
Poin Of View Lily
🌹🌹🌹
Aku harus bagaimana??? Ayah John mungkin bisa, membantuku membujuk Mark. Setidaknya anakku selamat.
Andai saja, mungkin Mark orang biasa. Aku pasti, akan kembali pada orangtuaku. Ternyata semua ini palsu, cinta Mark hanya pada Evelyn. Kenapa pilihan hidupku sulit Tuhan???.
Aku bersimpuh dan berdoa, kepada Tuhanku. Aku pasrah atas segala takdirnya.
Ketika dirimu merasa kewalahan, berhadapan, dengan tantangan-tantangan hidup hari ini. Biarkan lah hal itu menjadi doamu.
Jalani kehidupan dengan, penuh kesunguhan. Hadapi kenyataan, dengan penuh kesabaran. Maka, yang kita dapat adalah kebahagian.
Aku yakin, atas pertolonganmu Tuhan.
Aku berharap, Mukzizatmu nyata untukku.
Aku , harus menemui ayah mertuaku itu. Pasti beliau orang yang bijak, aku pun membuka pintu kamar. Ternyata pintu kamar, tidak dikunci dari luar lagi. Ini kesempatan untuk menemui Ayah.
"bi, apa Ayah John berada dirumah?" tanyaku pada pelayan
__ADS_1
"Tuan besar, sepertinya ada diruang kerja. Nona ingin menemuinya?"ucap pelayan.
"Iya, Mark kemana bi?"tanyaku kembali.
"Tuan Muda, baru saja pergi. Tapi sebentar lagi pasti pulang"jawab pelayan.
"makasih ya bi"Lily pun pergi keruangan kerja Ayah John.
tok tok tok
"masuk lah"kata John
Lily pun membuka pintu, lalu masuk.
"begini, Ayah bolehkah aku meminta bantuan?"menatap penuh harap
"Apa itu???" tanya John.
"Tolong bujuk Mark, agar menunda persembahan ini sampai anakku lahir. Aku mohon ayah"ucap lily
"Maafkan Aku lily, bukan Ayah tidak ingin membantumu. Ayah sudah berusaha untuk menolongmu, tapi ini keputusan Mark. Ayah tidak bisa apa-apa" jawab John.
__ADS_1
"Ayah, ku mohon kasihannilah anak ini, anak ini tidak bersalah apapun. Aku mohon. Ini juga cucu ayah" Lily pun bersujud di hadapan John.
"Maafkan aku nak, aku sudah berusaha. Tapi aku tidak bisa membantumu, mungkin jika anakmu lahir sebelum waktu persembahan. Aku akan merawatnya, jika Mark tidak menginginkannya. Tapi masalahnya, kadunganmu nanti masih berumur 7 bulan. Apa itu mungkin??"ucap John lalu berjongkok menepuk bahu lily.
"Tapi ayah, Apa tidak ada cara lain lagi? Aku mohon selamatkan anakku. Itu saja permintaanku"lily pun terus memohon.
"Operasi caesar Ayah, apa tidak bisa? sebelum persembahan aku di operasi caesar. Walau anakku lahir premature, setidaknya Ia bisa hidup" ungkap lily.
"Banyak Masalah jika Anakmu dilahirkan premature, kita tidak tahu perkembangan organ-organ dalam pada bayimu. Sama saja jika kamu lahirkan ia meninggal"kata John.
"Aku sudah tidak ada cara lain???Kenapa aku tidak bisa memperjuangkan hidup anakku sendiri"Lily pun menanggis.
"Sabarlah, Ayah akan terus membujuk Mark, walaupun ayah tau. Ini tidak adil untukmu"John berusaha menenangkan lily.
"Terimakasih ayah, aku akan kembali kekamarku.Maaf telah menganggu ayah "ucap lily lalu pergi kembali kekamar.
Padangan Lily pun kosong, membayangkan kenyataan hidup. Sambil mengelus-elus perutnya, lily pun berkata dalam dirinya sendiri.
Maafkan aku nak, aku ibu yang tak berguna. Segala cara telah kulakukan, tapi mungkin kamu harus menemani ibu.
Setidaknya, kamu masih punya ibu. Aku sudah tidak peduli apapun, aku hanya ingin terbaik untukmu. Aku tidak takut mati asal kamu hidup. Aku akan bertahan walau menyakitkan demimu nak. Tapi takdir berkata lain, kamu harus menemani ibumu ke alam baka.
__ADS_1
Aku tidak peduli Mark mencintai Evelyn, dibenak fikiranku hanya anakku.
Terserah, Mark tidak menginginkanku. Yang terpenting adalah anakku bisa bahagia. Bisa hidup, dan membahagiakan anakku.