
"baik pangeran"
ucap para prajurit itu serempak.
"baiklah, ini bagikan kepada para pemilik bangunan yg rusak karna benturan tetua sekte gunung emas itu"
ucap long Shan sambil menyerahkan satu cicin penyimpanan yg berisi 100 juta koin emas kepada pemimpin prajurit.
"oh satu lagi antarkan orang tua dan tuan muda klan Li itu ke kediaman klan Li, soal sekte gunung emas itu akan menjadi urusanku"
ucap long Shan kepada para prajurit sebelum beranjak pergi ke istana.
"siap laksanakan pangeran"
ucap mereka serempak.
setelah long Shan meninggalkan lokasi keributan, para prajurit itu langsung mengerjakan tugas mereka sesuai instruksi long Shan.
sedangkan manajer restoran itu tampak marah kepada para bawahannya.
"kalian cepat bawa 2 orang penjaga bodoh itu ke tabib sebelum mereka mati dan yg lainnya berkumpul di ruanganku, untuk beberapa jam kedepan restoran ditutup sementara"
ucap orang tua itu dengan nada marah, dia sangat geram kepada para bawahannya itu.
"baik manajer"
ucap mereka serempak.
akhirnya kekacauan itu selesai dan semua orang yg menonton juga ikut membubarkan diri.
di salah satu kedai tak jauh dari lokasi kejadian ada seorang pria tua yg melihat kejadian itu dan mendengar sendiri kata-kata long Shan.
"sungguh aura yg sangat kuat, aku yg telah mencapai ranah imortal *8 akhir masih merasakan tekanan yg pemuda itu keluarkan dan itu bukanlah kekuatan penuhnya, hais tetua bodoh itu sudah menyinggung orang yg salah, kurasa aku harus mengingatkan para orang-orang bodoh di sekte itu, sepertinya ajaran leluhur sudah mereka lupakan semua "
ucap orang tua itu yg ternyata adalah leluhur ke 2 sekte gunung emas.
di bagian lain kedai juga duduk seorang pria tua.
"Hem sudah sejak ratusan tahun setelah masa peperangan usai sekarang di generasi ini muncul pemuda dengan kekuatan mengerikan melebihi alam rendah ini, dan pemuda itu masih lah berumur 12 tahun, benar-benar monster, aku rasa aku perlu memberi tau bocah bodoh itu agar tidak menyinggung kekaisaran Han, jika sampai menyinggung dan anak itu turun tangan aku yg memiliki ranah stengah langkah dewa beladiri ini tidak akan bisa menghadapinya"
ucap pria tua itu, dia juga merasakan tekanan dari aura long Shan.
sedangkan long Shan sendiri sekarang telah menuju ke istana kekaisaran.
setelah berjalan setengah jam akhirnya ia sampai di depan pintu gerbang istana.
para prajurit penjaga yg sedang menjaga gerbang istana melihat long Shan dan mulai mengamatinya apakah sesuai ciri-ciri yg di sebutkan jendral hong atau tidak, setelah yakin bahwa yg sedang berdiri itu adalah putra dari putri Han shiqi mereka langsung membuka gerbang.
para prajurit langsung keluar dari gerbang dan berbaris rapi di sisi kanan dan kiri jalan untuk menyambut long Shan.
"selamat datang pangeran"
ucap mereka serempak.
"haiss kenapa harus di sambut seperti ini, pasti ini ulah ibu yg mengabari paman atau bibi"
batin long Shan.
"hormat kepada pangeran"
ucap para prajurit itu serempak, dan tak lama kemudian muncul pria paruh baya dengan sragam lengkap menghampiri long Shan.
"hormat saya pangeran, saya jendral liong bawahan langsung jendral besar Hong yg di tugaskan di istana, ijinkan saya mengawal pangeran ke dalam istana"
ucap jendral liong dengan hormat.
"hah..tidak perlu terlalu formal paman jendral, karna aku tidak terlalu suka hal formal"
ucap long Shan.
__ADS_1
"sesuai printah pangeran"
ucap jendral liong hormat.
"baiklah paman, ayo kita masuk"
ajak long Shan.
"baik pangeran"
jawab jendral.
"Hem istana ini tidak banyak berubah"
gumam long Shan.
"pangeran yang mulia sudah menunggu pangeran di istana"
ucap jendral liong.
"oh sepertinya ibu sudah memberi kabar kepada paman kaisar".ucap long Shan.
"benar pangeran, tuan putri beberapa hari yg lalu memberi kabar ke istana tentang kunjungan pangeran"
ucap jendral liong membenarkan.
"hah maaf jika ibu membuat kalian kerepotan paman jendral"
ucap long Shan.
"sudah menjadi tugas kami pangeran"
balas liong.
setelah berjalan beberapa saat, akhirnya long Shan sampai di depan pintu istana yg merupakan kediaman utama kaisar.
"maaf pangeran saya hanya bisa mengantar pangeran sampai di sini saja, silahkan pangeran masuk, yang mulia kaisar sekeluarga sudah menunggu pangeran di dalam"
ucap jendral liong.
ucap long Shan.
"baik pangeran, saya juga mohon undur diri untuk kembali bertugas"
ucap jendral Ling pamit.
"baik paman jendral hatai-hati"
ucap long Shan sambil tersenyum.
setelah jendral liong pergi, long Shan mulai berjalan masuk ke istana kediaman kaisar.
" pangeran long Shan tiba..!"
triak salah satu prajurit yg menjaga pintu kediaman kaisar lalu membukakan pintu dengan hormat untuk long Shan.
long shan yg di bukakan pintu oleh prajurit langsung masuk, dan langsung di sambut pelayan.
"hormat pangeran, saya di tugaskan untuk mengantar pangeran ke ruang keluarga"
ucap pelayan itu dengan hormat.
"baiklah"
ucap long Shan.
setelah berjalan beberapa saat, akhirnya long Shan sampai di ruangan yg cukup besar di ruangan itu sudah menunggu paman, bibi dan 2 sepupunya.
"salam kepada paman dan bibi"
__ADS_1
ucap long Shan memberi hormat kepada Han dong dan istrinya lianli.
"hohohoho keponakan bibi sudah besar rupanya, kemarilah duduk di sini"
ucap lianli senang melihat keponakannya itu.
setelah long Shan duduk ia mulai di tanya banyak pertanyaan oleh pamannya itu.
"long'er bagaimana keadaan keluargamu di sana, apa mereka sehat..?"
ucap Han dong.
"paman tenang saja, mereka sehat"
jawab long Shan sambil tersenyum.
"keponakanku kenapa rambutmu menjadi seperti ini, seingat bibi rambutmu ini berwarna hitam sama dengan warna rambut ibumu"
ucap lianli heran akan perubahan warna rambut keponakannya itu.
"oh ini hanya efek dari metode kultivasiku bibi"
ucap long Shan.
"hei adik long, apa kau menyembunyikan kultivasimu...?"
tanya Han liang.
"oh benar kakak liang, kakak cerdas seperti biasanya"
ucap long Shan.
"tunggu-tunggu jika kau menyembunyikan kultivasimu kenapa aku tidak bisa merasakan auramu walaupun hanya sedikit adik..?"
ucap Han liang tambah bingung.
"nah itu juga yg ingin paman tanyakan"
ucap Han dong.
"kalau itu aku memiliki tehnik kusus dan memiliki persyaratan tertentu untuk mempelajarinya paman,kakak"
ucap long Shan berbohong, tidak mungkin kan dia bilang jika kultivasinya di samarkan oleh system'.
"tehnik kusus, apakah aku bisa mempelajarinya adik"
ucap Han liang dengan mata berbinar.
"oh itu, sepertinya tidak bisa kakak liang, karna untuk mempelajari tehnik ini perlu memiliki elmen cahaya, kayu,angin, tanah dan air, selain itu kita juga harus memiliki kekuatan jiwa yg kuat dan masih ada persyaratan lainnya"
ucap long Shan dengan waja menyesal.
"hah sudah aku duga, sesuai namanya tehnik kusus pasti juga memiliki persyaratan kusus"
ucap Han liang yg sudah menduganya.
"oh ya, apa kakekmu tidak ikut kembali ke istana, paman kira kau kembali bersama kakekmu"
ucap Han dong.
"soal kakek...Hem kakek masih melakukan kultivasi tertutup di menara kultivasi klan paman, mungkin beberapa hari lagi akan selesai "
ucap long Shan.
"apa di klan long benar-benar ada menara kultivasi seperti miliki sekte kelas satu itu adik. ...?"
tanya Han liang.
"itu benar kakak, mungkin lebih baik lagi dari menara kultivasi sekte klas satu, karna yg aku dengar menara kultivasi sekte hanya bisa menghasilkan kepadatan energi sebesar 3 kali lipat dari dunia luar berbeda dengan menara kultivasi klan long yg memiliki kepadatan energi puluhan kali lipat dari dunia luar dan semakin tinggi lantainya juga semakin murni dan padat energinya"
__ADS_1
jelas long Shan.