
"ayo masuk yi'er"
ajak long shan sambil menggandeng tangan meyi untuk memasuki klan.
penjaga gerba yg melihat long shan langsung menyapanya.
"oh tuan muda long shan telah kembali, silakhan masuk tuan muda."
ucap salah satu penjaga itu dengan ramah.
walaupun long shan di anggap sampah tapi dia selalu baik pada penjaga ataupun pelayan di klan long.
"terima kasih paman" ucap long shan dengan ramah kepada penjaga itu.
setelah long shan memasuki gerbang klan, sang penjaga tadi berfikir siapa anak keci yg bersama tuan muda mereka.
"hoi siapa gadis kecil yg bersama tuan muda tadi..?" tanya salah satu penjaga ke temannya.
"kalau kau tanya kepadaku lalau aku tanya pada siapa..?" balasnya dengan kesal kearah temannya.
temannya yg mendapat pertanyaan bailik hanya bisa garuk-garuk kepala yg tidak gatal.
"benar juga ya.." batinya.
long shan yg telah memasuki klan langsung menuju ke kediamannya, di sepanjang jalan long shan di tatap para anak-anak klan long.
"eehh bukannya itu tuan muda long shan, dan sisapa gadis kecil yg bersamanya itu..?" ucap salah satu anak yg melihat long shan.
"aku kira tuan muda long shan tidak kemvali lagi, karna setahuku ia berlatih di hutan laranagan.." bisik murud lainnya.
sedangkan long shan sendiri tidak menanggapi ocehan anak-anak klan nya itu.
setelah berjalan beberapa menit akhirnya long shan sampai di depan kediamannya, di depannya berdiri rumah yg cukup besar dan halaman yg cukup luas.
"yi'er kita sudah sampai, ini rumah kakak, ayo masuk ibu dan meimei pasti audah menunggu"
ajal long shan, sambil berjalan memasuki rumahnya yg ia tinggalkan selama 2 minggu itu.
"salam tuan muda"
sapa para pelayan yg ber pas-pas an dengan long shan.
long shan hanya menganggukan kepala sambil tersenyum ramah.
long shan langsung menuju taman belakang rumahnya, karna biasanya ibu dan adiknya sore-sore begini ada di taman belakang.
sesampainya di taman belangkang, long shan melihat wanita paruh baya yg sedang menyisir rabut anak perembuan kecil di gazebo taman.
long shan pun langsung mendekati mereka.
"salam ibu.. putamu telah kembali" ucapnya sambil membukukkan badannya dalam-dalam memberi horamat.
"long'er kau telah pulang nak" ucap ibunya yg langsung berdiri dan memeluk putranya itu.
"apa ada yg luka nak, mana tunjukan pada ibu biar ibu obati"
ucap ibunya kawatir sambil memutar tubuh putranya itu.
"ibu tenang lah putramu ini baik-baik saja" ucap long shan dwngan lembut.
"huh syukurlah kalau kau baik-baik saja putraku, ibu kira kau terluka"
ucapnya lega setelah tau anaknya pulang dengan keadaan baik.
sedang kan meimei dari tadi sedang melihat gadis kecil yg di bawa kakaknya itu.
"hei mei'er apa kau tidak mau memeluk kakakmu yg baru pulang ini" ujar long shan kepada. adiknya itu.
"kakak akhirnya kakak pulang, dan bisa mengajak mei'er jalan-jalan" ucapnya sambil memeluk pinggang long shan.
bibir long shan berkedut, karna kata-kata adiknya itu, yg seharusnya memeluk kakaknya yg baru pulang, lah ini malah ingin di ajak jalan-jalan.
"huh apa di fikiranmu hanya ada jalan-jalan saja mei'er"
__ADS_1
ucapnya sambil mengacak-acak rambut adiknya itu
"kakak..! rambut mei'er berantakan lagi."
ucapnya sambil cemberut.
"oh ya ibu ini kebalkan lan meyi adik angakt long'er." ucapnya memperkenalkan meyi kepada ibunya.
"sini yi'er beri salam pada ibu"
ucap long shan dengan lembut.
"sa...salam bibi"
ucap meyi dengan gugup.
"oh meyi ya, sini peluk bibi"
ucap han shiqi sambil berlutut dan merentangkan tanganya menyambut meyi.
sedangkan meyi sendiri mulai mendekat dan tiba di pelukan han shiqi.
meyi yg mendapat pelukan seorang ibu kembali mulai menangis di pelukan han shiqi.
"hiks hiks hiks hiks" suara meyi menangis di peluka han shiqi.
"kenapa menangis sayang, sekarang yi'er bisa pangil bibi ibu"
ucap han shiqi kepada meyi.
"i..iibu.hiks hiks hiks"
ucapnya sambil menangis.
long shan yg melihat itu hanya tersenyum, sedangkan meimei sendiri hanya diam karna tidak mengerti apa-apa.
"kakak apakah dia adik angkat kakak, kalau dia adik kakak jadi dia saudaraku kan..?" tanya meimei dengan polosnya ke lobg shan.
"iya mei'er..sekarang mei'er punya saudara lagi, dan kalian bisa bermain bersama nanti"
"yeeyyy aku punya saudara lagi, bisa mei'er ajak bermain nanti..!
triak meimei dengan gembira karna ada teman bermain untuknya.
long shan hanya bisa menggelengkan kepalanya karna prilaku adiknya itu.
setelah meyi tenang merekapun mulai duduk di gazebo bersama.
dan long shan mulai menceritakan tentang meyi.
han shiqi yg mendengar itu, menjadi perihatin atas apa yg menimpa gadis kecil ini.
" yi'er sekarang yi'er sudah punya keluarga lagi, kalau ada yg yi'er inginkan bilang kepada ibu, atau kakak long shan"
ucap han shiqi sambil mengelus rambut biru lan meyi.
"baik ibu, terimakasi" ucap meyi denga senang.
"hei meyi sekarang kamu harus memsnggilku kakak karna kamu saudaraku "
ucap meimei dengan polosnya,
dan lalu menatap long shan.
"kakak besok harus menepati janji kakak mengajak jalan-jalan mei'er dan karna sekarang mei'er memiliki saudari baru kakak juga harus mengajaknya"
ucapnya sambil melipat tangannya di dada.
"huh baiklah-baiklah besok kakak anak menemani kalian jalan-jalan ke kota" uvap long shan pasrah.
"hehehehe kakak jangan lupa membawa uang yg banyak untuk membayar apapun yg mei'er dan yi'er beli" ucapnya lagi dengan gembira.
"baiklah, kakak rasa kalian berdua tidak akan busa meng habiskan uang kakak hehehe" ucap long shan
__ADS_1
"huh lihat saja besok" ucap mei'er dengan cemberut.
"meyi ayo kita bermain"
ucap meimei kepada meyi sambil menarik tangannya beniat mengajak bermain.
"he'em..mei'er apa mei'er tidak mau hadiah dari kakakmu ini"
ucap long shan sambil tersenyum.
meimei yg sedang menarik meyi pun berhenti dan langsung menoleh kembali ke arah kakaknya dengan mata berbinar.
"apa kakak membawa hadiah untuk mei'er..?"
tanya meimei sambil berjalan kembali ke arah kakaknya dengan masih menggandeng tangan meyi.
"tentu saja kakak membawakan hadiah untuk adik kakak ini hehehe" ucap long shan.
"mana kakak cepat sini keluarkan biar mei'er melihatnya" ucapnya sambil mengulurkan tangannya meminta hadiahnya.
"eemm tidak akan kakak berikan sebelum mei'er memberi ciuman di pipi kakak ini hehehe"
ucap long shan kepada adiknya itu.
"huuh..baiklah"
ucap meimei sambil mendekat dan langsung mencium pipi kakanya itu.
"eeemmmmmmmuuah..sudah sekarang mana hadiahnya" dengan mengulurkan tangan meminta hadianya.
"emm baik lah, ini"
ucap long shan sambil mengibaskan tanganya, dan langsung muncul 1 bungkusan berisi pakaian kuwalitas terbaik yg langsung jatuh ke tangan meimei, kqrna tidak seimbang meimei pun jatuh ter duduk di sebelah kakaknya.
"hahahahhahahahhahahhaha" tawa long shan yg melihat adiknya jatuh.
"huuhh kakak..! "
triak adiknya.
"kenapa mei'er, itu hadiahnya" ucap long shan.
"huh.."
sambil mengerucutkan bibirnya memei mulai membuka bungkusan itu, setelah di buka isinya pakaian.
"hehehehehe kakak tau saja kalau mei'er ingin membeli baju baru " ucap meimei dengan senang. sedangkan sang ibu yg melihat kelakuan putra dan putrinya hanya bisa tersenyum.
"ibu lihat lah ini, pakaian hadih kakak ini bagus-bagus pasti mahal heheheh" ucapnya sambil memperlihatkan kepada ibunya.
"hemm...iya mei'er ini pakaian dengan bahan kualitas bagus"
ucap nya sambil melirik long shan, dengan tatapan heran, karna seingatnya 2 minggu yg lalu putranya itu hanya membawa 100 koin emas sebelum pergi berlatih, sedangkan harga pakaian ini bisa mencapai jutaan koin emas melihat jumlah dan kualitas bahannya.
"he'em long'er sepertinya nanti ada yg harus kamu jelaskan kepada ibu dan ayah" ucapnya kepada putranya itu.
"hehehehehe itu nanti akan long'er jelaskan ibu" ucapnya sambil menggaruk kepalanya yg tak gatal.
"yasudah mei'er biar ibu yg simpan nanti se habis mandi baru mei'er mencobanya, mungkin ayahmu sebentar lagi oulang karna sudah sore" ucap sang ibu.
"baik ibu" balas meimei sambil menganggukan kepala.
"oh iya ibu ini punya yi'er ibu simpan sekalian" ucap long shan sambil mengambil bukusan dari cicin ruangnya.
han shiqi yg melihat itu, melirik putranya, karna yg bisa menggunakan cicin penyimpanan hanya kultivator, karan orang biasa tidak memiliki qi untuk menggunakan cicin penyimpanan, dan dirinya ataupun suaminya belun pernah memberikan cicin penyimpanan pada putranya itu.
"long'er ini juga harus kau jelaskan nanti kepada ibu dan ayah" ucapnya kepada sang putra.
" baik lah ibu hehehehe" jawab long shan cengngengesan.
"baiklah sekarang lebih baik kamu istirahat long'er" ucap nya kepada putranya itu.
"baik ibu" jawab long shan kepad sang ibu sambil beranjak dari duduknya, dan menuju arah kamarnya.
__ADS_1
"mei'er , yi'er waktunya mandi, bermainny nanti saja" ucapnya kepada 2 putrinya.
"baik ibu" ucap keduanya.