
"lalu bagai mana tetua in, sekarang kita di serang dari berbagai sisi, terutama saat ini kita pasti kekuarangan ahli ranah half saint, total ahli ranah half saint di kubu kita, tak lebih dari 12 orang"
ucap tetua Ceng sambil melempar penjaga yg dia cekik.
penjaga itu langung lemas dengan nafas yg tidak setabil, hampir saja dia mati
dia saat ini menahan amarah nya, jika dia gegabah menghadapi masalah ini, dia tidak akan selamat.
bom...
bam...
krrrakkk...
braaalkk...
aaarrgggg......!!
krakk.....
bom
aaaarrgggh......
tiba-tiba Sura keributan terdengar dari luar rungan, semua orang saling pandang.
"sialan mereka sudah menyerang ke dalam, cepat kita keluar, bagai manapun tidak ada jalan keluar hari ini bagi kita, selain mengalahkan musuh.
"bian Ceng.....!"
"dasar penghianat cepat keluar, aku akan memenggal kepala mu dengan tanganku sendiri untuk menghormati leluhur klan bian karena memiliki keturunan sepertimu....!"
suara lantang penuh amarah dapat di dengar semua orang di ruangan itu, aura kuat juga terus meluap dari luar ruangan, tidak hanya satu melainkan beberapa aura kuat setara dengan ranah half saint.
__ADS_1
"sialan itu bian cung, dia sudah sampai di sini, yg arti nya para tetua luar yg berjaga sudah di kalahkan"
ucap bian Ceng, wajah nya sangat suram, dia hanya berada di ranah half saint *5 setara dengan bian jin, jika dia melawan kakak nya bian cing yg berada di ranah half saint *6 maka dia akan tewas dengan mudah, kecuali dia menggunakan artefak yg dia miliki sebagai kartu as nya.
di sisi lain, long shan hanya melihat pertempuran dari jarak jauh.
"tak ku sangka, perairan alam rendah ini cukup dalam, walaupun klan bian termasuk klan yg bertahan sejak jaman pernah besar, tapi ranah mereka sudah berada di ranah half saint, sedangkan klan long dulu sempat menurun sebelum kebangkitan ku, kecuali kakek buyut, belum ada yg menembus ranah half saint waktu itu"
batin long Shan sambil menghela nafas mengingat masa lalu.
peperangan terus terjadi, di klan bian sudah banyak penjaga yg begelimpungan.
long Shan melihat ke arah langit, korban sebanyak ini sudah cukup untuk mengaktifkan Aray pelindung kota, Aray ini di aktifkan oleh energi dan darah, salah satu faktor ini bisa memicu aktifnya Aray itu.
"sudah waktunya aray kota ini aktif setelah Aray ini di buat sekian lama"
ucap long Shan, dia memakai jubah hitam dengan topeng yg dia beli di dalam toko system'.
kelompok pemuda klan bian dan juga murid sekte gunung emas saat ini juga sedang membantai anggota klan bian yg membelot dan juga penjaga yg membelot, mereka merasakan sedih saat membantai anggota keluarga mereka sendiri, tapi bagai manapun mereka sudah tidak dalam satu kapal yg sama.
ucap bian Pio kepada pemuda lain nya.
semua pemuda itu langsung mengerti dan sebagian langsung bergegas pergi ke titik yg menurut mereka pas.
"semua pasukan, kembali ambil formasi....!"
teriak bian Pio dengan menggunakan qi nya.
para pasukan yg sebelum nya sudah di berikan intruksi, langsung tanpa fikir panjang bergegas membentuk barisan formasi, walaupun masih ada yg tidak kembali karena tewas, tapi kelompok mereka tidak lebih dari 50 orang yg tewas, sedangkan kelompok musuh sudah banyak yg tewas dan terluka, itu semua karena mereka di serang secara tiba-tiba.
bian Pio melihat ke arah para saudara nya yg sudah mengambil posisi untuk mengaktifkan Aray.
"baik lah, aktifkan"
__ADS_1
ucap bian Pio sambil melihat ke arah langit kota mucen.
para pasukan musuh yg melihat pasukan yg di pimpin oleh beberapa tetua dan pemuda klan bian, langsung saling pandang, mereka berfikir jika musuh mereka telah mundur, tapi yg tidak mereka tau jika musuh mereka sedang mengaktifkan Aray agar tidak di kirim keluar kota.
tanah kota mucen tiba-tiba saja bergetar, di luar wilayah klan bian dan juga klan to, para pasukan kota sudah bersiaga untuk mengantisipasi korban dari warga kota biasa.
semua orang di kota langsung panik, tiba-tiba kota mucen bergetar.
"ini..Aray pelindung kuno dalam sejarah telah aktif, perang ini terlampau besar karena melibatkan 3 klan, dan lagi darah yg tumpah cukup banyak, sejak kecil aku tidak berharap bisa melihat Aray pelindung kota"
ucap pria tua sambil mengelus jenggot panjang nya, dia adalah tuan kota mu Kuo.
long Shan melihat ke arah langit.
"kota kuno yg menampung banyak orang demi keselamatan mereka dalam perang di masa lalu akhir nya mengaktifkan warisan nya"
ucap long Shan sambil tersenyum, dia juga seorang master Aray, walaupun dia belum mencapai master Aray tingkat surgawi, tapi paling tidak dia memiliki pengetahuan ahli Aray tingkat surgawi, hanya ranah nya saja yg tidak bisa menjangkau nya, walaupun bisa itu akan menghabiskan semua energi nya, dia mengerti jika ramah nya masih di tekan.
semua orang gemetar, mereka berfikir akan ada bencana besar.
tiba-tiba dari benteng kota muncul pilar energi alam yg memiliki banyak simbol kuno, pilar itu melesat tinggi ke langit dan dari pilar-pilar itu keluar energi dengan penuh simbol kuno dan membentuk dinding energi mengurung seluruh kota mucen.
Semua orang di kota bisa melihat nya, ternyata kota bergetar itu karena akan muncul Aray yg sangat besar menutup seluruh kota.
pemandangan ini sangat menakjubkan bagi semua orang, Aray berwarna biru dengan simbol kuno yg indah dapat terlihat jelas.
"ggooooaaaarrrrrr.........!"
suara Auman harimau langsung terdengar di seluruh kota, dari pusat Aray tepat nya di langit tengah kota, tiba-tiba muncul energi berbentuk harimau yg semakin membesar.
hari mau itu melihat ke arah klan bian dan menoleh ke arah klan to yg di mana banyak korban berjatuhan di lokasi itu.
siluet hari mau itu langsung mengeluarkan aura yg luar biasa kuat, aura kuat itu menyapu seluruh kota mucen.
__ADS_1
tiba-tiba banyak teriakan dari berbagai tempat, terutama di klan bian dan klan to, energi iblis keluar dari tubuh para pasukan dan juga tetua klan maupun orang biasa, tak terkecuali anak-anak dan anggota klan bian dan to.
di tempat bian Pio, mereka dan pasukan nya sudah aman dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari siluet harimau itu berkat ada nya Aray yg di berikan oleh long Shan, semua orang yg ada di dalam aray melihat ke langit, sebagian masih bingung karena melihat para musuh mereka berteriak seperti ke saluran dan tubuh mereka keluar energi mengerikan berwarna hitam.