System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 96.sejarah berdirinya sekte gunung emas.


__ADS_3

ucapan leluhur mereka membuat semua orang terdiam, aula itu menjadi sunyi.


"kenapa kalian diam, apa selama ini kalian juga bertindak arogan di luar sana karna kalian adalah para tetua sekte besar, apa kalian tau leluhur pendiri sekte ini dulunya adalah seorang rakyat jelata, keluarganya di bantai oleh sekte aliran hitam bahkan desanya juga ikut di hancurkan rata dengan tanah, apa kalian tau di mana desa itu..?"


ucap leluhur sekte gunung emas Wang yibo.


semua orang hanya bisa diam, karna mereka tidak tau desa yg di maksud oleh leluhur mereka.


"desa itu adalah tempat sekte gunung emas berada, tepatnya adalah di tempat berdirinya leluhur, di bekang kediaman leluhur itu ada mahkam masal yg di buat leluhur pendiri saat ia masih kecil dan setelah pembantaian itu karna ia satu-satunya orang yg selamat, dan dari situlah ia bersumpah akan menjadi kuat untuk membalas dendam, ia mulai berkelana untuk menjadi kuat, ia berguru kepada orang-orang yg memiliki kekuatan, setelah dia bertambah kuat ia mulai mengumpulkan pasukan sedikit demi sedikit, dan anggota pasukan itu adalah orang-orang yg memiliki nasib yg sama dengannya, tapi ia tidak pernah menganggap pasukannya sebagai prajurit atau bawahannya melainkan menganggap mereka sebagai keluarga, setelah puluhan tahun pasukan itu terus bertambah dan semakin kuat dan mereka mulai ikut dalam peperangan antara sekte aliran hitam dan sekte aliran putih, sekte aliran hitam sendiri dulu di bantu oleh para iblis yg di pimpin oleh raja iblis untuk menguasai alam rendah ini.


tapi karna semangatnya, leluhur pendiri terus bertambah kuat seiring berjalannya peperangan itu hingga ia menarik perhatian para ahli tingkat atas jaman itu, sehingga pasukan yg di pimpin oleh leluhur di beri julukan pasukan gunung emas.


waktu terus berlalu, korban semakin banyak yg berjatuhan entah itu dari pasukan aliran putih atau aliran hitam, leluhur juga banyak kehilangan saudaranya dalam pertempuran itu, dan saat itu karna rasa kesedihan yg berkepanjangan leluhur berhasil melawan kehendak alam dan naik ke ranah dewa dengan paksa, tapi karna hal itu ia mengorbankan 100 tahun umurnya, dengan kekuatan itu dan bersatuanya tiap pemimpin besar waktu itu, ia berhasil memusnahkan sekte aliran hitam yg di pimpin oleh sekte darah iblis dan membunuh raja iblis, tapi setelah pertempuran itu banyak ahli kelas atas menjadi korban dan leluhur pendiri yg selamat waktu itu juga mengalami luka parah hingga ia hanya bisa bertahan 7 tahun setelah perang itu, tapi ia tidak menyesal karna ia berhasil membalaskan dendamnya dan para saudaranya yg senasib dengannya, dengan kerendahan hati nya ia akhirnya memutuskan untuk menampung semua keluarganya atau pasukannya di dalam sebuah sekte yg ia bangun, sekte itu ia namai sekte gunung emas sesuai nama yg di sandang keluarganya, di sekte itulah para pasukan yg dulu ikut berjuang memiliki tempat untuk kembali.


setelah beberapa tahun banyak dari pasukan gunung emas yg mulai menikah dan menetap di sekte gunung emas, dan di saat itulah pendiri sekte mulai memasuki akhir hidupnya, sebelum pendiri meninggal ia membangun kediaman leluhur tepat di lokasi desanya berdiri yg tepat berada di belakang sekte gunung emas, ia mengorbankan nyawanya untuk membangun dimensi ruang yg berisi banyak tehnik kelas tinggi yg ia dapatkan saat masa peperangan itu sehingga para keturunan keluarganya kelak dapat mempelajarinya, dan sebelum detik-detik terakhir hidupnya ia berpesan untuk selalu rendah hati, jangan pernah sombong dan menindas yg lemah karna sekte yg ia bangun adalah sekte yg mengajarkan kebaikan dan kebijaksanaan, itulah sejarah kehidupan leluhur yg sebenarnya, dan sejarah itu tercatat di buku legenda alam rendah ini, dan buku itu tersebar di dalam markas kekuatan-kekuatan besar di alam rendah ini, tapi di sejarah itu tidak tertulis tentang dimensi ruang yg menjadi tempat sakral sekte kita"


ucap Wang yibo yg menceritakan sejarah kehidupan leluhurnya.


semua orang hanya bisa terdiam dan menundukan kepalanya.


"kalian pasti tau, kalian adalah keturunan pasukan atau keluarga dari pendiri sekte yg bersama-sama berjuang di dalam Medan perang saat itu, dan leluhur kalian juga mengajarkan apa itu kerendah harian, kebijaksanaan dan rasa kekeluargaan, ajaran ini di ajarkan pada saat sekte gunung emas masih menjadi sekte kecil yg baru berdiri hingga menjadi sekte besar seperti sekarang, tapi masih ada saja anggota yg memiliki kelakuan buruk seperti itu, apa kalian sudah lupa tentang ajaran dari leluhur, sebagian dari kalian lahir dan besar di sekte ini, walaupun sebagain dari kalian ada yg berasal dari luar dan berlatih di sini dari keci tapi ajaran dari leluhur pasti sudah kalian pelajari, aku sangat kecewa kepada orang yg memiliki sifat seperti itu, jadi aku tegaskan sekali lagi, jika ada dari anggota sekte gunung emas yg bertindak arogan di luaran sana maka ia akan mendapatkan hukuman berat, berupa penghancuran kultivasi dan kematian"


ucap Wang yibo tegas.


hening....


"apa kalian mengerti...?"


"kami mengerti leluhur..!"


ucap semua orang serempak.


"baiklah sebagai anggota dari keluarga sekte gunung emas, aku tidak mau sekte kita yg menjadi tempat berpulang kita ini bernasib sama dengan sekte gagak hitam itu, jadi selalu ingat tentang apa yg aku katakan tadi.."


ucap Wang yibo mengakhiri pertemuan itu.

__ADS_1


"dasar karna tetua bodoh itu sekte kita menjadi tercoreng, aku akan memberi dia pelajaran saat dia keluar nanti, ku harap dia tidak mati duluan karna hukuman sekte"


ucap tetua sekte gunung emas pelataran dalam.


"tenangkan amarahmu saudara, mungkin dantiannya sudah di hancurkan oleh leluhur, jika ia tidak mati paling ia akan menjadi gila"


ucap tetua lainnya.


"ku harap begitu saudara, hah...lebih baik kita umumkan apa yg di sampaikan oleh leluhur kepada semua murid sekte gunung emas"


ucap tetua itu.


"baiklah ayo saudara, kau pergilah ke sekte luar aku akan ke sekte dalam, untuk sekte inti biarkan saudara yg lainnya yg menyampaikan, karna para murid inti berada di gunung yg berbeda jadi akan merepotkan"


ucap tetua lainnya.


sedangkan saat ini di istana, Han liang sedang berbincang dengan Han dong dan Han wudong.


"ayah, kakek aku ingin berlatih di klan long, tepatnya di menara kultivasi jadi aku tidak akan mengerjakan tugas apapun dari kalian nanti"


ucap Han liang.


ucap Han dong.


"heh bilang saja ayah tidak mau repot"


ucap Han liang.


"hei ayah hanya ingin kau belajar untuk mengurus hal-hal yg menurut ayah penting saja"


ucap Han dong mengelak.


"huh... tidak bisa, ayah bisa menemui mereka sendiri bersama Kasim nanti"


ucap Han liang sambil mendengus kesal.

__ADS_1


"kalian ayah dan anak sama saja, kakek tidak perduli pokoknya kakek tidak mau mengurusnya, kasian tulang tuaku ini sudah ingin bersantai, jadi kuharap kalian bisa mengurusnya"


ucap Han wudong sambil beranjak pergi dari ruangan itu.


"hei kakek ada yg kakek lupakan"


ucap Han liang.


"heh..apa lagi..?"


ucap Han wudong sambil menengok ke arah Han liang.


"kakek berhutang kitab jurus kepadaku, apa kakek lupa..?"


ucap Han liang sambil tersenyum licik.


"dasar cucu yg tidak berbakti, kau ingin memeras kakekmu ini lagi kan..?"


ucap Han wudong.


"hei kakek, aku tidak sedang memerasmu, aku hanya mengingatkan janjimu saja"


ucap Han liang.


"huh dasar, ini ambilah"


ucap Han wudong sambil melemparkan buku kitab jurus berwarna hitam kepada Han liang.


"hehehehe kau memang baik kakek"


ucap Han liang sambil tertawa senang.


mata Han dong berkedut karna melihat ini.


"jadi ayah, keputusanku sudah bulat, untuk urusan beberapa bulan ke depan itu aku tidak mau ikut capur, urus saja sendiri atau bersama ibu"

__ADS_1


ucap Han Ling setelah menyimpan kitab jurus itu.


perdebatan terus berlanjut di ruangan itu antara ayah dan anak.


__ADS_2