System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 133.kemarahan semua tetua klan mo.


__ADS_3

setelah debu menghilang dapat di lihat Tia Tiong sudah terkapar tak sadarkan diri, dan di samping kanan kiri nya terlihat bekas tebasan pedang yg cukup dalam, itu adalah sisa 2 bilah pedang yg tidak berbenturan dengan bilah pedang dari jurus Tia Tiong.


wasit yg melihat itu langsung bergerak cepat memeriksa ke adaan tia Tiong.


setelah di periksa dan tidak terluka parah akhirnya wasit bisa tenang.


penonton juga langsung gempar.


"apa ini masih pertarungan antar ranah senior"


ucap salah satu penonton yg tidak percaya.


"jurus nya terlalu kuat, apa dia tidak terkena efek dari jurus nya itu"


ucap penonton lainnya.


"siapa sebenarnya Miao Jun itu, dia hanya rakyat biasa tapi memiliki jurus tingkat tinggi seperti itu"


ucap penonton yg tidak percaya lain nya.


sedangkan Miao Jun sendiri sudah berlutut dengan pedang sebagai penyangga nya agar tidak jatuh.


ia sudah kehabisan qi nya.


"jurus tingkat dewa benar-benar luar biasa, dengan ranahku saat ini bahkan jurus tingkat pertama saja hanya bisa mengeluarkan 5% dari kekuatan puncaknya"


batin Miao Jun sambil tersenyum masam.


long Shan yg melihat itu tetap santai dan tidak kawatir.


"pertandingan ini di menangkan oleh Miao Jun, kita akan melanjutkan ke peserta selanjutnya, untuk Miao Jun silahkan kembali dan pulihkan kondisimu"


ucap wasit.


akhirnya Miao Jun turun dari arena dan kembali ke tempat duduknya, dia langsung meminum pil pemulihan yg sudah di berikan oleh long Shan.


pasti akan banyak yg iri jika ada yg tau pil pemulihan yg di gunakan oleh Miao Jun, karna pil pemulihan itu berada di tingkat 6.


sedangkan Tia Tiong sendiri sudah di bawa ke tempat perawatan.


Miao Li juga langsung menjaga saudara nya itu agar tidak ada yg mencoba menggangu nya saat memulihkan diri.

__ADS_1


turnamen terus berlanjut, banyak peserta yg sudah kalah, hingga saat ini sudah tinggal 4 peserta yg tersisa termasuk Miao Jun dan Miao Li, dan ke empat peserta itu adalah rakyat biasa.


ini akan menjadi sejarah pertama karna di turnamen yg termasuk besar ini hanya para rakyat biasa yg lolos, sedangkan para bangsawan sudah gugur lebih awal.


sedangkan di suatu kediaman klan mo, saat ini Patriak klan mo sedang marah besar karna kondisi putra nya, dan klan nya juga di tekan oleh sekte besar gunung emas, walaupun itu semua kesalahan putra nya sehingga putranya itu tewas.


"bajingan sebenarnya siapa yg di singgung mo jian sampai-sampai sekte gunung emas turun tangan sendiri, Ika begini generasi muda klan yg bergabung dengan sekte gunung emas terancam bahaya"


ucap Patriak klan mo dengan nada marah.


"Patriak jangan bertindak gegabah, bagai manapun sekte gunung emas adalah sekte besar, dan pondasinya sudah ribuan tahun sejak peperangan kuno dulu, dan sepertinya yg tuan muda singgung tidak lah sederhana, tidak mungkin orang biasa ataupun orang kekaisaran yg dia singgung, jika hanya mereka pasti pihak gunung emas tidak akan turun tangan secara pribadi, ini pasti menyangkut ke selamatan mereka juga"


ucap tetua pertama.


"tapi siapa yg bisa membuat sekte gunung emas tertekan"


ucap Patriak klan mo.


"apa Patriak masih ingat tentang berita musnahnya sekte gagak hitam dan merupakan sekte besar aliran hitam itu"


ucap tetua pertama.


"apa..apa maksudmu pihak kekaisaran yg di singgung putraku..?"


ucap Patriak klan mo.


"sepertinya tidak Patriak, jika pun hanya pihak kekaisaran pribadi, sekte gunung emas tidak akan bertindak secara serius, dari informasi yg aku dapatkan, sekte gagak hitam musnah di tangan satu ahli tingkat atas klan long"


ucap tetua pertama.


semua orang kembali tertegun, mereka tentu tau tentang berita itu.


jika benar maka klan mo bisa hancur hingga tak tersisa.


"sialan bagai mana bisa anak itu menyinggung monster seperti mereka"


umpat Patriak klan mo.


"Patriak haru memikirkan keselamatan semua anggota klan, jangan gegabah, klan mo kita sudah berdiri ratusan tahun jangan sampai hancur di tangan generasi kita"


ucap tetua pertama.

__ADS_1


"aku juga tau tetua, tapi apa kita Kana diam saja"


ucap Patriak klan mo.


"lantas apa yg akan Patriak lakukan"


ucap tetua ke dua.


semua orang langsung menatap Patriak mereka.


"kota akan mengumpulkan sekutu yg kuat, setelah itu kita akan menyerang klan long"


ucap patriak klan mo.


"apa Patriak sudah gila, klan long memiliki beberapa ahli tingkat atas, bahkan kabarnya ahli yg di miliki klan long tidak hanya satu dan mereka sudah melampaui ranah dewa, bahkan mungkin mereka adalah ahli dari alam atas, jika kita mengumpulkan 2 kekaisaran pun pasti akan musnah, apa lagi kabarnya klan long yg ada di sini adalah cabang, apa Patriak mau mengambil resiko jika klan long yg ada di alam yg lebih tinggi turun ke alam ini dan membuat semua orang di alam ini mendapat bencana, aku tidak akan setuju dengan rencana gilamu hanya karna untuk membalas dendam untuk putramu yg bajingan dan sering menyinggung orang itu, kita harus memikirkan anggota lain dan anak cucu kita.


jika kau hanya memikirkan putramu itu lebih baik kau turun dari jabatannya dan aku akan langsung berbicara kepada leluhur nanti"


ucap tetua pertama dengan nada marah.


para tetua yg lain juga setuju dengan ucapan tetua pertama, mereka sudah cukup sabar dengan ulah putra Patriak mereka yg sering menyinggung orang lain bahkan klan lain itu.


mereka tidak mau klan yg sudah di dirikan oleh leluhur mereka hancur hanya karna sampah seperti putra Patriak mereka.


"aku setuju dengan tetua pertama, jika kau masih kukuh dengan keputusanmu lebih baik kau turun dari jabatannya Patriak, kami semua lebih sayang dengan klan kita dari pada dirimu yg egois dan selalu membela putramu yg sering membuat masalah itu dengan kekuatan dan sumberdaya yg berlebihan dari klan, benar harga diri kita lebih penting, tapi harga diri kita tercoreng juga karna ulah putramu yg suka membuat masalah.


di dunia ini akan selalu ada langit yg lebih tinggi Patriak, jika sampai klan kita hancur karna ulahmu maka kau akan mendapatkan kutukan bahkan sampai jiwamu bereinkarnasi sekalipun"


ucap tetua ke 4.


Patriak klan mo tidak bisa menjawab, dia hanya diam dan mengepalkan tangannya.


putranya memang sangat bodoh dan keterlaluan di luaran sana, tapi bagai manapun dia masih putra nya.


"dan dari informasi yg aku dapatkan, anak bodoh itu menyinggung seorang rakyat biasa hanya karna dia adalah bangsawan, tapi salah satu anak rakyat biasa itu berhasil menyatukan semua anak rakyat biasa dan menyingkirkan semua anak bangsawan di awal turnamen, dan itu semua di sebabkan oleh putramu Patriak, tapi bukan nya sadar, dia malah membuat perhitungan dengan memerintahkan pengawal yg kau berikan untuknya untuk membalas dendam kepada anak rakyat biasa itu di tengah kota louhan.


dari sanalah masalah besar terjadi, ternyata anak rakyat biasa itu adalah teman dari ahli itu dan lagi para pengawal bodoh itu juga tidak bisa di andalkan karna menuruti putramu yg bodoh itu, karna perbedaan ranah yg cukup jauh akhirnya ahli itu turun tangan dan langsung membunuh mo Jian dan jika tidak di hentikan oleh tetua sekte gunung emas dan tuan kota louhan mungkin sekarang ini kota louhan sudah hancur dan lagi kabarnya ahli itu masihlah sangat muda.


apa Patriak bisa berfikir jika ahli itu sangat muda Lalau apa kabar dengan kekuatan ahli tua di klan long itu, apa ada ahli di alam ini yg bisa menyentuh mereka dan lagi kabar yg sangat jelas, tuan muda klan long itu adalah murid ahli tingkat atas yg ada di alam atas, apa kau sudah bodoh menyinggung klan long dan membuat semua keturunan klan mo musnah..!"


ucap tetua ke 2.

__ADS_1


__ADS_2