
waktu terus berlalu, di dunia jiwa long Shan malam sudah berganti pagi, long Shan mulai bagun dari tidurnya.
"haaahhh enak juga tidur semalaman, yah walaupun di dunia luar masih malam hari, sekarang aku akan melihat aktivitas pagi anak-anak, setelah itu aku akan menanam tunas pohon pengetahuan dan membuat tempat untuk telur kura-kura hitam"
ucap long Shan.
"selamat pagi adik-adik kakak, apa kalian sudah sarapan..?"ucap long Shan yg baru saja sampai di dapur istananya.
"pagi kakak"
ucap mereka serempak.
"kami belum sarapan kak, Yume dan yuling sedang memasak untuk kami"
ucap Bai Han.
"oh kalau begitu kakak akan ikut menunggu saja, kakak ingin mencoba masakan adik perempuan kakak itu"
ucap long Shan sambil tersenyum.
sambil menunggu sarapan mereka mengobrol, banyak sekali pertanyaan yg di tanyakan oleh anak-anak itu kepada long Shan, mulai dari latihan hingga kondisi di luar.
setelah masakan siap, mereka mulai makan dengan tenang, karna ke lezatan masakan Yume dan yuling sampai-sampai mereka tidak banyak bicara dan fokus memasukan makanan ke mulut mereka masing-masing.
setelah beberapa saat akhirnya mereka selesai makan.
"baik lah kalian lanjut berlatih Kaka mau menanam pohon dan menaruh telur di dekat sungai"
ucap long Shan.
"kakak akan menanam pohon apa, bukannya kakak sudah memiliki kebun yg sangat luas, dan lagi telur apa yg akan kakak terus di dekat sungai, bukannya telur butuh suhu hangat untuk menetas"
ucap Bai Han heran.
"hahahahahahaha yg kakak tanam bukan tanaman biasa dan untuk telur itu adalah telur binatang suci, jadi selama kakak tidak ada kalian harus menjaganya"
ucap long Shan sambil tersenyum misterius kepada adiknya.
"baiklah kakak, aku yakin apa yg kakak bawa akan selalu luar biasa"
ucap Bai Han dan di angguki oleh adik-adiknya.
waktu terus berlanjut setelah long Shan menanam dan membuat tempat untuk telur kura-kura hitam itu di dekat sungai, long Shan ingin langsung keluar dari dunia jiwanya dan melanjutkan tidur di dunia luar.
"baiklah sekarang kakak ingin keluar dulu, oh ya satu lagi jangan minum air di sungai ini sebelum kalian berkultivasi, karna air di sungai ini bukan air biasa, jika kalian meminum air di sungai ini pada saat kalian belum bisa berkultivasi maka tubuh kalian akan meledak, apa kalian mengerti"
ucap long Shan.
"baik kakak, kami akan mengingat pesan kakak"
ucap mereka serempak.
"baiklah kakak keluar dulu"
__ADS_1
ucap long Shan sambil tersenyum lalu menghilang keluar dari dunia jiwa.
long Shan yg keluar dari dunia jiwanya long Shan muncul di kamar penginapan, lalu ia langsung melanjutkan tidur karna besok ia akan melanjutkan perjalanan ke ibu kota.
waktu terus berlalu, pagipun tiba long Shan yg bangun dari tidurnya mulai membersihkan diri setelah itu ia langsung mengenakan pakaian dan langsung keluar dari penginapan.
"hah sudah waktunya, aku masih harus melewati 2 kota dan beberapa desa sebelum sampai di ibu kota"
ucap long Shan sambil berjalan keluar kota.
setelah sampai di luar kota long Shan memutuskan untuk terbang, di sepanjang jalan long Shan melihat sekitarnya, setelah terbang santai beberapa jam ia melihat sebuah desa yg mengeluarkan asab hitam, karna penasaran ia pun turun dan mendekati desa.
setelah sampai di gerbang desa ia melihat banyak rumah yg terbakar, di samping desa itu banyak perkebunan yg di bakar, ia pun menyebarkan kesadaran ilahinya untuk mengecek apakah masih ada orang apa tidak.
"siapa yg melakukan ini, tapi tidak terlihat mayat manusia, Hem di bawah tanah desa ini ada tempat rahasia dan banyak aura kehidupan di dalamnya, apa para penduduk desa ini bersembunyi di sana, lebih baik aku priksa saja"
ucap long Shan sambil berjalan menuju ke lokasi ruang bawah tanah itu, setelah sampai pada titik lokasi dimana ruang bawah tanah long Shan langsung mencari Pitu masuk ke ruangan itu.
"Hem sepertinya pintu masuknya ada di gubuk itu"
ucap long Shan sambil berjalan ke gubuk, setelah sampai ia langsung memasukinya.
"oh di sini ada Aray tingkat 5 ya, aku rasa ini sudah di persiapkan oleh penduduk desa ini untuk situasi darurat, baiklah aku masuk saja siapa tau aku mendapatkan informasi tentang yg terjadi di desa ini"
ucap long Shan langsung berteleportasi ke dalam ruang bawah tanah itu, semua orang yg melihat long Shan yg tiba-tiba muncul di dalam ruangan mereka menjadi waspada.
"siapa kau, kenapa bisa masuk ke sini"
ucap salah satu peria sambil menodongkan pedangnya ke arah long Shan.
ucap long Shan ramah dan santai seperti tidak ada ancaman.
"apa kah benar begitu anak muda..?"
ucap kakek tua yg keluar dari kerumunan.
"benar kakek, jadi sebenarnya apa yg terjadi, kenapa ladang dan desa kalian bisa terbakar sedangkan jika ada penyerangan seharusnya ada bekasnya, apa kakek bisa menjelaskannya"
ucap long Shan ramah.
orang tua itu yg mendengar ucapan long Shan langsung menengok ke arah kerumunan orang di belakangnya, banyak anak kecil dan orang tua di kerumunan itu.
"jadi begini anak muda, pagi tadi desa kami di datangi oleh anggota kelompok jubah hitam dengan jumlah anggota kurang lebih 60 orang, tapi sebelum mereka sampai di desa ini, ada salah satu pemburu yg melihat kelompok itu dan langsung kembali ke desa untuk memberikan informasi ke warga desa, setelah kami mendapat informasi itu kami langsung mengevakuasi anak-anak dan warga desa lainnya ke dalam ruangan bawah tanah ini, sebelum itu di desa sebelah juga di serang oleh kelompok jubah hitam ini, banyak warga desa yg di bawa entah kemana, desa mereka di hancurkan ladang di bakar sampai tak tersisa, walaupun tidak ada yg di bunuh di desa itu tapi aku tidak tau apa yg di lakukan kepada mereka setelah sampai di markas kelompok itu"
jelas orang tua itu.
long Shan yg mendengar cerita dari orang tua itu langsung heran.
"jika mereka berniat merampok kenapa tidak membunuh sama sekali dan malah menculik semua penduduk desa, inti tidak sesederhana itu pasti ada yg mereka rencanakan, aku kan menemukan kelompok itu dan mencari tau tujuannya"
ucap long Shan dalam hati.
"oh begi, apa kakek tau ke arah mana kelompok itu pergi atau sebelum datang ke desa ini..?"
__ADS_1
ucap long Shan.
"infomasi dari para pemburu kami yg melihat kelompok itu saat berburu, kelompok itu muncul dari bagian barat hutan ini anak muda"
ucap orang tua itu.
"hah baiklah kakek aku akan menyelidikinya, untuk sekarang kakek dan warga desa bersembunyi di ruangan ini dulu dan ini di dalam cicin ini ada makanan dan minuman cukup untuk beberapa hari ke depan, selama makanan di dalam cicin itu belum habis kalian jangan keluar dulu dari ruangan ini setelah makanan itu habis kalian bisa keluar dari ruangan ini dan beraktivitas seperti biasa aku akan memperbaiki ladang kalian dan kalian bisa tenang mungkin beberapa hari lagi akan ada lihat berwenang yg akan membantu keamanan di desa ini"
ucap long Shan ramah.
"terimakasi anak muda karna mau membantu desa kami"
ucap orang tua itu.
"sudah seharusnya kita saling membantu kakek, kalau begitu aku pergi dulu"
ucap long sahn tersenyum lalu menghilang.
semua orang yg melihat long Shan menghilang menjadi terkejut.
"apakah Aray nya hancur kepala desa..?"
ucap salah satu penduduk desa.
"tidak araynya masih baik-baik saja, yg menolong kita untuk adalah seorang ahli tingkat tinggi, sungguh dewa masih membantu kita"
ucap orang tua itu yg ternyata adalah kepala desa di desa ini.
"syukurlah dewa masih membantu kita, kepala desa apa isi cicin yg di berikan pemuda tadi, jika benar ada makanan lebih baik kita membiarkan anak-anak makan terlebih dahulu karna mereka sudah kelaparan"
ucap salah satu penduduk desa.
"baiklah biar aku lihat dulu"
setelah melihat isi cicin pemberian long Shan, orang tua itu langsung membulatkan matanya, di dalam cicin itu terdapat gundukan makanan seperti roti dan lain sebagainya dan beberapa tong air cukup untuk beberapa hari kedepan dan masih ada segunduk kecil koin emas.
"dewa memberkati, kita tidak perlu kawatir makanan yg tuan muda itu berikan cukup untuk kita semua makan beberapa hari kedepan dan masih ada segunung kecil koin emas"
ucap orang tua itu dengan tubuh bergetar penuh syukur.
sedangkan long Shan sendiri sudah keluar dan berteleportasi ke lokasi ladang yg terbakar tadi.
"Hem aku kan memperbaiki ladang ini supaya tidak gagal panen"
ucap long Shan.
menggunakan elmen airnya long Shan memadamkan api yg masih membakar ladang setelah selesai long Shan mulai menggunakan jurus dari buku kehidupannya.
"jurus kehidupan, pemulihan alam"
ucap long Shan pelan.
tiba-tiba muncul energi hijau yg sangat mengerikan keluar dari tubuh long Shan dan tumbuhan di sekitarnya yg semula terbakar mulai tumbuh lagi, setelah beberapa saat Padang itu pulih kembali.
__ADS_1
"dengan begini penduduk desa ini masih bisa panen, soal rumah biar mereka perbaiki sendiri"
ucap long Shan sebelum pergi terbang mencari anggota jubah hitam itu ke arah barat.