System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 208.er Lang vs er pire, pertempuran pertama pedang dewa.


__ADS_3

Kembali ke er jihong.


Wus....


Wus....


Wus...


Para tetua satu per satu berdatangan.


"Patriak, apa Patriak baik-baik saja...?


ucap salah satu tetua.


"aku baik-baik saja tetua, bagai mana dengan yg lain, apa di sana sudah selesai....?"


ucap er jihong.


"sesuai intruksi Patriak, kami telah membunuh mereka dengan cepat dan senyap, tapi perasaan kami tetap saja merasa tertekan"


ucap tetua itu.


"hah...ini memang berat, tapi hanya jalan ini yg bisa kita ambil, kita memang kejam, tapi mereka lebih kejam dari pada kita, banyak anak-anak menjadi korban kali ini, entah di tangan kita maupun di tangan mereka, tapi kita harus mementingkan kelangsungan klan er, mereka yg ada di sini sebelum nya adalah para penghianat klan yg ingin mengambil alih klan bersama sekte lembah iblis, apa mereka pikir dengan ada nya sekte lembah iblis di belakang mereka akan membuat klan menjadi hebat, yg ada pihak kekaisaran akan memusnahkan mereka dan akhir kita akan menjadi buronan"


ucap er jihong.


Para tetua terus berdatangan, saat ini sudah ada puluhan tetua dari pihak er jihong yg datang.


Wus...


Wus...


Wus...


"ayah maaf datang terlambat, kami tadi sudah berpatroli di seluruh desa untuk mencari anggota klan er yg memberontak, ada beberapa anak dari klan er yg tidak ikut dalam permasalahan ini,mereka tidak memiliki orang tua dan sebagian hanya memiliki ibu saja, orang tua mereka juga bersih, kami tidak membunuh mereka, di lihat dari kondisi mereka, seperti nya mereka akan di jadikan budak, beberapa juga berhasil bersembunyi di dalam desa dengan bantuan warga desa, dan beberapa ada di penjara klan, saat ini mereka sudah di amankan oleh saudara yg lain"


ucap er Lang sambil berjalan mendekati er jihong.


"hah..syukurlah jika masih ada yg tidak terlibat selain kelompok kita, paling tidak mereka masih bisa di selamatkan"


ucap er jihong cukup senang.


"baik lah, sekarang saat nya membereskan mereka"


ucap er jihong yg mengalihkan tatapan nya ke arah er pire dan para tetua di kelompok nya.


"ka...kalian, bagai mana bisa, kalian sudah mencapai ranah half saint, dan..dan kau, kau sudah berada di ranah yg sama dengan ku"


ucap er pire dengan tergagap karena terkejut sambil menunjuk ke arah er Lang.


"oh..paman ku sang penghianat klan, aku punya hadiah untuk mu ambil lah"


ucap er lang sambil melempar bungkusan kain yg bersimbah darah.


Er jihong melihat bungkusan itu, saat kain itu terbuka dengan sendiri nya, betapa terkejut nya dia saat melihat kepala putra satu-satu nya, dengan mata terbelalak merah, hati nya berdetak dengan cepat, rasa sedih perlahan menggerogoti perasaan nya.

__ADS_1


"ba...bajingan kau er Lang, berani nya kau membunuh putra ku....!"


ucap er pire dengan amarah yg meledak dan aura yg meledak hingga membuat tanah yg dia injak retak.


"apa kau sedih, begitulah perasaan para tetua saat kehilangan putra ataupun keluarga mereka, begitulah rasa sakit nya, apa kau merasakan nya..?"


Ucap er Lang dengan wajah dingin nya.


"bajingan....aku bunuh kau...!"


ucap er pire, dia langsung melesat dengan kekuatan penuh ke arah er long, saat ini dia sudah di kuasai oleh amarah di hati nya, pikiran nya sudah tidak terkontrol lagi.


wusss...


"aku akan melayani mu"


ucap er Lang, dia juga langsung melesat menyambut er pire.


Wus...


Bom..


bom....


Bum..


pukulan demi pukulan terus di lancarkan oleh mereka, dengan aura yg meledak-ledak dari tubuh mereka dan pukulan yg mengandung energi yg cukup besar, membuat udara di sekitar mereka bergejolak, hempasan angin semakin kencang dari waktu ke waktu.


.buk...


Bum..


Brak..


Krakkkk...


Wus.


Arrgg...


"Sialan, apa kau pikir hanya dengan ini kau sudah unggul, kau salah bocah...!"


ucap er pire dengan penuh amarah, tangan nya sudah mulai berdarah, fisik er Lang yg masih muda dan karena latihan dari long Shan membuat fisik nya semakin kuat dan melebihi ahli biasa dengan ranah yg sama dengan nya.


"hahahhaha kau hanya pria tua yg sudah bau tanah, seharus nya kau lebih baik bersantai dan tidak usah membuat acara pemberontakan seperti ini, tapi kau tidak bisa dia dan menikmati hari-hari tua mu, sekarang rasakan akibat keburukan mu ini"


ucap er Lang dengan tawa dingin nya.


Er jihong hanya melihat saja, begitu pun para tetua, mereka masih tampak tenang, tatapan mereka tertuju kepada para penghianat klan.


"sialan, mati saja kau....!"


Ucap er pire, dia mengeluarkan pedang nya lagi yg sebelum nya telah dia simpan.


"ingin bermain pedang, aku akan menuruti mu, kawan keluar lah, mati kita sambut pertarungan pertama kita hahahhaha"

__ADS_1


ucap er Lang, tiba-tiba dari dalam tubuh nya ada sesuatu yg bergetar, wusss....


pedang dewa perlahan keluar dari tubuh er Lang, pedang itu memancarkan aura ketajaman yg sangat luar biasa, pedang itu terus bergetar.


Wusss...


Er Lang mengambil nya dan mengayunkan nya sekali.


"hahhahaha ayo pak tua, teman ku ini sudah tidak sabar memotong mu menjadi beberapa bagian"


ucap er Lang.


Mata para pemberontak terbelalak saat melihat pedang dewa milik er Lang, aura yg sangat me berikan mampu menindas mereka.


"pe..pedang apa itu, bagai mana mungkin ada senjata sepiritual yg begitu menakutkan"


ucap salah satu pemberontak.


"itu..aura ini seperti aura senjata sepiritual yg menerima kesengsaraan petir di hutan kabut dingin, ya..benar walaupun saat itu hanya aura tipis saja yg bisa aku rasakan, tapi kali ini aura itu terasa jelas"


ucap tetua er pire.


"ayo kita mulai pak tua hahahhaa"


ucap er Lang, dia langsung melesat dengan pedang dewa di tangan nya.


Wus...


"sialan, kau pikir aku takut bocah, hanya karena kau memiliki senjata hebat, kau salah...!"


wusss....


Trang...Trang...slasss.....


Arrrggg.....


"ba..bagai...bagai mana bisa"


ucap er pire, baru tiga kali benturan pedang, pedang nya sudah terpotong, dia langsung melesat menjauh dengan luka sayatan pedang di dada nya, darah mengucur cukup deras.


"ah...kenapa pedang mu sangat lembut, kau kira kau bisa menahan serangan dari teman ku ini, ternyata hanya tiga tebasan saja, kau tau tadi belum menggunakan kekuatan penuh nya tapi pedang mu sudah terpotong begitu saja"


ucap er Lang dengan perasaan kecewa yg di buat-buat.


"bajingan kau bocah..!"


ucap er pire dengan marah sambil menahan rasa sakit di dada nya, dia dengan cepat meminum pil penyembuh yg dia bawa.


"Patriak kau tidak apa-apa..?"


ucap salah satu tetua pemberontak ke pada er pire.


"aku tidak apa tetua, ini hanya luka kecil, tapi aku tidak memiliki senjata sepiritual yg mampu menandingi senjata nya"


ucap er pire.

__ADS_1


"hahahha lihat lah, dia memanggilmu Patriak, apa leluhur telah merestui mu er pire, hanya karena jabatan Patriak, kau sampai berbuat sejauh ini, kau benar-benar memalukan harga diri klan er dan para leluhur terdahulu"


ucap er jihong.


__ADS_2