System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 165.taktik pertempuran.


__ADS_3

bian Pio yg mendengar itu hanya bisa tersenyum masam, dia mulai berfikir jika dia perlu membuat keturunan lebih cepat dan mendidiknya dengan baik untuk secepat nya bisa mengantikan nya kelak, dengan begitu dia bisa naik ke alam yg lebih tinggi dengan tenang.


"tak heran, sebagai klan yg bertahan sejak jaman kuno, mereka cukup jenius walaupun tidak sejeniua generasi klan long, yg sudah mencapai ranah senior di umur mereka yg baru 10-12 tahun, bagai manapun fasilitas yg aku tinggalkan sangat lah banyak membantu mereka, jika tidak ada fasilitas itu mungkin klan long akan terus menurun"


batin long Shan.


"baik lah, sekarang kita perlu membahas rencana, kita sebagai generasi muda tentu memiliki rencana sendiri, aku dapat merasakan ratusan orang dengan berbagai kekuatan berbeda sudah bersiap di sekitar klan bian ini, aku tidak tau jumlah pasti tentang pasukan yg berada di pihak kita, tapi untuk meminimalisir korban kita memerlukan rencana di luar rencana yg sudah kita diskusikan dengan para tetua"


ucap long Shan.


ke sebelas pemuda klan bian itu langsung terdiam, mereka bertanya-tanya siapa long Shan karena mereka tidak melihat long Shan mengenakan jubah sekte gunung emas, yg arti nya dia bukan bagian dari sekte itu.


"ah..maaf saudara, dia adalah temanku dan orang yg menyelamatkan nyawaku, perkenalkan ini adalah saudara Shan, dia juga adalah seorang tabib dan alkemis yg menyembuhkan ayah"


ucap bian Pio.


tentu ke sebelas pemuda itu langsung terkejut setelah mendengar ucapan saudara mereka, mereka tidak percaya jika pemuda yg lebih muda dari pada mereka mampu menjadi alkemis dan tabib, tentu saja yg lebih mencengangkan bagi mereka adalah, pemuda yg ada di depan mereka mampu menyembuhkan Patriak klan mereka yg mereka tau terkena racun dan sakit parah, itu arti nya paling tidak pemuda yg ada di depan mereka adalah alkemis dan tabib tingkat tinggi.


"saudara jangan terkejut, awal nya kami juga terkejut dan tidak percaya, tapi setelah kami melihat sendiri kehebatan saudara Shan, kami menjadi sangat percaya dengan nya, apa lagi dia juga sahabat dari tuan muda klan long yg misterius itu hahahahahaha"


ucap salah satu murid sekte gunung emas sambil tertawa setelah melihat ekspresi para pemuda klan bian itu.


kata-kata murid sekte gunung emas itu menyadarkan ke sebelas pemuda klan bian itu, mereka menjadi canggung.


"maaf saudara Shan, kami tidak memperhatikan mu sebelum nya"


ucap salah satu gadis di kelompok itu dengan wajah yg memerah, karena paras long Shan yg tampan dia menjadi tersipu.


"tidak masalah saudari dan saudara sekalian, itu wajar, bagai manapun usia ku masih lah sangat muda, dan itu masih di bawah usia kalian, aku masih berusia 13 tahun sama dengan usia sahabat ku tuan muda klan long"


ucap long Shan sambil tersenyum tipis.


senyuman Long Shan membuat nya menjadi lebih tampan dan menawan, dia seperti tuan muda bangsawan yg berpakaian sederhana dan elegan.


hal itu membuat ke empat gadis di kelompok itu menjadi terbengong.

__ADS_1


bian Pio yg melihat itu langsung terbatuk pelan.


"uhuk...aku tau temanku ini tampan, tapi saudari sekalian, kita lupakan dulu tentang ketampanan temanku ini, kita perlu membahas rencana kita"


ucap bian Pio menyadarkan ke empat gadis itu.


mendengar ucapan bian Pio, wajah ke empat gadis itu semakin membesar dan langsung memalingkan nya dari semua orang.


tentu hal itu membuat semua orang di sana tertawa.


"baik mari kita bahas masalah ini, aku memiliki rencana yg akan aku usulkan, begini...."


long Shan mulai menjelaskan rencana nya dengan memikirkan jumlah lawan yg dapat dia rasakan tentu dia sudah membuat rencana yg cukup efektif.


waktu terus berlalu, tak terasa 2 jam mereka membahas rencana dan saling mengusulkan pemikiran mereka, sampai pada keputusan akhir yg di setujui semua orang.


"baik, kita sepakat dengan keputusan ini, dan ini adalah kertas Aray buatan ku, aku memiliki banyak, ini akan membantu kalian, selain itu ada 9 kertas Aray yg akan membuat penghalang Aray untuk menjebak mereka, aku memberi kalian 18 kertas, masing-masing mendapat 2 kertas Aray, itu sebagai cadangan jika satu kertas Aray gagal di aktifkan, setelah Aray aktif, gunakan Aray yg sudah aku siapkan untuk kalian, dengan begitu kalian akan dengan bebas bergerak di dalam Aray tanpa merasakan tekanan apapun"


jelas long Shan sambil memberikan berbagai jenis Aray yg sudah dia beli dari toko system', bagai manapun dia tidak sempat membuat nya.


"baik, jika sudah paham, maka kalian akan bertanggung jawab dengan tugas masing-masing"


ucap bian Pio.


ucap salah satu murid sekte gunung emas sambil memberi tau teman nya yg belajar tentang Aray


"cih..kau pikir itu mudah, memerlukan kekuatan jiwa yg cukup untuk membuat Aray ini...kau tau jika meningkatkan kekuatan jiwa jauh lebih sulit dari pada ranah kultivasi"


ucap teman nya dengan jengkel.


hahahahahahahahaha..


hahahahahahaha...


sontak hal itu membuat semua orang tertawa.

__ADS_1


"sudah, ayo temui para tetua, kita harus memberi tau rencana kita ini, karena semua memiliki tugas masing-masing, tentu kita memerlukan kordinasi yg baik dengan satu sama lain, anggap saja ini sebagai latihan dalam taktik pertempuran, jangan terlalu tengang dan juga jangan meremehkan musuh, walaupun mereka berada di bawah kita dan lebih lemah"


ucap long Shan.


akhir nya mereka menghentikan tawa mereka dan mulai beranjak dari tempat mereka menuju ke tempat para tetua berkumpul.


di aula kediaman Patriak, saat ini belasan tetua sudah berkumpul, termasuk tetua dari sekte gunung emas, yg lain nya adalah komandan dan jendral pasukan yg masih setia dengan Patriak klan.


"jadi begitulah rencana kita, jadi jendral, berapa jumlah pasti pasukan yg berada di pihak kita...?"


ucap tetua jin setelah menjelaskan rencana yg sudah mereka siapkan bersama Long Shan.


"lapor Patriak, pasukan kita ada sekitar 370, itu sudah termasuk pasukan khusus milik Patriak"


ucap jendral itu dengan hormat, ranah jendral sendiri sudah mencapai ranah kaisar puncak, dan sebentar lagi masuk ke ranah half saint, tentu sebagai jendral pasukan, dia langsung berada di bawah komando Patriak klan, karena mereka termasuk klan kuno, mereka memiliki pengaturan seperti kerajaan sejak jaman kuno agar bisa mengatur pasukan saat berperang di jaman itu, hal ini di pertahankan Hinga turun temurun, tentu sebagai jendra dia mendapat hak sumber daya seperti para tetua.


"ini seharus nya sudah cukup, tapi kita tidak tau jumlah pasukan dari klan to, apa ada informasi tentang itu...?"


ucap tetua jin.


"lapor, saya di tugaskan oleh jendral untuk mencari informasi tentang hal ini, tapi informasi yg saya dapat tidak terlalu akurat, karena mereka sangat waspada dan ketat akhir-akhir ini setelah tuan muda mereka di ketahui tewas, jumlah pasukan mereka adalah 230 orang yg akan ikut dalam penyerangan, sisa pasukan mereka, di gunakan untuk berjaga-jaga jika tuan kota ikut campur dalam hal ini, itu informasi yg saya dapat tetua"


ucap seorang pria berusia 30 tahunan yg berada di ranah kaisar *4.


"bagai mana para saudara, apa ada pendapat tentang hal ini...?"


ucap tetua jin meminta pendapat para tetua.


"jendral, apa kau sudah memiliki taktik perang dalam hal ini, jika sudah maka silahakan katakan, agar kita bisa mendapatkan taktik terbaik saat ini, bagai manapun orang kita kalah dalam jumlah"


ucap salah satu tetua klan.


"ijin menyampaikan taktik yg sudah saya siapkan sesuai kondisi tetua, kita bisa menggunakan Aray untuk mengimbangi jumlah musuh dengan membuat domain, yg arti nya kita memerlukan jebakan dengan menggunakan Aray, saya sudah mengecek di dalam gudang harta, di sana ada cukup banyak kertas Aray berbagai tingkatan, tentu kita masih memiliki formasi Aray khusus yg siap di gunakan oleh pasukan, hal itu memiliki resiko korban yg lebih sedikit, tapi sayang pihak musuh juga mengetahui formasi ini, dan dari laporan yg Kita dapat, sebagian harta telah di ambil oleh tetua ke dua, kecuali harta yg memerlukan ijin khusus dari Patriak, tapi saya belum tau ada harta apa di sana, kita memerlukan ijin dari Patriak soal hal ini, bagai manapun kunci harta utama itu ada pada Patriak, tapi tetua bisa tenang, sebelum tetua ke dua mengambil sebagian harta yg mendukung dalam pertempuran itu, Patriak sudah memerintahkan saya untuk mengambil sebagian harta penting dan bermanfaat sesuai petunjuk dari Patriak, jadi kita unggul dalam hal ini.


tapi sekarang ada satu masalah lagi, kita sama sekali tidak mendapat informasi tentang senjata dan harta dari sekte lembah iblis yg di berikan kepada pasukan musuh, dalam hal ini saya kesulitan dalam menentukan taktik selain taktik menggunakan formasi pasukan dan Aray pada tiap pasukan"

__ADS_1


ucap jendral itu.


semua orang yg mendengar hal itu langsung terdiam, ucapan jendral klan memang benar, itu bisa menjadi pertimbangan serius dalam hal ini, bagai manapun mereka ingin menekan jumlah korban di pihak mereka, karena jumlah pasukan cukup penting demi kekutan klan, jika pasukan banyak yg gugur, maka kekuatan klan akan semakin turun dan membutuhkan dana yg sangat besar untuk melatih pasukan baru lagi, sedangkan klan dalam kondisi sulit setelah perang.


__ADS_2