suamiku warewolf

suamiku warewolf
50. Fifty


__ADS_3

Tubuh Lily berangsur-angsur membaik.


Kini dia sudah dapat berjalan dan telah dilepas infusnya.


Tapi tetap saja Lily dikurung Mark didalam kamarnya. Nampak dari cendela Mark bersama Evelyn datang ke mansion.


Lily pun duduk termenung, ditepi ranjang. Merenungi nasibnya, sungguh kejamnya dunia ini. Asahi andai dia masih hidup pastilah dia akan menyelamatkanku.


Tok Tok...tokkk


"Permisi, Lily maaf aku menggangumu"sapa Evelyn.


"Oh, Evelyn. Tidak menganggu kog, silahkan duduk"Lily pun mempersilahkan Evelyn duduk.


"Bagaimana keadaanmu Lily sudah baikan?"tanya Evelyn.


"Iya, aku sudah baik"jawab Lily.


"Oh ya aku membawakanmu kue, makanlah"ucap Evelyn.


"terimakasih Evelyn"ucap Lily.


"Iya, sama-sama. Maafkan atas kelakuan Mark ya padamu, sebenarnya Mark baik sekali. Tapi itulah dia keras kepala"Jelas Evelyn.


"Ya, aku tau. Selamat ya besok kalian akan tunangan"ucap Lily.

__ADS_1


"Kog kamu tau, Mark bilang ya padamu"tanya Evelyn.


"Iya, Mark bilang begitu. Mark bilang besok kalian tunangan dan membuat pesta dimansion ini. Dan setelah itu 2minggu kedepan acara persembahan"jawab Lily.


"Maaf Lily jika hatimu sakit melihatku, tapi sungguh aku tidak ada niat menyakitimu. Tapi aku juga tidak bisa menolongmu. Ini semua kepurltusan Mark"ucap Evelyn.


"Tidak apa-apa Evelyn. Aku tau kog kamu baik, ini memang sudah nasibku jadi tumbal"ucap Lily.


"Evelyn!!!!"teriak Mark dari Luar kamar.


"Ya tunggu sebentar"teriak Evelyn.


"Lily maafkan aku, aku tidak bisa menghiburmu. Aku harus pergi"ucap Evelyn lalu pergi meninggalkan Lily yang berada dikamar.


🌹🌹🌹🌹🌹


Malam Acara pertunangan Mark dan Evelyn.


Begitu banyak tamu undangan yang hadir, semua memenuhi mansion mewah milik Mark.


Tamu-tamu undangan nampak cantik-cantik dan tampan-tampan. Mereka senada memakai baju gaun indah berwarna emas kecoklatan serta memakai jas hitam semua.


Tampak pelayan-pelayan sibuk melayani tamu-tamu yang hadir, Lily hanya mampu melihat dari balik cendela kamarnya.


Kamar yang segaja dimatikan lampunya, agar orang tidak melihat keberadaan Lily.

__ADS_1


Terlihat Mark sedang Asyik mengobrol dengan rekan bisnisnya dibelakang mansion dekat kolam. Lily melihat Mark nampak tampan dengan balutan jas.


Mata Lily nampak sayu dan sedih, Mark pun melihat Lily di balik korden. Sedang mengintipnya. Lalu cepat-cepat Lily menutupnya takut jika Mark marah.


Lily kembali ke ranjangnya dan menghela nafas panjang. Ini lah Alasan kenapa Mark tidak pernah membuat acara Apapun disini, bahkan resepsi pernikahan kecil-kecilan.


Kini sudah terjawab, Lily hanya pelampiasan hawa nafsu Mark serta tumbal yang akan dipersembahkan.


Lily berusaha tabah serta selalu berdoa kepada Tuhan. Mengharap hidupnya bisa menyelamatkan anaknya.


Dulu ketika Asahi ada, Lily selalu berangan-angan bisa merawat dan membesarkan anaknya. Tapi kini telah sirna harapannya, anaknya bisa selamat saja itu sudah mukzizat.


Asahi, tunggu aku disurga. Kamu pasti merindukanku bukan. Kini aku sangat merindukanmu.


Lily hanya mampu memejamkan matanya, berharap bermimpi Asahi. Seseorang yang mencintainya dengan tulus.


Sedangkan Disisi lain Mark beserta Evelyn sangat bahagia, karna telah bertunangan Mereka pun bertukar cincin tunangan.


Tepukkan para tamu yang hadir membuat suasana makin gembira ria. Mereka berdua pun berdansa, menikmati melodi romantis.


"Aku sangat mencintaimu Evelyn"ucap Mark.


"aku juga mencintaimu Mark"Balas Evelyn.


Mereka berdua pun berciuman mesra.

__ADS_1


__ADS_2