
tak lama terdengar suara ledakan kecil dari dalam tubuh Miao bersaudara, mereka menerobos sampai tahap murid beladiri *4.
long Shan yg melihat itu hanya tersenyum, dugaannya tidak meleset.
"bagus dengan begini kalian bisa di sebut berbakat karna di usia kalian sudah mencapai ranah murid beladiri *4, selanjutnya kalian hanya tinggal memantapkan pondasi kalian dalam pertarungan yg nyata"
ucap long Shan pelan.
ia mulai berfikir Diaman tempat yg cocok dan memiliki banyak monster tingkat satu dan dua nya, dengan ranah ke duanya seharus nya bisa menghadapi monster tingkat 2 dengan kekuatan penuh mereka, hal ini bisa merangsang potensi mereka ber dua.
Ding...
(10 kilo meter dari pinggir hutan ini banyak moster tingkat rendah tuan, karna hutan ini masih dekat dengan hutan kematian jadi banyak moster yg ada di sini, sedangkan tuan berada di pinggiran hutan ini, karna jalan yg tuan lewati sebenarnya memutari hutan ini)
dering system terdengar di fikiran long shan.
"hahahahha kau memang yg terbaik system', dengan jalan kaki paling tidak memerlukan 1 jam lebih untuk sampai di sana, yah tidak masalah nanti aku bisa menyuruh mereka berlari santai"
ucap long Shan dalam hati.
karna ia sudah memecahkan semua masalah nya, akhirnya long Shan bisa tidur nyenyak malam itu.
"waktu terus berlalu tak terasa pagipun tiba, long Shan juga sudah bangun dari tidurnya.
"ahh...nyenyak sekali tidurku semalam"
ucap long Shan sambil merenggangkan tubuhnya.
long Shan kemudian mulai menghilang kan Aray yg ia buat.
"mereka sebentar lagi akan selesai"
ucap long Shan sambil melihat Miao bersaudara.
setelah membereskan perlalatannya , long Shan melanjutkan mencari kayu bakar yg ada di sekitarnya.
di kediaman klan long.
"putraku, ini bumbu yg kau inginkan, ibu sudah membuatkan cukup banyak dan di bantu oleh pelayan tadi dan ibu simpan di cincin ruang ini, seharusnya cukup untuk bekal perjalananmu"
ucap Han shiqi.
"hehehehehehe terimakasi ibu, pas sekali aku sedang menyiapkan daging untuk ku panggang, kalau begitu aku pergi dulu ibu, ayah dan kalian adik kakak yg imut hahahahha"
ucap long Shan lalu melesat terbang.
"hati-hati sering-sering kirim kabar ke rumah"
ucap Han shiqi.
"hais anak itu"
ucap Han shiqi sambil menggelengkan kepalanya.
"sudah lah, anak itu kuat sekarang jadi tidak perlu kawatir, ia cerdas pasti memiliki kartu as nya untuk perlindungan"
ucap long Tian.
"yah kau benar sayang, dengan kekuatannya yg sekarang di alam rendah ini tidak banyak yg mampu melukainya"
ucap Han shiqi.
__ADS_1
"kenapa kakak pergi lagi...?"
ucap meyi.
"kakak mu itu sedang berlatih di luar jadi ia berangkat lagi, paling ia akan pulang lagi nanti"
ucap long Tian sambil mengusap rambut meyi lembut.
"apa nanti saat sudah besar Meimei juga bisa berlatih seperti kakak di luar ibu..?"
ucap Meimei.
"tidak, Mei'er dan yi'er tidak ibu ijinkan berlatih di luar seperti kakak kalian, kalian kan gadis jadi sangat berbahaya, kecuali kalian bisa sekuat kakak kalian mungkin ibu bisa mempertimbangkannya"
ucap Han shiqi.
"ayah apa kakak sangat kuat..?"
ucap meyi.
"hahahahahhaha kakak kalian tentu sangat kuat, jadi klain nanti juga harus bisa menjadi kuat hahahahahaha"
ucap long Tian sambil tertawa.
Han shiqi yg melihat itu hanya menggelengkan kepalanya saja.
kembali ke MC kita.
"kawan kau sudah membuat api, apa yg kita bakar hari ini..?"
ucap Miao Jun yg baru selesai berkultivasi.
"hehehehehe kebetulan aku tadi menemukan kerbau yg tersesat, kerbau itu sudah tiduran di sana kalian cepat ambil dagingnya, aku sedang menunggu bumbu yg sebentar lagi datang"
Miao ber saudara hanya saling pandang.
di fikiran mereka bertanya-tanya, kerbau yg tersesat dan tiduran, apa yg di maksud, mereka masih bingung.
tak lama tiba-tiba se ekor burung elang yg terbuat dari qi mendarat di pundak long Shan.
kejadian ini membuat Miao bersaudara terkejut.
"ehh..burung apa itu kawan..?"
ucap Miao Li.
"hahahahahha kalian tenang saja burung ini adalah salah satu jurus ku, aku menyuruhnya untuk pergi mengambil bumbu daging"
ucap long Shan sambil tertawa.
burung dari elemen angin itu langsung membuka paruhnya, dan cincin ruang langsung jatuh ke telapak tangan long Shan.
"heh burung itu bisa mengeluarkan cincin dari paruhnya"
ucap Miao Jun terkejut.
"apa kau tidak lihat, burung itu bukan burung asli, itu seperti terbuat dari angin"
ucap Miao Li.
"hehehehehe bagus, kembali lah"
__ADS_1
ucap long Shan.
lalu burung itu langsung menghilang seperti terhembus oleh angin.
"wah jurusmu sangat luar biasa kawan, apa itu juga bisa menyerang musuh..?"
ucap Miao Jun.
"jurus ini baru saja aku ciptakan, aku belum mencobanya untuk menyerang musuh"
ucap long Shan santai.
Miao ber saudara kembali tertegun.
"apa kau baru menciptakan jurus itu, apa kau tidak sedang bercanda kawan..?"
ucap Miao Li menolak percaya.
"yah beberapa hari yg lalu baru aku ciptakan sebelum aku bertemu kalian"
ucap long Shan santai.
"kau hebat sekali kawan, apa kami juga bisa mempelajari ya..?"
ucap Miao Jun.
"ini cukup sulit, karna kalian harus bisa mengontrol elemen kalian yg kalian bentuk menjadi burung atau mahluk hidup lain, selain itu kekuatan jiwa kalian juga harus besar untuk memberi kesadaran dari burung itu, yg ke tiga elemen yg kalian gunakan juga harus benar-benar kuat ke tiga nya juga harus setara"
ucap long Shan.
" ternyata jurus ciptaannya sungguh sangat sulit untuk di pelajari kawan, untuk mencapai itu semua sangat sulit dan memerlukan waktu yg lama"
ucap Miao Li.
"hahahahaha suatu saat nanti jika kalian sudah memenuhi 3 syarat itu kalian pasti bisa melakukannya hahahahaha"
ucap long Shan sambil tertawa.
"sudahlah, aku sudah mendapatkan bumbunya, sekarang tugas kalian tinggal membersihkan kerbau yg sedang tidur itu"
ucap long Shan sambil menunjuk satu arah.
Maio ber saudara tanpa pikir panjang langsung pergi ke arah lokasi yg di tunjuk long Shan.
setibanya di lokasi kerbau itu, mereka berdua terkejut, di depan mereka ada satu kerbau sebesar gajah dan memiliki bulu perak.
"apa kau tau kerbau ini berada di tingkat apa..?"
ucap Miao Jun.
"yg jelas kerbau ini adalah hewan buas tingkat tinggi"
ucap Miao Li.
"Lalau kenapa hewan buas ini bisa ada di sini..?"
ucap Miao Jun.
"mana aku tau"
sahut Miao Li.
__ADS_1
"sudah lah, ayo kita kulit kerbau ini dan kita ambil dagingnya, ini pasti banyak sekali dagingnya, sisanya bisa kita gunakan untuk perbekalan"
ucap Miao Jun dan di setujui oleh Miao Li