System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab.122. tiba di penginapan dan sedikit masalah.


__ADS_3

long Shan dan miao bersaudara sendiri berjalan menyusuri jalan kota yg sangat padat karna adanya turnamen.


setelah berjalan cukup lama akhirnya mereka bertiga sampai di depan penginapan besar berlantai 6 dan di lantai bawah juga ada tempat makan yg cukup luas walau terpisah dari lantai tempat pendaftaran penginapan.


"baik kita sudah sampai, ayo masuk"


ucap long Shan.


Miao bersaudara tidak menanggapi ucapan long Shan, mereka malah mematung sambil melihat bangunan yg ada di depan mereka.


long Shan yg menyadari itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"hei apa yg kalian tunggu, ayo masuk"


ucap long Shan sekli lagi.


Miao bersaudara langsung tersadar setelah mendengar ucapan long Shan.


"ah..baik kawan"


ucap Miao Jun.


"apa kita akan menginap.di sini kawan, bukannya ini penginapan yg sangat mahal"


ucap Miao Jun.


"temanku sudah menyewa 3 kamar untuk kita di sini, jadi jangan kawatir"


ucap long Shan.


"baiklah kalau begitu"


ucap Miao Jun.


"baik ayo masuk"


ucap long Shan.


saat mereka masuk banyak sekali para pengunjung yg melihat ke arah mereka ber tiga, itu semua karna penampilan mereka yg seperti rakyat miskin.


pakaian mereka ber tiga hanya pakaian sederhana seperti rakyat biasa, walaupun pakaian long Shan berbahan kelas tinggi tapi tetap saja modelnya sederhana.


"hei pelayan, apa sekarang penginapan bulan yg terkenal mewah dan berkelas sudah bisa di sewa oleh rakyat jelata..?"


ucap salah satu pemuda yg di kawal oleh 3 orang pria.


"maaf tuan muda, siapapun bisa menginap di sini asalkan mampu membayar sewanya"


ucap pelayan itu.


"cih sepertinya penginapan bulan sudah menurun"


ucap pemuda itu.


"tuan muda bertiga, ingin menginap atau makan, jika makan silahkan ke aula sebelah, di sini khusus penginapan saja, tapi aula sebelah juga bagian penginapan bulan kami, tuan muda ber tiga bisa lewat pintu dekat tangga itu"

__ADS_1


ucap pelayan itu ramah sambil menunjukan pintu ke aula sebelah.


"kami memang ingin makan nona, karna hari masih sangat pagi jadi kami berniat menaruh barang-barang kami di kamar yg sudah aku sewa 2 hari yg lalu, ini kuncinya"


ucap long Shan sambil menunjukan 3 kunci kamar VVIP.


"ah begitu, boleh tau nama tuan muda bertiga, ini untuk mencocokan daftar tamu kami"


ucap pelayan itu.


long Shan yg mendengar itu langsung mendekat ke arah pelayan dan membisikan namanya dan Miao bersaudara.


"nama ke 2 temanku ini Miao Li dan Miao Jun, sedangkan namaku long shan"


ucap long shan sambil berbisik ke telinga pelayan itu.


pelayan yg mendengar itu tubuhnya langsung menegang.


ia kaget karna ia ingat klan long adalah klan yg baru-baru ini sedang menjadi perbincangan hangat tentang kekuatannya, sekaligus klan long adalah besan dari kaisar, ia tidak berani menyinggung pemuda di depannya ini.


"ah..maaf tuan muda, saya benar-benar tidak tau, mari silahkan saya antarkan ke kamar tuan muda bertiga"


ucap pelayan itu dengan hormat.


semua orang yg melihat itu, menjadi heran, karna ada yg aneh dengan pelayan itu.


"baik nona silahkan tunjukan jalannya"


ucap long Shan.


ucap pelayan itu.


"kau jangan memandang orang lain hanya dari luarnya saja, jika tidak maka kau akan cepat bertemu dengan dewa neraka tanpa mengantri terlebih dahulu"


ucap long Shan kepada pemuda yg menghinanya tadi dengan dingin.


"ayo kita ke kamar yg sudah aku sewa, jangan hiraukan mereka para sampah"


ucap long Shan kenapa Miao bersaudara.


"baik kawan"


ucap Miao Jun.


merasa di hina pemuda itu langsung berteriak marah.


"bajingan beraninya kau menghinaku bocah, apa kau tidak tau siapa aku, aku adalah li Huang salah satu putra tetua klan Li di ibu kota, beraninya kau menghinakau apa kau ingin mati"


ucap Li Huang dengan nada marah.


long Shan yg mendengar itu langsung berhenti.


"heh klan Li ya, aku tidak perduli dari mana kau berasal dan anggota klan apa, yg jelas jika kau menghalangi jalanku, aku tidak segan mematahkan kaki dan tanganmu, jangan harap ke tiga pengawalmu yg berada di ranah jendral itu bisa melindungi mu"


ucap long Shan dingin.

__ADS_1


."dan kau pak tua, kau melihat di sini ada lalat, jika kau tidak bisa mengurusnya aku akan turun tangan sendiri tapi jangan salahkan aku jika ada kerusakan di penginapan mu ini, karna aku tidak menyukai ada orang yg berprilaku buruk di depanku"


ucap long Shan lagi.


semua orang tentu bingung dengan perkataan long Shan dan siapa yg di maksud.


sedangkan ke 3 pengawal Li Huang langsung membeku di tempat karna dengan mudahnya ranah kultivasi mereka bisa di lihat oleh pemuda yg tuan muda merek singgung.


"tuan muda jangan marah, biar orang tua ini yg menyelesaikannya"


ucap orang tua yg tiba-tiba muncul di bawah tangga.


"baiklah aku akan menyerahkan masalah keroco ini kepadamu tetua"


ucap long Shan datar.


"tentu tuan muda"


ucap pria tua itu dengan hormat dan dahi yg berkeringat.


ia sekarang tau pemuda yg ada di penginapannya ini bukan pemuda biasa, ia merasakan ancaman yg sangat besar dari anak muda itu, yg tak lain adalah long Shan.


"baik nona ayo lanjutkan"


ucap long Shan.


"ba..baik tuan muda, mari"


ucap pelayan itu tergagap.


semua orang masih mematung di tempat karna kejadian ini, semua orang masih mencerna kejadian yg terjadi di depan mata mereka.


setelah long sahn dan ke dua Miao ber saudara pergi naik tangga ke lantai atas. pria tua itu langsung berteriak marah.


"hei kau, tidak perduli kau dari klan mana, jika kau bertindak buruk di penginapanku, maka aku tidak akan sungkan melenyapkanmu, bahkan leluhurmu tidak akan bisa menolong mu, dan kau harus tau, pemuda yg kau singgung tadi bisa melenyapkan klanmu hanya dengan ucapannya saja, dasar anak bodoh...!"


ucap pria tua itu dengan nada lantang dan marah.


ia juga membocorkan auranya yg sudah mencapai ranah half saint tingkat puncak.


semua orang yg ada di sekitar penginapan itu langsung bertekuk lutut dan ada juga yg langsung pingsan.


tapi aura itu hilang dalam sekejap.


"kalian layani pemuda tadi dengan baik, jangan menyinggung dia lagi, aku tidak mau terkana masalah"


ucap pria tua itu dengan tegas.


"dan juga tolong orang-orang yg tak sadarkan diri itu"


ucap pria tua itu sekali lagi.


"kalian, ingat ucapanku tadi dan jika kau ingin menyinggung pemuda tadi lagi, jangan singgung di tempatku dan tanggung sendiri akibatnya jika klan mu musnah dari alam ini"


ucap pria tua itu sambil menetap tajam ke arah Li Huang dan tiga pengawalnya yg masih berlutut dengan tubuh bergetar.

__ADS_1


walaupun hanya beberapa detik tapi aura itu sudah cukup membuat mereka tak berdaya jika di lanjutkan mungkin mereka akan terluka parah bahkan mati.


__ADS_2