System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 152.rencana para tetua klan bian.


__ADS_3

long Shan menatap ke arah timur dari jendela kamar yg dia tempati.


"sekte lembah iblis ya, kurasa beberapa sampah yg aku kirim sebagai bom manusia itu sudah melakukan tugas mereka dengan baik"


batin long Shan.


di sisi lain, di kediaman tetua bian jin, di ruang bawah tanah yg tidak terlalu besar, berkumpul beberapa pria paruh baya.


"Patriak berhasil di selamatkan oleh teman bian Pio, ini sungguh keberuntungan kita, kita harus berterimakasi dengan teman bian Pio, dan lagi perlu aku ingatkan, pemuda itu bernama Shan dia adalah pemuda yg suka berpetualang dan dia bukan lah pemuda sederhana, kita harus berhubungan baik dengan nya"


ucap tetua bian jin.


"syukur lah jika begitu, tapi tetua bian, apa tetua tidak berlebihan tentang pemuda itu...?"


ucap salah satu tetua.


"tidak, aku sama sekali tidak berlebihan, tabib Rui sebagai saksi ya, selain dia adalah seorang tabib tingkat tinggi, dia juga seroang master Aray, master alkimia, dan usia nya baru 13-14 tahun, bayangkan saja di umur nya yg masih lah sangat-sangat muda dia berhasil mempelajari dan menguasai beberapa keahlian sekaligus, jika pun dia berlatih sejak di dalam kandungan, apa mungkin bisa mencapai semua ini jika dia tidak jenius.


aku lebih suka menyebut nya sebagai monster, saudaraku kalian tentu tau sifatku, kita bermain sejak kita kecil, aku tidak akan berbicara omong kosong kepada kalian, aku selalu berbicara sesuai fakta yg aku lihat sendiri"


ucap tetua jin.


ucapan tetua jin tentu seperti Sambaran petir di hati mereka, tubuh mereka bergidik ngeri, mereka tentu tau akan sifat tetua jin yg selalu bicara sesuai fakta yg dia lihat jika kepada mereka, itu arti nya, ucapan tetua jin adalah kebenaran yg sesungguh nya.


"tetua jin benar, para tetua sekalian, anak muda shan itu sungguh luar biasa, bahkan kemampuan tabib ku masih kalah jauh dari nya"


ucap tabib Rui meyakinkan.


ucapan tabib Rui menyadarkan semua tetua yg hadir di ruangan itu.


"tetua jin, jika begitu kita harus membuat hubungan yg baik dengan pemuda itu, di masa depan dia pasti akan menjadi orang besar"


sahut tetua lain.


ucapan tetua itu langsung mendapat persetujuan dari semua tetua yg hadir.


"baik nanti kita akan menemui pemuda Shan, kita harus menyapa nya sebagai rasa terimakasi dan penghormatan agar hubungan kita semakin dekat dengan nya"


ucap tetua jin.

__ADS_1


"itu rencana yg bagus tetua jin, jika begitu, kita bisa melakukan nya saat makan malam nanti"


ucap salah satu tetua.


"benar, itu adalah waktu yg pas untuk mempererat hubungan"


sahut tetua yg lain.


"aku akan menyuruh pelayan menyiapkan hidangan besar untuk malam ini"


ucap salah satu tetua sambil melangkah keluar dari ruangan itu.


"lalu bagai mana dengan informasi tentang para penghianat itu..?"


ucap tetua jin.


"hah....tetua, mereka belum berani bertindak terbuka, bagai manapun kemampuan kita masih berada di atas mereka, jika Patriak bisa pulih lebih cepat, mungkin hal ini bisa di selesai kan dengan mudah, yg menjadi Maslah adalah, bantuan yg mereka dapatkan dari luar, saat ini kita belum mendapat informasi yg cukup"


ucap salah satu tetua sambil menghela nafas berat.


"mungkin sebentar lagi akan terjadi gejolak besar di kota hoyu, mitian dari klan to telah tewas, dia berencana menyerang bian Pio saat dia mencari herbal jiwa beberapa hari yg lalu, tapi untung nya pemuda bernama Shan itu datang tepat waktu dan membunuh mitian itu dan ke empat pengawal nya, dari informasi yg di dapatkan oleh bian Pio, klan to sudah merencanakan ini sejak lama, di belakang klan itu ada sekte lembah iblis, seperti nya para penghianat itu mendapat dukungan dari klan to"


ucap bian jin.


ucap salah satu tetua.


"tetua jin, apa.tetua tau berada di ranah apa pemuda Shan itu...?"


ucap tetua yg lain.


"sayang sekali, aku sama sekali tidak bisa melihat ranah nya, saat aku ingin melihat ranah nya ,aku hanya melihat pusaran hitam mengerikan dari nya, kemungkinan ranah nya berada jauh di atas ku, atau mungkin dia memiliki tehnik untuk menyembunyikan ranah kultivasi nya, dia memiliki guru yg misterius, guru yg bisa melatih monster seperti nya, pasti lah bukan ahli tingkat tinggi biasa"


ucap bian jin.


"jadi kita sudah mendapat kepastian informasi tentang klan to yg menjadi dalang utama yg mendukung para penghianat itu, sekarang apa ada rencana yg bagus untuk Maslah ini..?"


ucap salah satu tetua.


para tetua itu langsung saling pandang.

__ADS_1


"kita harus menyiapkan rencana, bagai mana pun, klan bian tidak boleh hancur di tanah kita"


sahut satu tetua lain.


"kita juga tidak bisa menyerang klan to begitu saja ,bagai manapun saat ini, kekuatan klan bian kita dalam kondisi terpecah karena ulah penghianat itu"


ucap tetua Lain.


"kita harus berkerja sama dengan klan wucu, bagai mana pun klan wucu adalah klan lurus, mereka juga mendapat tekanan dari segi ekonomi saat ini l


oleh klan to, jika kita berkerja sama maka kekuatan kita akan seimbang seandainya para penghianat itu bergabung dengan klan to"


ucap tetua jin.


para tetua kembali saling pandang, mereka mulai berfikir dengan cepat.


"tetua jin benar, tapi bagai mana dengan sekte lembah iblis....?"


ucap salah satu tetua.


"apa kalian lupa, Pio adalah murid dalam sekte gunung emas, dia pasti bisa mencari bantuan dari sekte nya"


ucap bian jin.


"benar kata tetua jin, selain Pio masih ada generasi muda kita yg ada di sekte gunung emas, dengan jumlah mereka, pasti mereka bisa mencari bantuan lebih banyak lagi"


sahut salah satu tetua.


"baik sudah di putuskan, tapi ingat kita harus bergerak dengan senyap, nanti malam adalah waktu yg tepat untuk pergi diam-diam ke klan wucu, pasti ada mata-mata yg sudah mengetahui tentang kondisi Patriak, para penghianat itu tidak bodoh"


ucap tetua jin.


"biarkan aku yg bergerak nanti malam, bagai manapun ke ahlianku dalam pergerakan lebih cepat dari kalian, biarkan aku yg menjalankan rencana ke klan wucu"


ucap salah satu tetua mengajukan diri.


"baik sudah di putus kan, aku serahkan urusan kerja sama dengan klan ciwu kepadmu tetua, sedangkan yg lain akan bergerak seperti biasa, aku sendiri akan menemani Patriak dan juga membantu pemuda b


Shan jika ada herbal atau kebutuhan untuk menyembuhkan Patriak"

__ADS_1


ucap tetua bian jin.


__ADS_2