
waktu terus berlalu, tak terasa rombongan Miao bersaudara sudah sampai di pintu gerbang sekte gunung emas.
"sekte ini cukup luas"
gumam long Shan.
dapat di lihat dari atas, sekte gunung emas berada di gunung yg cukup besar sebagai bangunan utamanya, sedangkan masih ada beberapa gunung kecil di sekitarnya, tepatnya bukit kecil, dan di tiap bukit ada banyak bangunan di lereng tebing nya.
di tengah sekte, tepatnya di dekat gunung utama ada bukit yg paling tinggi di bandingkan bukit lainnya, di puncak bukit itu memiliki kabut yg sangat tebal seakan kabut itu telah ada di sana sejak zaman kuno.
"tak heran jika sekte gunung emas termasuk sekte besar, sudah banyak sejarah tentang sekte ini"
ucap long Shan dalam hati.
sedangkan Miao bersaudara saat ini, sedang mencatat identitas di depan gerbang sekte, masih banyak murid baru yg terpilih dari berbagai kota lain yg juga baru sampai dengan para tetua lain nya.
"kawan, apa kau akan langsung pergi..?"
ucap Miao Jun.
"kau sudah selesai, aku akan langsung pergi, ada seseorang yg membutuhkan bantuan ku, sesegera mungkin"
ucap long Shan.
"baiklah jika begitu, kami akan berlatih dan belajar berbagai pengetahuan lainnya di sekte ini dengan giat, jika suatu hari nanti kekuatan kami sudah mencukupi, kami akan berpetualang sepertimu, kuharap kita bisa bertemu lagi"
ucap Miao Jun.
"hahahahahahaha tentu, kita pasti bertemu lagi, kalian memiliki bakat yg luar biasa, kalian akan menjadi kultivator hebat suatu hari nanti, tapi ingat lah ini, masih ada alam yg lebih tinggi lagi dari alam rendah ini, masih ada jalan kultivasi yg begitu panjang menanti kalian, sebelum kalian sampai di puncak kultivasi dan menikmatinya jangan mati dulu hahahahahaha"
ucap long Shan sambil tertawa.
"hahahahaha, baiklah kawan, kami akan mengingat itu, yakinlah kami tidak akan mati, jika pun kami mati, kami tidak akan mati konyol"
ucap Miao Jun sambil tertawa di ikuti Miao Li.
__ADS_1
banyak orang yg melihat hal itu, apa lagi long Shan yg memiliki rambut putih keperakan yg terlihat berbeda dan mencolok, walaupun pakaian yg dia kenakan hanyalah pakaian sederhana.
"hei siapa mereka, kenapa mereka terlihat bahagia, apa mereka tidak tau jika nanti mereka akan melakukan pertarungan untuk merebutkan tempat tinggal di tiap gunung"
ucap salah satu murid baru dari kota lain.
"entahlah"
sahut yg lain.
"kudengar mereka dari kelompok kota louhan, aku melihat kedatangan mereka tadi"
ucap salah satu murid baru.
desas desus terus terdengar di keramaian.
"baiklah jika begitu, aku berangkat terlebih dahulu, ingat lah setelah kalian mendapatkan tempat dan waktu yg pas, gunakanlah pil jiwa yg aku berikan kepada kalian, dengan begitu kekuatan jiwa kalian akan menjadi lebih kuat, ingat pil itu adalah pil langka yg aku buat dari bahan yg langka, setelah kalian menyerapnya, kekuatan jiwa kalian akan melonjak pesat, di saat itu tiba, kuatkanlah fisik kalian untuk mengimbangi jiwa kalian, di dalam kitab yg aku berikan ada penjelasan tiap tingkatan yg di perlukan agar yin-yang di dalam tubuh dan diri kalian seimbang.
itu tidak hanya mengacu kepada energi saja, melainkan jiwa dan tubuh kalian.
ucap long Shan sebelum menghilang seperti di bawa oleh angin.
Miao bersaudara yg mendengar dan melihat kepergian long Shan langsung menjawab dengan semangat dan tekat yg membara.
"yakinlah kami akan mengingat ucapanmu kawan"
ucap Miao Li.
banyak orang yg melihat itu, terkejut, terutama para tetua yg ada di sana, mereka sama sekali tidak bisa merasakan energi dari long Shan, seakan long Shan hanya orang biasa yg baru saja musnah dari dunia.
"anak muda tadi bukan anak sederhana, dari mana asalnya, kemampuannya benar-benar tinggi"
ucap salah satu tetua.
"dia datang bersama kelompok tetua si dan Zhu, kita tanya kan saja kepada mereka"
__ADS_1
sahut tetua yg ada di sampingnya.
sedangkan para murid baru dan para murid senior yg melihat menghilangnya long Shan juga terkejut, mereka tidak menyangka orang yg mereka lihat seperti orang biasa ternyata adalah orang yg sangat misterius.
setelah kepergian long Shan, Miao bersaudara berjalan dengan mantap menuju gerbang sekte untuk melanjutkan proses menjadi murid baru sekte gunung emas.
sedangkan long Shan sendiri sudah muncul di bukit tengah sekte.
"ini adalah bukit yg paling tinggi setelah gunung utama, dan di sini juga energinya cukup padat dari pada di luar"
ucap long Shan yg menatap bangunan sederhana tapi lumayan besar.
di bangunan sederhana itu ada tiga orang tua, yg satu adalah leluhur sekte gunung emas yg memberikan arahan kepada tetua tentang kehancuran sekte gagak hitam.
mereka bertiga adalah leluhur sekte gunung emas, dari yg ke dua hingga ke empat.
di sekte gunung emas sendiri, murid pendiri sekte gunung emas, walaupun umur mereka sudah ratusan tahun, tapi pada kenyataannya mereka adalah murid terakhir yg masih hidup, mereka adalah murid terakhir yg di angkat oleh pendiri sekte sebelum pendiri sekte wafat, sedangkan para senior mereka yg merupakan para leluhur tua sudah naik ke alam yg lebih tinggi dan hanya tersisa mereka bertiga yg tinggal di sekte gunung emas, di bawah mereka masih ada para sesepuh yg merupakan para Patriak sekte yg sudah lepas dari jabatannya dan juga beberapa tetua terdahulu yg masih hidup.
pada dasarnya sekte gunung emas memiliki banyak ahli ranah half saint awal, itu lah kenapa sekte gunung emas masih bertahan di peringkat sekte besar.
"ada yg masuk ke wilayah kita, tapi dari energinya, aku ragu dia hanya orang biasa, tapi tidak mungkin orang biasa bisa masuk ke wilayah kita para leluhur"
ucap seorang pria tua.
"kakak ke dua, apa perlu kita lihat siapa orang itu"
ucap leluhur ke tiga.
"adik ke tiga, aku akan melakukan pengasingan, aku merasakan akan menerobos ranah dewa sebentar lagi, dan sepertinya kalian juga sama, sebelum kita melakukan pengasingan lebih baik selesaikan masalah di sekte ini hingga tuntas, walaupun para sesepuh sekte sudah berada di ranah saint awal, tapi kita sebagai leluhur tentu perlu membimbing junior kita, jadi kita temui saja orang ini, seperti nya dia bukan orang biasa, karna bagai manapun juga di wilayah leluhur ini memiliki Aray kuno yg sulit di tembus bahkan oleh ranah dewa sekalipun, dan dia bisa masuk ke wilayah ini dengan mudah"
ucap leluhur ke dua.
"kakak ke dua benar, kita jangan bertindak gegabah, siapa tau dia adalah tamu dari klan kuno tersembunyi yg berkunjung, bagai manapun kita masih memiliki hubungan yg baik dengan klan-klan kuno di masa lalu"
ucap leluhur ke empat.
__ADS_1