System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 219.keterkejutan para anggota klan er dan kereta naga long Shan.


__ADS_3

"apa rencana tuan muda...?"


ucap er jihong.


"kita akan menggunakan artefak khusus milikku artefak ini adalah artefak kereta naga terbang, kalian akan tau nanti, jadi siapa yg akan ikut menjemput semua orang di sana...?"


ucap long Shan.


"itu...biarkan generasi muda saja tuan muda, mungkin beberapa tetua juga harus ikut, aku tidak bisa meninggalkan klan untuk saat ini karena saat ini banyak anggota klan lain yg mencoba bertamu yg sampai sekarang masih kita tolak karena masa pembangunan klan, mereka sudah aman bersama tuan muda dan penjagaan dari generasi muda sekaligus beberapa tetua"


ucap er jihong.


"baik lah, jika begitu dari para tetua siapa yg akan ikut, silahkan mengajukan diri"


ucap long Shan.


"biar saya saja tuan muda, saya tidak terlalu repot di klan dan hanya mengawasi keamanan klan yg di jaga oleh generasi muda saja, selama ini keamanan klan saja terjaga dengan baik, bagai manapun ranah generasi muda sudah mencapai ranah half saint dan menjadi ahli papan atas di alam rendah ini, seharus nya tidak ada yg bertindak bodoh untuk berfikir buruk kan"


ucap salah satu tetua.


"baik lah tetua, siapa lagi..?"


ucap long Shan santai.


"saya juga tuan muda, saya hanya mengawasi pekerjaan kecil dari para ahli bangunan saja, sekarang mereka sudah berkumpul di kediaman utama dan beberapa kediaman di dekat nya jadi akan lebih mudah mengawasi mereka dan selama ini mereka juga bekerja cepat dan baik, mereka sangat profesional jadi kita bisa mempercayai mereka"


ucap tetua lain nya yg mengajukan diri.


"baik tetua, sekarang hanya butuh satu orang lagi, apa ada yg ingin ikut lagi tetua, silahakan mengajukan diri"


ucap long Shan.


"saya juga akan ikut tuan muda, di sana banyak anak-anak yg sulit di atur karena sifat nakal di usia mereka, dan kebetulan mereka cukup takut kepada saya karena sering saya marahi, jadi jika saya ikut, mereka bisa mudah di atur nanti"

__ADS_1


ucap salah satu tetua dengan tampilan cukup sangar.


"oh..bisa juga, sekarang kita sudah memutuskan, tiga tetua akan ikut dan tinggal mengabari saudara er Lang, ku rasa dia sibuk menyusun berkas dokumen penting klan, apa Patriak perlu memberi tau nya....?"


ucap long Shan.


"lebih baik di beri tau tuan muda, berkas dokumen klan juga sudah hampir selesai di susun dan di simpan di tempat yg baru untuk sementara, jadi aku bisa mengerjakan nya sendiri bersama para tetua, dia ingin banyak belajar dari tuan muda jadi akan lebih baik jika dia ikut"


ucap er jihong sambil tersenyum.


"baik jika begitu, Patriak bisa mengatur siapa saja yg akan ikut dari generasi muda, tapi ini hanya perjalanan singkat tidak terlalu berbahaya"


ucap long Shan santai.


"keamanan mereka yg ada di sana jauh lebih penting tuan muda, selama kami sanggup kami tidak ingin tuan muda turun tanga. langsung saat ada masalah di perjalanan, bagai manapun juga saat ini banyak pengunjung yg berkunjung ke desa situ setelah berita kematian sesepuh sekte lembah iblis dan mungkin banyak mata-mata di luar klan yg mengincar mereka"


ucap er jihong.


"aku mengerti, jika begitu mari kita bersiap dan berkumpul di pelataran klan"


semua orang mengangguk mengerti dan akhirnya mereka membubarkan diri dan berjalan menuju pelataran klan, sedangkan salah satu tetua memanggil er Lang dan mengumpulkan beberapa generasi muda yg akan ikut mengawal bersama long Shan.


Beberapa waktu setelah nya, semua orang sudah berkumpul, saat ini ada 10 generasi muda termasuk er Lang dan 3 tetua, total 13 ahli tingkat tinggi jika di hitung belum termasuk long Shan tentu nya.


"baik, kita akan menggunakan kereta naga terbang ini"


ucap long Shan sambil mengeluarkan miniatur kereta naga, kereta itu mirip kereta kuda kekaisaran dengan bentuk rumah di atas kereta yg di tarik oleh beberapa kuda, beda nya kereta ini terbuat dari emas dan berbentuk bangunan kuil yg berdiri di atas punggung tiga patung naga yg memiliki panjang sekitar 6 cm saat masih berbentuk miniatur, tiga naga itu juga terbuat dari emas murni dan ada corak Aray kuno di sekujur tubuh patung itu.


Semua ora g melihat miniatur yg di penuhi oleh simbol Aray dan di lindungi oleh selaput transparan itu dengan heran, tapi mereka bisa merasakan perasaan tertekan saat melihat miniatur kereta itu, mereka merasakan jika miniatur kereta itu bukan lah barang sederhana.


Sebelum nya Long Shan sudah membuat kontrak dengan kereta naga itu.


"kereta naga, membesar lah"

__ADS_1


ucap long Shan.


Kereta naga itu bergetar dan melayang mengambil jarak di depan long Shan lalu mulai membesar, tak lama ukuran nya sudah membesar dan berukuran total 10 meter dari kepala naga sampai ekor sedangkan ukuran bangunan kereta nya sendiri sudah mencapai 6 meter dan lebar 4 meter.


Kejadian itu membuat semua orang yg melihat nya menjadi takjub.


"apakah ini adalah artefak tingkat atas yg sesungguh nya, tapi sebelum nya aku tidak pernah mendengar artefak jenis ini, sangat mewah, elegan dan gagah, pantas jika.di naiki seorang pemimpin besar seperti kaisar"


ucap salah satu tetua dengan takjub.


"tuan muda apa kereta ini sanggup menampung semua orang yg berjumlah lebih dari seratus itu...?"


ucap er jihong.


"hehehehehe petriak bisa melihat ke dalam kereta itu dan menilai nya sendiri apakah bisa menampung semua orang"


ucap long Shan sambil tertawa penuh misteri.


Er jihong dan beberapa tetua menjadi heran dan penasaran setelah mendengar ucapan long Shan.


"apa boleh tuan muda..?"


ucap er jihong ragu.


"silahkan saja Patriak, para tetua dan kalian juga boleh, lihat lah ke dalam"


ucap long Shan sambil tersenyum tipis.


S.eua.ora g semakin penasaran, er jihong tak banyak basa basi langsung saja dia masuk ke dalam kereta, saat dia sampai di dalam betapa terkejut nya dia saat dia melihat hamparan tumpul hijau dan beberapa pohon buah di dalam kereta itu, ada juga beberapa meja dan kursi di sana, satu gubuk kecil yg elegan juga ada di sana, itu sudah seperti taman besar yg mampu menampung ratusan orang sekaligus, mata er jihong melotot dan mulut nya ternganga dia masih tidak percaya jika dia ada di dalam kereta.


Tak lama para tetua dan generasi muda juga tiba di dalam, ekspresi mereka juga tidak berbeda dengan er jihong.


Apakah pemandangan di depan mereka ini nyata, mereka juga melihat langit biru yg terlihat nyata.

__ADS_1


"i..ini bagai mana mungkin ada dunia seperti ini di dalam kereta, jika di ukur luas dunia ini sudah ratusan meter persegi, sama dengan taman besar yg indah dan sederhana"


ucap salah satu tetua.


__ADS_2