System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 106.memberikan pelatihan kepada Miao bersaudara.


__ADS_3

long Shan yg mendengar itu hanya tersenyum.


Miao Li dan Miao Jun juga langsung datang di samping long Shan.


sedangkan pemimpin bandit sudah bergerak mundur setelah memberi perintah kepada bawahannya.


"Miao Li, Miao Jun aku akan memperlihatkan kepada kalian tehnik pedang, walaupun kita tidak menggunakan qi tapi kecepatan dalam tehnik pedang juga penting, kuncinya kalian harus memiliki tubuh yg kuat dan langkah yg cepat setelah kalian menguasai ke duanya itu kalian tinggal fokus kedalam gerakan tehnik pedang dasar, walaupun tehnik pedang dasar hanya sekedar pelatihan pemula dalam menggunakan pedang tapi kalian jangan lupa tehnik pedang yg kuat dan ahli pedang yg kuat berwal karna adanya tehnik dasar ini, jika kalian menguasai tehnik dasar ini hingga sempurna maka tehnik ini tidak kalah dengan tehnik tingkat tinggi, lihat dan pelajarilah"


ucap long Shan.


ia langsung melesat dengan sangat cepat, ia langsung tiba di samping salah satu bandit dan menebas dengan kecepatan kilat ke arah lehernya.


Slaasss...


pluk..


kepala bandit itu langsung terpenggal tanpa ia sadari.


long Shan langsung melesat lagi


alas..


alas ..


slaasss..


3 kepala kembali terjatuh.


long Shan berhenti di tengah-tengah anggota bandit yg masih terdiam Ling Ling.


"yg pertama kekuatan tubuh untuk menghasilkan kecepatan dan kekuatan setamina, itu salah satu hal yg penting dari dasar pendekar pedang"


ucap long Shan.


semua orang yg mendengar ucapan long Shan langsung tersadar.


"bajingan bunuh bocah itu, apa kalian tidak melihat 4 anggota kita terbunuh"


teriak pemimpin bandit itu.


"bajingan kami akan membunuhmu..!"


ucap salah satu bandit, dan ia langsung berlari membawa pedangnya dan di ikuti oleh rekan-rekannya.


"dan yg selanjutnya adalah, kelincahan dalam tehnik dasar berpedang, menangkis, menebas, dan mencari celah"


ucap long Shan.


ia mulai di kepung dari berbagai arah dan hunusan puluhan pedang secara bergiliran.


long Shan bergerak sangat lincah dan memainkan pedang dengan sangat sempurna tanpa menggunakan qi, sedangkan para bandit itu sudah memperkuat pedang mereka dengan energi qi.


Trak..


trrinng..


traang.


suara benturan pedang bergema di lokasi itu, Lin Tian dengan mudah dan lincah menangkis dan menebas lawannya.


setelah waktu berjalan setengah jam para anggota bandit itu langsung menjaga jarak, mereka SMA sekali tidak bisa menyentuh long Shan bahkan bajunya pun mereka tidak mampu.


"ingat setamina itu penting bagi pendekar pedang, selain itu mata kalian juga harus di asah supaya lebih tajam, Indra perasa, pendengaran juga sangat penting, jika kalian tidak bisa melihat maka kalian bisa menggunakan Indra pendengaran kalian, jika kalian tidak bisa menggunakan Indra pendengaran kalian, gunakan Indra perasa kalian, jika kalian tidak bisa merasakan, gunakan pergerakan anginatau energi alam di sekitar kalian, menyatu dengan alam itu baik, jika kalian masih tidak bisa, maka gunakan hati kalian"


ucap long Shan sambil menutup matanya.


"sialan kau meremehkan kami bocah, ayo serang lagi tidak mungkin bocah itu tidak kelelahan seperti kita"


ucap salah satu bandit itu.


mereka kembali menyerang long Shan bersamaan, pertempuran kembali terjadi.

__ADS_1


Trang..


Trang..


Ting..


Ting..


krakk..


suara berbagai benturan dan senjata patah dapat terdengar, long Shan yg menutup matanya dapat bergerak dengan lincah, dan menepis serangan pedang atau senjata lainnya dengan mudah walaupun tidak melihat.


Trang..


tring..


krak..


long Shan sengaja tidak langsung menghabisi mereka walaupun itu sangat mudah baginya, tujuannya memberikan pelatihan untuk ke 2 kawannya.


pertempuran satu melawan puluhan orang itu terjadi hampir satu jam lamanya, para bandit itu terengah-engah.


mereka langsung menjauh dari long Shan untuk memulihkan setamina mereka.


"sialan bocah itu sangat kuat, dia tidak menggunakan qi tapi tehnik pedangnya sangat hebat padahal itu hanya tehnik pedang dasar"


ucap salah satu bandit.


"yg selanjutnya adalah, menebas tanpa ragu dan kuatqkn hatimu dengan tekat, jadikan pedangmu sebagai bagian dari dirimu"


ucap long Shan sambil membuka mata.


"lihat baik-baik kawan"


ucap long Shan lagi lalu ia melesat.


ia menebas satu persatu bandit yg sudah melelahkan.


slaasss..


slassss.


wus....


slassss...


pluk..


pluk.


suara benda jatuh dan teriak bergema di area itu, semua orang yg melihat itu merinding di buatnya.


long Shan bergerak seperti dewa kematian, setiap ia bergerak pasti ada orang yg tewas, dan lagi ia tidak memakai energi qi sama sekali, murni kekuatan tubuhnya.


para bandit itu mencoba menangkis dan meneyarang tapi semua itu sia-sia.


"dasar bodoh, cepat buat perisai pelindung"


ucap pemimpin bandit itu merutuki kebodohan bawahannya itu.


mendengar itu, para bandit langsung tersdar dari rasa panik mereka, mereka langsung membuat prisai enegi untuk melindungi diri mereka masing-masing.


"selanjutnya adalah niat pedang, kalian bisa menggunakannya walaupun tanpa energi qi, karna pedang ini bagian dari diri kalian pertajam pedang kalian dengan tekat dan hati kalian, menyatu dengan pedang"


ucap long Shan lalu mengayunkan pedangnya dengan cukup cepat dan kuat.


pedang itu mengeluarkan aura yg sangat tajam dari bilahnya, udara seakan terbelah dengan sangat halus.


slaaasssss...


pedang itu langsung membelah salah satu bandit yg tersisa, seakan prisai yg ia buat tidak ada sama sekali.

__ADS_1


semua orang yg melihat ini langsung tercengang tak percaya.


"ingat kawan, semua ini bisa di lakukan jika kau memiliki fisik yg kuat, dan bisa menyatu dengan pedangmu, tanpa ada rasa ragu sedikitpun di hatimu, maka pedang ini akan merespon tekat di hatimu"


ucap long Shan.


"ia kembali melesat dan menebas tiap bandit dengan sangat mudah.


slaaaasss...


aaarrhhkkk..


slllaaasss..


slaaasss..


slaasss .


bandit yg tersisa terus berjatuhan tanpa bisa melawan karna kecepatan pergerakan long Shan,


hingga tersisa satu bandit dengan tangan yg sudah terputus dan hanya memiliki tatapan kosong, dan pemimpin bandit yg sudah bergetar hebat.


long Shan muncul di sebelah Miao Li dan Miao Jun.


"ingat penjelasan tadi, jika suatu hari kalian mendapatkan pencerahan niat pedang maka kalian akan bisa melakukannya sepertiku, walaupun kekuatan kalian lemah sekalipu, kultivasi tidak menentukan kekuatan seseorang dengan pasti, ingat latihan yg baik, tekat yg kuat, kecerdasan, dan tubuh yg kuat bisa mengubah itu semua menjadi kemenangan walaupun kultivasi kalian lebih rendah, jadi jangan mudah di tindas walaupun orang itu memiliki kultivasi di atas kalian, terkadang ada orang yg lebih rendah ranah kultivasinya di banding orang lain yg lebih tinggi kultivasinya, tapi ia memiliki energi yg lebih besar dari orang yg lebih tinggi ranahnya dari pada dia"


ucap long Shan sambil memasukan pendangnya kembali ke cincin ruang.


semua orang terdiam membisu mendengar ucapan long Shan, SE akan mereka sedang melihat guru yg memberikan contoh secara langsung di dalam pertarungan dan bisa menjelaskan semua pelajaran dengan sempurna dan santai sekalian contohnya.


"kerang kalian tebas leher ke 2 bandit itu, mereka sudah banyak berbuat hal keji dan mereka menikmatinya, jangan naif dan berbelas kasihan dengan mereka yg memiliki sifat seperti iblis"


ucap long Shan menyuruh Miao bersaudara untuk membunuh pemimpin bandit dan 1 anak buahnya yg tersisa.


Miao Li dan Miao Jun yg mendengar itu langsung tertegun, mereka saling lirik lalu menganggukan kepalanya, mereka mengeluarkan pedang pemberian long Shan dan mulai mendekat ke arah dua bndit itu.


"mau apa kalian, ampuni aku, aku berjanji akan berhenti menjadi bandit dan berkerja dengan baik"


ucap.pemimpin bandit itu dengan tubuh bergetar.


"apuni saya tuan muda, saya masih memiliki keluarga yg harus saya beri makan"


ucap anggota bandit yg tersisa itu dengan tatapan memelas dan memohon.


Miao Jun dan Miao Li kembali tertegun, mereka memikirkan ucapan bandit itu.


bandit yg melihat respon bocah yg akan menebasnya menjadi senang, dia berjanji akan membalas dendam Jiak hati ini ia selamat.


"ingatlah dunia ini sangat kejam kawan, banyak trik licik dan konspirasi yg di lakukan orang yg licik agar mereka tetap bertahan hidup, jangan pernah ragu, buang keraguan kalian, dan pikirkan jika mereka di biarkan maka kalian akan menyesalinya suatu hari nanti jika kalian melihat dia kembali membunuh orang tidak bersalah, kalian dapat berfikir bagai mana nasib orang-orang yg mereka rampok, bunuh dan wanita yg mereka perkosa, anak-anak yg mereka siksa dan jual menjadi budak, anak-qnak yg melihat orang tuanya di bunuh, anak yg menunggu kepulangan anggota keluarganya tapi ternyata anggota keluarganya itu telah di bunuh oleh mereka, pikirkan keluarga dari korban mereka, apa mereka memikirkannya, hati mereka sudah gelap dan kalian bisa membebaskannya dengan satu kata, kematian..!"


ucap long Shan tegas.


Miao Li dan Miao Jun yg mendengar itu langsung marah dan tekat mereka semakin kuat sekarang mereka sadar bahwa dunia ygereka tempati sangat kejam bagi orang lemah.


tanpa ragu mereka langsung menebas kepala ke 2 bandit itu.


slaaasss...


slaaassss...


pluk..


plukk..


kepala bandit itu langung terpenggal dan darah mengucur deras dari leher mereka.


Miao Jun dan Miao Li yg baru kali ini membunuh manusia sedikit bergetar tubuh dan hatinya.


"ingatlah mereka juga melakukan hal-hal yg keji kepada orang yg tidak bersalah, kalian sudah bertindak tegas jika kalian ragu kalau tidak akan menjadi kuat, dan kalian akan mati karna keputusan kalian yg terlalu lembut, tapi ingat sebelum memutuskan pikirkan dan amati baik-baik jika memang pantas Maka jangan ragu jika tidak bantas cukup bantu dia agar sadar dari perbuatannya"


ucap long Shan sambil menepuk pundak ke dua bersaudara itu.

__ADS_1


semua orang masih tertegun.


mereka melihat bocah yg masih sangat muda bahkan umurnya masih di bawah 15 tahun tapi sudah mampu membunuh tanpa ragu dan terbebani, dan lagi perngalamannya seperti ahli tingkat tinggi yg berumur ribuan tahun.


__ADS_2