System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 73.persiapan penyerangan.


__ADS_3

"maaf yg mulia, sebelumnya saya ingin minta maaf kepada pangeran long Shan jika kata-kata saya nanti akan menyinggung pangeran.


di sini saya ingin bertanya, saya melihat pangeran long Shan tidak memiliki aura bahkan basis kultivasi sedikitpun lalu bagai mana cara pangeran memusnahkan kelompok itu, dan lagi kelompok itu berisi 60 orang"


ucap salah satu Mentri pertahanan.


long Shan yg mendengar itu hanya tersenyum.


"paman ijin menjelaskan"


ucap long Shan dan di angguki oleh han dong.


"baiklah paman Mentri aku akan menjelaskannya, untuk kenapa aku tidak memiliki aura sama sekali dan paman-paman sekalian juga tidak dapat melihat basis kultivasiku itu semua karna aku memiliki tehnik khusus untuk menyembunyikan ranahku dan auraku bahkan ahli yg memiliki ranah lebih tinggi dari ranahku pun belum tentu bisa belihat ranahku, seakan aku ini hanya seorang anak muda biasa.


dari sini aku akan memberi tahu paman sekalian untuk jangan menilai orang dari sampulnya saja, aku tidak ingin terlaluencolok, aku hanya ingin berbaur dan berkumpul dengan semua orang tanpa membedakan setatus, kalangan dan pandangan, untuk itu aku menyembunyikan basis kultivasi dan auraku serapat mungkin"


ucap long Shan.


"maaf pangeran, bukannya jika seorang kultivator yg menyembunyikan ranah kultivasinya, tetap saja memiliki aura yg terpancar dari orang tersebut"


ucap salah satu petinggi.


"paman aku sudah bilang jika aku memiliki tehnik khusus dan hanya bisa di pelajari dengan memenuhi syarat tertentu, jadi bisa di bilang tehniku ini adalah tehnik tingkat tinggi yg belum pernah ada di alam rendah ini"


ucap long Shan dan langsung mengeluarkan sedikit auranya untuk menjadi bukti.


woouusssss...


aura yg begitu menekan setara dengan ranah imortal keluar dari tubuh long Shan.


"itu adalah sedikit auraku paman sekalian".ucap long Shan tersenyum sambil menarik kembali auranya.


semua orang yg merasakan tekanan itu menjadi berkeringat dingin.


"sungguh aura yg sangat kuat, ini setara dengan seorang ranah imortal jika ini hanya sedikit auranya lalu bagaimana dengan aura penuhnya"


ucap dalam hati salah satu Mentri sambil menelan ludahnya.


Han dong pun tak kalah terkejut dengan kekuatan keponakannya itu.


"sungguh aura yg sangat kuat, seperti aura milik ayah tapi dia bilang ini hanya sebagian kecil saja, ohh adik kau melahirkan dan membesarkan seorang moster"


ucap Han dong dalam hati.


"baiklah aku rasa itu lebih dari cukup untuk membuktikan kata_kata keponakanku, jadi kita lanjut lagi pembahasan ini.


di sini bukan aku yg memiliki rencana melainkan keponakanku yg memiliki rencana jadi langsung saja, long'er kau jelaskan rencanamu kepada para petingi-petinggi istana.


ucap Han dong.


"baik paman"


ucap long Shan sambil berdiri dari tempat duduknya menuju ke tengah aula.

__ADS_1


"baiklah para paman-paman sekalian, langsung saja ke rencana yg telah aku buat, rencana ini sangat sederhana, inti dari rencana ini adalah kepung dan hancurkan, tapi sini yg berperan untuk menghancurkan hanya aku seorang, sedangan paman-pqman sekalian hanya perlu mengatur para prajurit untukengepung wilayah sekte gagak hitam, karna dengan wilayah yg cukup luas pasti masih ada murid atau tetua yg berada di luar sekte sedangkan aku akan menghancurkan sekte itu secara langsung jadi tidak akan sempat jika harus mengejar orang-orang yg berada di luar sekte.


singkatnya begini gambaran dari rencanaku..."


ucap long Shan menjelaskan sambil membuat peta dari energi qi nya yg mencakup wilayah sekte gagak hitam.


long Shan terus menjelaskan dengan detail rencananya hingga selesai.


"jadi begitu, itu adalah rencanaku para paman-paman sekalian"


ucap long Shan sambil tersenyum.


semua orang yg mendengar rencana long Shan dan gaya bicaranya seperti berhadapan dengan orang tua dan sangat berpengalaman.


"hoi-hoi apakah ia masih anak yg berusia 12 tahun, aku rasa umurnya sudah ratusan tahun"


ucap dalam hati salah satu Mentri.


semua orang merasa kagum dengan long Shan.


"baiklah sekarang kita akan menentukan hari penyerangannya, jadi apa ada saran yg ingin kalian sampaikan"


ucap Han dong.


semua orang diam, tidak ada yg memiliki saran hingga jendral hong buka suara.


"maaf yang mulia, menurutku kita harus secepatnya bertindak mengirim prajurit terlebih dahulu sebelum mereka menyadarinya.


soal desa yg kemungkinan besar menjadi target kelompok itu sekarang sudah di jaga oleh para prajurit yg telah di tugaskan dari kekaisaran"


"Hem bagaimana menurutmu long'er akan saran dari jendral besar Hong...?"


ucap Han dong.


"aku setuju paman, lebih cepat lebih baik, apa lagi kita akan memerlukan waktu untuk menggerakkan prajurit pada posisinya"


ucap long Shan.


"Hem baik lah sudah di putuskan, jendral atur prajurit yg akan di tugaskan untuk terjun ke pertempuran, dan Mentri pertahanan dan Mentri ke keuangan siapkan anggaran untuk pertempuran ini"


ucap Han dong.


"siap laksanakan yang mulia"


ucap semua petinggi yg ada.


"baiklah sekarang pertemuan ini telah selesai, lakukan tugas kalian dengan baik, setelah semua siap jenral Hong harap lapor secepatnya"


ucap Han dong.


"siap yang mulia"


ucap semua orang sambil memberi hormat sebelum pergi dari aula.

__ADS_1


"long'er apa ada yg kau butuhkan untuk persiapanmu..?"


ucap Han dong.


"tidak ada paman, aku sudah mempersiapkan semuanya"


jawab long Shan.


"ayah apa aku boleh ikut..?"


ucap Han liang.


"Hem boleh saja, tapi kau akan berada di barisan belakang untuk mengamati dan mempelajari sebuah pertempuran karna ini pengalaman pertamamu, walaupun mungkin pertempuran ini tidak akan terlalu besar karna tugas kita hanya mengepung dan memastikan tidak ada yg kabur saja"


ucap Han dong.


" yah tidak masalah, paling tidak masih ada ketegangan dan suasana dalam perang"


ucap Han liang.


"hei adik kenapa kau bisa sekuat itu, padahal umurmu masih di bawahku 4 tahun, apa kau menyembunyikan rahasia dari kakakmu ini"


ucap Han liang.


"hahahahahahahaha tidak ada yg aku sembunyikan kakak, apa kau tau kakak, sebelumya dantianku hancur dan aku tidak bisa berkultivasi selama bertahun-tahun, hingga aku memutuskan berlatih di hutan kematian dan di saat nyawaku hampir hilang karna di kejar oleh singa api dan terjatuh di jurang terlarang aku di selamatkan oleh guruku hingga dantianku di sembuhkan dan akhirnya aku bisa berkultivasi hingga aku berlatih di dalam dunia kecil milik guruku, di dunia kecil itu aku berlatih selama 3 tahun tanpa mengenal rasa sakit dan lelah, setelah aku berhasil meningkatkan kultivasiku hingga ranah tertentu dan pondasiku kuat akhirnya aku kembali pulang ke klan, dan guruku kembali melakukan petualangnnya lagi, sebelum ia pergi ia sempat berpesan kepadaku jika aku ingin menemuinya aku harus menjadi sangat kuat, demi mewujudkan itu aku bertekat menjadi tambah kuat"


ucap long Shan menceritakan sedikit tentang nya.


Han dong dan Han liang yg mendengar cerita long Shan, menjadi kagum atas kegigihannya dan tekatnya dalam berjuang.


"hah maafkan paman ya karna pada saat kau mengalami hal buruk paman tidak bisa membantumu, ibumu juga bilang ke paman soal ke adaanmu dan paman sudah berusaha mencari obat yg dapat memulihkan dantian tapi apa daya di alam rendah ini tidak ada yg mampu memulihkan dantian yg telah hancur"


ucap Han dong dengan nada tak berdaya.


"sudahlah paman aku juga tau ke adaan di alam rendah ini, sangat mustahil ada obat seperti itu di alam rendah ini, jika pun ada itu pasti peninggalan ahli yg sangat kuat di masa lalu"


ucap long Shan.


"hah maafkan aku juga adik, aku tidak bisa menjengukmu di saat kau terpuruk, kau tau sendiri aku sebagai putra mahkota harus belajar berbagai hal"


ucap Han liang.


"aku tau kakak liang, memang tangung jawab besar menanti untuk putra mahkota sepertimu"


ucap long Shan.


"hah baiklah, ayo kita kembali ke rumah, aku masih banyak pekerjaan yg harus di selesaikan"


ucap Han dong.


"hei adik apa kau tak ingin jalan-jalan di ibu kota..?"


ucap Han liang.

__ADS_1


"hah kakak sebenarnya aku malas, pasti ada orang yg selalu membuat masalah hanya karna pakaian sederhana yg aku pakai ini"


ucap long Shan mengeluh.


__ADS_2