
saat ini long Shan dan Han liang sedang berjalan-jalan menyusuri kota.
"adik di sinilah tepat penjualan barang antik atau temuan, kau lihat sendiri banyak pedagang yg menjual barang antik atau temuan, bahkan ada batu yg kemungkinan besar memiliki harta di dalamnya, tapi jika kita membelinya tanpa tau dan pengalaman, kita sama saja berjudi jika tebakan kita salah kita tidak dapat apa-apa tapi jika tebakan atau pilihan kita benar kita akan mendapatkan harta di dalamnya jika beruntung harta itu akan melebihi harga batu, jika tidak ya kita akan rugi"
jelas Han liang.
"hehehehehe aku sudah pernah mendengar itu kakak, dan di sini banyak sekali harta temuan, semoga ada yg berguna untuk kita beli"
ucap long Shan sambil melihat deretan penjual yg menjual barang antik atau temuan.
"kau benar adik"
ucap Han liang.
tak lama long Shan merasakan aura yg tak biasa saat ia melihat pedang yg sangat usang bahkan bilahnya sudah tidak tajam lagi dan karatan.
Ding...
(terdeteksi senjata sepiritual, pedang matahari suci tingkat dewa tinggi, dalam keadaan tersegel dan menunggu tuannya)
ucap system'.
"apa yg kau maksud adalah pedang yg mengeluarkan aura yg tak biasa itu system..?"
ucap long Shan.
Ding..
(benar tuan)
"hehehehehehe aku mendapatkan harta yg menarik"
ucap long Shan dalam hati.
"paman apa aku boleh lihat pedang itu..?"
ucap long Shan sambil menunjuk pedang dengan gagang berwarna kuning ke emasan.
"oh tentu saja tuan, ini silahkan di lihat, aku mendapatkannya dari seorang kultivator yg menjelajahi reruntuhan kuno"
ucap sang penjual yg menjual pedang itu sambil menyerahkan pedang yg di maksud.
long Shan langsung menerima pedang itu, saat ia memegang pedang itu ia dapat merasakan aura dari pedang itu walaupun sangat tipis, mungkin jika seorang ahli yg ada di alam rendah ini tidak akan bisa merasakan aura yg sangat tipis ini.
"Hem apa pedang ini tidak rusak system'..?"
ucap long Shan.
Ding..
(tidak tuan, jika roh pedang itu di bangunkan maka karat atau bagian yg rusak pada pedang itu akan pulih sepenuhnya)
jawab system.
"hehehehehehe bagus, aku tidak perlu mencari bahan untuk memperbaikinya"
batin long Shan.
Han liang merasakan getaran si hatinya saat melihat pedang yg ada di tangan long Shan.
"ada apa ini kenapa aku merasakan getaran di hatiku saat melihat pedang itu"
batin Han liang.
"paman berapa harga untuk pedang tua ini...?"
ucap long Shan.
"oh itu, karna tuan adalah pelangan pertama yg mampir di lapakku maka aku akan memberikan tuan potongan harga 10% jadi tuan dapat membayarnya dengan harga 200 koin emas"
ucap penjual itu.
"100 koin emas paman"
ucap long Shan menawar.
"tidak bisa tuan, aku akan merugi jika hanya 100 koin emas, 190 koin emas itu sudah harga pas tuan, dan itu sudah termasuk potongan harga 10 % dariku, dan lagi pedang itu adalah pedang kuno aku yakin pedang itu memiliki matrial yg langka jadi tuan bisa melebur pedang itu menjadi senjata yg baru"
ucap penjual itu.
"oh baiklah, ini paman"
ucap long Shan sambil menyerahkan kantong yg berisi 190 koin emas yg ia ambil dari cicin ruangnya.
"hehehehehe terima kasih tuan, silahkan di lihat-lihat lagi siapa tau tuan tertarik dengan barang-barang yg ada di lapaku ini"
__ADS_1
ucap penjual itu sambil menerima kantong koin emas dari long Shan.
"oh baiklah aku akan melihat-lihat lagi"
ucap long Shan sambil melihat barang-barang yg ada di depannya.
Han liang yg melihat transaksi yg di lakukan oleh long Shan hanya diam, ia masih bingung dengan perasaan yg ia rasakan tadi.
"hei kakak apa kau tidak mencari benda-benda di sini, siapa tau ada yg menarik minatmu..?"
ucap long Shan.
"oh itu aku juga sedang melihat-lihat adik"
balas Han liang.
long Shan terus melihat barang-barang yg ada di depannya hingga tatapannya berhenti di salah satu kitab usang yg ada di atas tumpukan batu.
"Hem benar-benar menarik, di lapak seperti ini banyak harta dan lagi orang-orang tidak dapat melihat atau mengenali harta ini"
ucap long Shan yg merasakan aura panas yg keluar dari kitab yg ia lihat.
long Shan langsung mengambil kitab itu, di saat tangannya menyentuh kitab itu ia merasakan hawa panas dari kitab itu.
"Hem apa ini kitab jurus untuk pemilik elmen api..?"
ucap long Shan dalam hati.
saat ia membuka kitab di tangannya ia hanya melihat lembaran kosong tanpa ada tulisan sedikitpun.
"hehehehehehe menarik, kitab ini hanya bisa di pelajari oleh pemilik yg cocok dengan jurus atau tehnik yg ada di dalamnya"
ucap long Shan dalam hati, dengan pengetahuan yg ia dapatkan dari ingatan Jiang Jian yg di wariskan kepadanya.
"paman berapa kitab ini...?"
ucap long Shan.
"oh kitab itu adalah kitab yg di temukan bersama dengan pedang yg tuan beli tadi, tapi kitab itu hanya kitab kosong, mungkin dulu sang pemilik belum sempat mengisinya, tapi karna kitab itu adalah kitab kuno masih cocok untuk koleksi jadi aku kan memberikan harga 30 koin emas saja"
ucap penjual itu.
"oh baiklah paman, ini 30 koin emas"
ucap long Shan sambil menyerahkan koin emas.
ucap penjual itu sambil menerima koin emas dari long Shan.
Ding..
(terdeteksi telur hewan suci naga emas di antara tumpukan batu di depan tuan)
dering system dalam benak long Shan.
long Shan yg mendengar itu langsung melihat ke arah tumpukan batu di depannya, ia melihat batu bulat seperti telur seukuran kepala orang dewasa berwarna hitam.
"Hem paman berapa harga batu ini...?"
ucap long Shan sambil menunjuk 1 batu yg ia inginkan.
"oh itu batu yg aku dapatkan saat aku melewati sungai karna aku tertarik dengan bentuknya aku membawanya tuan, karna tuan tertarik maka tuan dapat membelinya dengan harga 15 koin emas saja"
ucap penjual itu.
"hei mahal sekali paman, saudaraku ini sudah membeli 2 barang darimu dengan harga mahal"
ucap Han liang protes.
sang penjual yg mendapatkan komplain dari Han liang langsung terdiam.
"5 koin emas untuk batu ini pamanx.ucap long Shan menawar.
"hah baiklah tuan, karna tuan sudah membeli 2 barangku dengan harga tinggi maka aku akan memberikan batu itu dengan harga 5 koin emas"
ucap sang penjual.
"baiklah, ini uangnya paman"
ucap long Shan sambil menyerahkan 5 keping koin emas.
"terimakasih tuan"
ucap penjual itu.
long Shan langsung menyimpan 3 barang yg ia beli ke cicin ruangnya, kecuali telur naga as yg ia dapatkan ia simpan di penyimpanan system.
__ADS_1
setelah melihat barang-barang di depannya, dan tak menemukan barang berharga lagi iapun pindah ke lapak penjual lainnya.
hingga ia berhenti saat melihat satu tombak berwarna hitam dan satu tungku berwarna hitam yg sudah sangat tua.
"paman berapa harga tombak itu...?"
ucap long Shan sambil menunjuk tombak yg memiliki panjang 2 meter berwarna hitam.
"oh tombak itu tuan, itu aku jual dengan harga 100 koin emas tuan"
jawab sang penjual.
"paman tombak itu sudah tumpul dan sangat tua, 80 koin emas paman"
tawar long Shan.
"90 koin emas tuan"
ucap penjual itu.
"80 koin emas paman dan aku akan membeli tungku yg ada di sebelahnya itu"
ucap long Shan.
"baiklah tuan jika tuan juga membeli tungku itu aku akanemberikan 80 untuk tombak itu dan 150 untuk tungku itu, walaupun tungku itu sudah tua tapi di lihat dari bahannya merupakan tungku yg cukup berharga untuk para alkemis"
ucap penjual itu.
"baiklah kita sepakat, 230 koin emas untuk 2 barang itu"
ucap long Shan sambil menyerahkan satu kantong berisi 230 koin emas.
"hohoho terimakasi tuan muda, ini barang yg tuan muda inginkan"
ucap penjual itu.
setelah long Shan menyimpan tombak dan tungku itu ia melanjutkan berkeliling.
"sungguh harta yg ada di tumpukan sampah hehehehehe"
ucap long Shan dalam hatim.
"system' tombak itu juga berada di tingkat dewa bahkan apa kondisinya sama dengan pedang matahari suci tadi..?"
ucap long Shan.
Ding..
"benar tuan, dan untuk tungku yg tuan dapatkan tadi adalah tungku tingkat ilahi, dan pada saat puncaknya tungku itu adalah tungku tingkat semesta yg dapat di gunakan untuk memurnikan berbagai pil di tingkat semesta, untuk membuat tungku itu kembali ke masa puncaknya tuan perlu menempanya dengan elemen api tingkat semesta dan energi asal untuk menyempurnakannya)
ucap system'.
"hehehehehe bebar-benar harta yg luar biasa"
batin long Shan senang.
"system' apa kakak liang memiliki tubuh khusus, aku merasakan getaran saat pedang itu dekat dengan kakak liang..?"
ucap long Shan.
Ding..
(benar tuan, tapi sayangnya tubuh itu belum bangkit)
ucap system'.
"hahahahahaha sungguh takdir yg tidak terduga"
batin long Shan.
"kakak apa kau tidak ingin mbeli sesuatu...?"
ucap Long Shan.
"tidak adik, tidak ada yg menarik minatku karna aku tidak bisa melihat keistimewaan dari barang-barang yg ada di sini"
balas Han liang.
"oh, nanti aku akan memberikan sesuatu untukmu dan paman"
ucap long Shan sambil tersenyum.
"aku harap itu sesuatu yg berharga adik"
ucap Han liang.
__ADS_1
setelah berkeliling dan tidak ada yg bagus dan menari minat long Shan, akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke istana.