
di luar ruangan Long Shan dan kelompok tetua langsung berkumpul, mereka kembali menyusun rencana.
waktu terus berlalu, tak terasa sudah satu hari berlalu, long Shan terus mengecek kondisi Patriak.
tepat pada pagi hari nya, Patriak klan bian sudah sadar, ini meleset dari perhitungan long Shan, walaupun hanya sedikit.
di ruangan Patriak di rawat, semua tetua dan murid sekte gunung emas bersama long Shan dan bian Pio berkumpul.
"ayah....
ucap bian Pio dengan air mata yg sudah jatuh, ibu nya sudah meninggal.sejak dia masih kecil dan hanya ayah nya yg merawat nya selama ini.
"Pio, kau sudah kembali, ah kalian semua, maaf saudara hu aku tidak bisa menyambutnya dengan baik, kondisi ku terus menurun akhir-akhir ini"
ucap Patriak klan bian, bian cung.
"tak apa saudara cung, tidak usah di pikirkan"
ucap tetua hu sambil tersenyum tipis.
"kakak, sekarang kau sudah sadar dan hanya perlu memulihkan kondisimu yg masih lemah saja"
ucap bian jin.
"adik ke dua, siapa yg berhasil yg menyembuhkan ku..?"
ucap bian cung.
__ADS_1
bian jin yg mendengar itu hanya tersenyum tipis.
"kakak yg menyembuhkan mu adalah nak Shan, dia juga yg menyelamatkan Pio saat dalam keadaan terdesak oleh mitian"
ucap bian jin sambil mengalihkan tatapan nya ke arah long Shan.
bian cung ikut mengarahkan pandangan nya ke arah long Shan.
long Shan yg melihat itu hanya tersenyum tipis sebelum membuka suara.
"salam paman, aku Shan teman saudara Pio"
ucap long Shan sambil menangkupkan tangan nya.
bian cung yg melihat pemuda yg menyembuhkan nya tentu saja terkejut, dia bisa melihat umur long Shan yg masih belasan tahun, dia tentu tidak yakin karena anak seusia nya mampu menyembuhkan nya, yg arti nya kemampuan pengobatan nya cukup tinggi.
"ah..nak Shan terimakasi karena telah menyembuhkan pria tua ini"
ucap bian cung.
ucap long Shan sambil tersenyum tipis.
bian cung yg melihat keramahan long Shan tentu saja senang, bagai mana pun sekarang ini sangat jarang pemuda yg begitu ramah seperti long Shan, tentu dia sebagai ora.g yg sudah berpengalaman, tau hanya dengan tatapan saja jika pemuda yg menjadi teman anak nya memang tulus.
"saudara semua, dan teman muda sekalian, maaf karena tidak menyambut kalian dengan baik, kondisi klan bian kami saat ini dalam masa krisis internal"
ucap bian cung sambil mencoba bangkit dari tidurnya dan bersandar di tempat tidur nya.
__ADS_1
"tidak mengapa saudara cung, kami tau kondisi klan bian saat ini, untuk itulah segera pulihkan kondisi mu agar bisa mengatasi masalah ini dengan cepat"
ucap tetua du.
"aku juga berfikir demikian saudara du, tapi kita juga memerlukan rencana"
ucap bian cung.
bian jin dan semua orang tentu langsung tersenyum setelah mendengar ucapan bian cung.
melihat semua orang tersenyum, bian cung menjadi heran, dia merasa jika dia sudah ketinggalan berita yg cukup penting.
"kakak tidak perlu kawatir, kami sudah menyiapkan nya beberapa ini, kau hanya perlu memulihkan tubuh mu sebelum kami menjelaskan rencana yg sudah kami susun"
ucap bian jin.
"ah..seperti nya aku sudah ketinggalan banyak berita, lalu bagai mana dengan para keponakan, apa mereka juga sudah kembali...?"
ucap bian cung.
"mereka saat ini dalam perjalanan, dan juga membawa bantuan dari sekte nya"
ucap bian jin.
"ah..seperti nya rencana kali ini akan berubah tetua sekalian, jujur saja waktuku tidak lah banyak, karena temanku juga dalam masalah sekarang, aku akan mempercepat rencana kita dengan cara menghabisi penghasut mereka.
soal para pengikut dan para tetua klan bian yg memberontak tentu bisa kalian urus kan"
__ADS_1
ucap long Shan serius.
beberapa waktu yg lalu dia mendapat peringatan dari system' jika kondisi orang-orang tuan muda klan er semakin buruk.