
long Shan terus memandangi ke diaman itu, dia sudah tidak berbicara lagi dengan system'.
"rupa nya orang tua itu tidak bergerak ya, ku rasa dia sangat yakin dengan rencana nya"
ucap long Shan sambil menyeringai.
long Shan menghilang dari tempat nya setelah dia tidak merasakan Aray di sekitar nya dan hanya penjagaan nya saja yg sangat ketat dengan puluhan penjaga ranah raja bela diri.
Ling Tian muncul dari ruang hampa, di depan nya ada pintu tertutup.rapat, di balik pintu itu ada ruangan cukup luas dengan 7 tetua di dalam nya.
"mereka sangat serius merencanakan hal menarik rupa nya"
batin long Shan dengan seringai kejam nya.
long Shan membuka pintu di depan nya dengan santai, dia perlahan melangkah masuk, tindakan long Shan menarik perhatian 7 tetua.
"Yo...para pria tua dengan energi iblis di tubuh nya, apa kalian sedang bahagia sekarang...?"
ucap long Shan santai.
kalimat long Shan terkesan mengejek dan meremehkan.
tujuh tetua itu merasa jika mereka di ejek oleh anak muda yg entah siapa tiba-tiba masuk tanpa ijin.
"siapa kau nak...?"
ucap seorang pria tua dengan tenang.
"apa kau perlu tau siapa aku pak tua...?"
ucap long shan dengan seringai tipis nya.
pria tua itu mengerutkan kening nya.
"bagai mana kau bisa masuk, para penjaga itu tidak akan membiarkan orang luar masuk kecuali kau salah satu kelompok atau urusan salah satu tetua kami"
ucap salah satu pria tua dengan tenang.
"mereka cukup waspada, dan tidak terprovokasi dengan mudah"
batin Long Shan.
__ADS_1
"Hem...ranah half saint *6 dan *7 ya, kalian cukup hebat, lebih hebat dari pada sekte gagak hitam"
ucap long Shan santai.
ucapan long Shan membuat 7 tetua itu terkejut, pemuda di depan mereka bisa melihat ranah mereka, mereka langsung waspada.
"siapa kau nak, kau bukan anggota kami..?"
ucap salah satu pria paruh baya.
sedangkan pria tua yg pertama kali bertanya tadi terus mengamati long Shan, dia seperti tau tentang long Shan, setelah satu menit, pria tua itu langsung terkejut.
"ka..kau..kau adalah teman bian Pio itu..."
ucap pria tua itu dengan terbata-bata.
"oh kau sudah mengenalku ya, dari aura dan kultivasi mu half saint *7, seperti nya kau adalah tetua agung sekte lembah iblis ya"
ucap long Shan dengan santai.
semua tetua langsung terdiam, mereka merasa jika pendengaran mereka ada yg salah.
"apa dia baru saja menyebutkan ranah tetua agung...?"
"sepertinya kita salah dengar, tidak mungkin kan jika dia bisa melihat ranah tetua agung"
ucap tetua lain.
"kau memang hebat nak, dari kekuatan mana kau berasal, apa kau juga dari sekte gunung emas...?"
ucap tetua agung dengan tenang tapi tidak dengan hati nya.
pemuda di depan nya bisa melihat ranah nya, itu berarti ada mata-mata di sekitar nya, dan kemungkinan terburuk nya, pemuda di depan nya memiliki ranah setara atau lebih tinggi dari nya.
long Shan yg mendengar itu hanya tersenyum saja dan tidak menjawab pertanyaan tetua agung.
"sayang sekali, ranah mu ini kau capai dengan banyak mengorbankan orang yg tidak bersalah"
ucap long Shan sambil menggelengkan kepala nya.
"hahahahahahahaha di dunia ini orang yg kuat lah yg berkuasa mengambil keputusan untuk orang yg lemah, salahkan diri mereka sendiri karena lemah dan menjadi makanan bagai yg kuat, ini adalah hukum dunia ini nak"
__ADS_1
ucap tetua agung dengan tertawa keras, dia tidak akan melepaskan bocah di depan nya, bagai manapun bocah di depan nya mampu mengetahui rahasia sekte nya dalam berkuktivasi, jika berita ini tersebar, bukan nya seluruh kekuatan yg ada akan mencoba memusnahkan sekte nya karena bersekutu dengan ras iblis.
"yah jika saja sekte gagak hitam aku biarkan sampai sekarang, mereka pasti akan melahirkan orang-orang seperti mu, tapi sayang saat mereka mulai bertindak aku sudah mencium bau nya, dan lagi mereka berani membuat kekacauan di kekaisaran ini, jadi aku musnahkan saja, oh satu lagi, panglima iblis yg mereka jadikan junjungan juga sudah aku musnahkan, jadi panglima iblis mana yg ada di sektemu pak tua...?"
ucap long Shan dengan tenang dan santai.
ucapan long shan langsung mengubah pandangan tetua agung dan 6 tetua sekte lembah iblis, pikiran mereka langsung menjelajah tentang kehancuran sekte gagak hitam oleh ahli dari klan long.
"ka..kau..kau anggota klan long, hanya ahli dari klan Long yg memusnahkan sekte gagak hitam, tapi bagai mana mungkin kau adalah ahli itu"
ucap tetua agung dengan terbata-bata.
"sialan jika benar dia adalah anggota klan long, maka harapan hidup jika aku bertahan di sini akan sangat tipis, aku harus melarikan diri dan melaporkan hal ini kepada Patriak, semoga saja dia sudah keluar dari masa pemulihan nya"
batin salah satu tetua.
"tetua, ku rasa, aku harus mendapatkan celah untuk mengirim pesan ke sekte tentang hal ini, tindakan kita sudah di endus oleh anggota klan long, jika klan monster itu menyerang kita maka kita akan sangat di rugikan, di sekte kita tidak ada ranah dewa jika kita bisa mengirim pesan lebih awal, maka sebagian besar anggota kita bisa menyiapkan rencana agar bisa bertahan"
bisik tetua itu ke telinga tetua agung, padahal itu hanya alasan nya saja agar bisa melarikan diri dan semua orang di sini bisa menahan pemuda di depan nya.
tetua agung yg mendengar itu juga berfikir sama dan membenarkan nya, tapi jika dia membiarkan tetua di samping nya yg mengirim pesan maka dia akan menghadapi pemuda ini yg tidak di ketahui batas kekuatan nya, itu sangat merugikan untuk nya.
"baik, pergi lah aku akan membuat celah untuk mu"
ucap tetua agung, dia berfikir jika pemuda di depan nya tidak akan membiarkan tetua itu pergi begitu saja dan akan mengejar nya, saat itu dia bisa mengambil kesempatan untuk melarikan diri.
long Shan tentu bisa mendengar hal yg di bicarakan oleh para tetua di depan nya.
"kalian tidak akan bisa melarikan diri, ataupun meminta bantuan dari luar, sejak aku menginjakan kaki ku di ruangan ini, kalian sudah di takdirkan untuk mati, lihat lah sekeliling kalian"
ucap long Shan dengan seringai kejam nya.
ucapan long Shan membuat semua tetua reflek melihat sekeliling nya, dan benar saja, sekeliling nya sudah di tutup oleh Aray transparan.
"sialan sejak kapan dia membuat Aray di ruangan ini, aku yakin jika dia belum bergerak sama sekali sejak masuk ke ruangan ini'
umpat salah satu tetua dalam hati.
"bajingan, jika itu mau mu aku tidak perduli lagi kau berasal dari klan atau kekuatan mana, hari ini salah satu di antara kita harus mati hari ini..!"
ucap tetua agung, dia tidak memiliki pilihan lain selain melawan pemuda di depan nya.
__ADS_1
"hahahahahahahaha pak tua, kau sangat percaya diri sekali, panglima iblis yg ada di sekte gagak hitam waktu itu berhasil menembus ranah dewa, tapi dia tetap saja bukan lawan ku, dan sekarang kau yg hanya di ranah half saint ingin melawan ku, asal kau tau ranahmu saat ini hanya lah seperti semut di alam tengah hahahahaha"
ucap long Shan dengan tertawa sombong mencoba memprovokasi para tetua di depan nya dan juga mengintimidasi mereka.