga tersisa sedikit diujung bibir.
Lily pun mengusap ujung bibir Asahi dengan tisu, Asahi pun tersenyum. Mark melihat mereka dengan kekecewaan.
"Terimakasih"ucap Asahi.
"Iya"Lily pun melirik kearah Mark.
"Oh ya, sepertinya kalian sangat dekat. Kata Lily kalian berencana menikah ya?"tanya Mark.
__ADS_1
"Itu_"ucap Asahi terpotong.
"Itu bener kog Mark, iyakan sayang"Lily pun mencium pipi Asahi.
cup
Suasana Hening.
Asahi terlihat terkejut dan agak malu. Mark juga terlihat tercengang, Lily pura-pura hilang urat malu.
"Iya seperti itu"ucap Asahi.
"Sayang, aku cinta bangget ama kamu."Lily pun mengengam tangan Asahi, sambil duduk menempel dan menyandarkan kepalanya dibahu Asahi.
"Ehem, ehem"Mark nampak tersedak.
"Maaf ya Mark, biasa orang yang lagi jatuh cinta"ucap Lily.
"Iya, lanjutin deh. Aku ada urusan aku pergi dulu, pelayan"teriak Mark.
"Berapa semua?"tanya Mark.
"semua seratus lima ribu tuan"Jawab pelayan.
Mark pun membayar kontan.
"Gak usah Mark, biarin aku yang membayarnya"ucap Asahi.
"gak apa-apa Asahi, ucapan perkenalan kita"kata Mark.
"Makasih ya Mark"Lily pun tersenyum dusta.
Terlihat Asahi tidak enak, Mark pun tersenyum asam lalu pergi. Lily pun tersenyum kemenangan. Asahi melihat Lily binggung.
Ketika Mark sudah menghilang dari pandangan, Lily pun tersadar.
__ADS_1
"Sorry ya Asahi"Lily pun menjaga jarak dengan Asahi.
"Gak apa-apa kog, kamu suka ya ama Mark?"tanya Asahi.
"Suka?mana mungkin?baru juga ketemu langsung suka."Jawab Lily.
"Tapi dari sikap kamu, seolah-olah. Kamu ada perasaan ama Mark"ucap Asahi.
"Enggak ada, cuman aku males aja. Masa baru ketemu ngajak nikah." Jelas Lily.
"Ngajak nikah?"
"Iya, baru ketemu dua kali ngajak nikah."Jelas Lily.
"Emang, menurut kamu harus gimana?bukannya bagus langsung diajak nikah"tanya Asahi penasaran.
"Ya, perkenalan karakter dululah. Siapa tau kita cuman dijadiin pelampiasan, lagian aku ingin menikah seumur hidup sekali."Jawab Lily
"Emang kriteria suami kamu seperti apa?"tanya Asahi.
"Pokoknya sayang ama aku, sayang ama keluarga aku. Masalah perkerjaan, terserah kerja apa yang penting baik aja. Oh ya kalau tipe istri kamu gimana Asahi?". Tanya balik Lily.
"Kalau aku, yang penting seiman. Sejalan ama aku aja." Jawab Asahi.
"Simpel banget, ehh. Tapi tadi maaf ya, Soalnya aku males banget ketemu Mark"ucap Lily.
"Iya gak Apa-apa, BTW kamu mau ngak mencoba menjalin hubungan samaku?"tanya Asahi serius.
"Maksudnya?"
"Maksud aku Pacaran gitu, kamu mau?"tanya Asahi kembali.
Mampus lu, ly baru keluar kandang buaya. Mau masuk kandang Harimau.
"Pacaran_???"
__ADS_1
"Apa jawabanmu?"tanya Asahi.