
7 orang itu langsung hancur menjadi serpihan daging, jika ada orang yg melihat ini, pasti mereka akan ketakutan, bagai manapun ini terlalu kejam.
"aku hanya menggunakan 1% kekuatan ku, tapi hasil nya menjadi separah ini, apa ini ke senjangan ranah fana dengan ranah kaisar dewa"
batin long Shan.
Ding....
(tuan membunuh satu ahli ranah half saint *7 mendapat 2000 PS)
(selamat tuan telah membunuh 6 ahli ranah half saint *6 mendapat 9000 PS)
notifikasi system' terdengar di fikiran Long Shan dan membuat dia sadar dari lamunan nya.
"sedikit sekali"
batin long Shan.
Ding....
(itu sudah untung tuan, jika ranah tuan tidak di tekan oleh hukum alam ini, tuan tidak akan mendapatkan poin system' sepeser pun, jadi bersyukur lah)
dering system kembali terdengar.
long Shan yg mendengar itu bibir nya langsung berkedut, dia di permainkan oleh system' nya sendiri.
"sialan, sudah lah, lebih baik aku keluar dulu dari sini"
batin long Shan, dia menghilangkan Aray pelindung yg dia buat, setelah itu long Shan melangkah keluar dengan santai lalu menghilang dari tempat nya, long Shan mengunakan langkah bayangan nya.
di luar kediaman tetua klan bian, saat ini dia sudah kembali ke tempat nya semula sebelum masuk ke kediaman tetua ke dua.
"tuan muda, apa kita akan
menghajar sendiri bian Pio...?"
suara seseorang yg baru saja masuk ke kediaman membuat long Shan mengalihkan pandangan nya ke arah 3 pemuda itu.
"jangan terburu-buru, kita jelas 100% menang dalam pertempuran ini, setelah aku menjadi tuan muda utama klan bian, kalian akan mendapat sumber daya yg lebih baik dari sebelum nya hahahahaha "
ucap seorang pemuda itu dengan tawa arogan nya.
"apa dia adalah putra tetua ke dua klan bian, dia cukup jenius karena berhasil menembus ranah raja di usia nya, tapi sayang sekali dia juga menggunakan tehnik iblis untuk meningkatan ranah kultivasi nya"
__ADS_1
batin long Shan.
ke tiga pemuda itu langsung masuk ke kediaman nya, dia tidak memiliki tempat pribadi nya di klan, hanya tuan muda utama yg berhak memiliki wilayah nya sendiri, hal ini memicu rasa iri di hati nya.
"hehehehehe Klian tidak boleh masuk dengan mudah, aku akan memberikan pelajaran yg dia sukak hehehe"
batin long Shan dengan tawa kejam nya.
long shan melambaikan tangan nya, dia membuat jarum dari elemen angin, jarum itu sangat kecil dan berjumlah ribuan.
dengan seringai kejam, long Shan mengirim jarum-jarum angin itu ke arah 3 pemuda itu.
hembusan angin langsung dapat di rasakan ke tiga pemuda itu.
"aku merasakan angin ini bukan angin biasa"
ucap salah satu pemuda.
"bukan nya tidak sangat tenang"
ucap pemuda satu nya.
"sial ini bukan angin, melainkan serangan musik".
aaarrggghh...
aarrrkkkhhb...
jarum-jarum angin itu langsung menembus tubuh ke tiga pemuda itu.
aaarrrhhhkkk...
mendengar teriakan, para penjaga yg berjaga langsung pergi menuju ke tiga pemuda itu.
"tuan muda, apa yg terjadi"
ucap salah satu penjaga yg baru saja sampai, dia bisa melihat tubuh putra tetua ke dua sudah berlumuran darah sambil berbaring tidak berdaya, leher nya juga banyak darah yg menetes keluar, bagai manapun jarum yg di padatkan long Shan sangat lah kecil.
"hahahahahah rasakan itu, kalian tidak akan mati, yg jelas kalian akan menjadi sampah dengan saluran meridian yg terputus dan juga pita suara yg hancur"
batin long Shan dengan tertawa senang.
para penjaga sudah berdatangan, sebagian juga membawa tabib klan untuk memeriksa tiga pemuda itu.
__ADS_1
"baik saat nya pergi"
ucap long Shan lalu menghilang menggunakan elemen ruang nya.
dia kembali ke kediaman bian Pio, kebetulan saat ini bian Pio dan para saudara nya sedang berkumpul.
long Shan muncul di samping mereka tanpa mereka sadari.
"jika saudara shan pergi, kita akan bergerak sendiri sesuai rencana, jadi kalian harus memanfaat kan satu kertas aray di tangan kalian dengan baik, usahakan itu berhasil, dengan begitu nanti kertas Aray yg tersisa bisa kita gunakan jika dalam ke adaan terdesak"
ucap bian Pio.
"kami mengerti saudara, serahkan saja pada kami, kalian cukup membuat semua ora g berkumpul di satu titik"
ucap salah satu murid sekte gunung emas dengan percaya diri.
"saudara Pio, dan saudara lain nya, aku sudah membunuh tetua agung sekte lembah iblis dan 6 tetua nya, sekarang Siska ahli ranah half saint di kelopak mereka tinggal beberapa saja, mungkin tidak lebih dari 20 orang, sisa nya para tetua klan to belum masuk ke klan bian, usahakan bertarung di dalam kota, karena jika keadaan nya genting maka pengacau akan di keluarkan oleh Aray kota ini"
ucap long Shan.
kemunculan long Shan yg secara tiba-tiba, membuat para pemuda itu terkejut.
"saudara Shan, sejak kapan kau berada di situ, aku sama sekali tidak merasakan kehadiran mu"
ucap salah satu murid sekte gunung emas sambil mengelus dada nya
"hahahahhaha aku baru saja tiba saudara, kalian terlalu fokus tentang obrolan kalian jadi kalian tidak menyadari ke hadiran ku"
ucap long Shan.
"saudara Shan, ahli di pihak mereka cukup ramai, seberapa besar kemungkinan kita menang tanpa korban jiwa...?"
ucap salah satu pemuda.
"kalian tenang saja, mereka memiliki ahli ranah half saint tapi masih di tingkat awal, jadi seharusnya bukan lawan yg pas jika melawan para tetua"
ucap long Shan dengan santai.
"oh satu lagi, aku tadi membuat putra tetua ke dua dan 2 teman nya menjadi cacat, karena aku sudah memutus saluran Meridian nya dan tidak bisa di sembuhkan"
ucap long Shan.
semua orang tertegun, terutama para pemuda klan bian.
__ADS_1
"putra paman ke dua adalah bian Ray, dia sangat sombong dan selalu menindas orang lemah, dia pantas mendapatkan nya"
ucap salah satu gadis itu.