System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 125.turnamen babak pertama.


__ADS_3

di bangku penonton, Lin Tian hanya memejamkan matanya saja.


"heh ke dua orang tua itu sudah melirik Miao bersaudara rupanya, sepertinya aku tidak perlu bertindak dan mengunjungi sekte gunung emas"


batin Long Shan.


waktu terus berlalu, tak terasa acara akan di mulai, seorang pria tua yg di tunjuk sebagi pembawa acara sekaligus sebagai juri sudah naik ke atas arena, dia mulai menjelaskan peraturan turnamen.


"baik karna aku sudah menjelaskan semuanya, maka babak pertama eliminasi akan di mulai, silahkan naik ke atas pangung"


ucap orang tua itu.


setelah semua peserta masuk, mereka langsung berbaris rapi, Rena itu cukup luas untuk menampung 200 murid.


"baik babak pertama akan di mulai, kami hanya akan menyisihkan 60 peserta dari 125 peserta jadi kalian harus berjuang untuk lolos ke babak ke dua "


ucap pria tua itu.


setalah orang tua itu berbicara, Aray yg sangat luas menutup arena.


dari Aray itu muncul tekanan ranah jendral awal, para peserta harus bisa bertahan sampai dari seluruh peserta tinggal 60 peserta saja.


di dalam arena Miao bersaudara masih tampak santai dan tidak terlalu terbebani.


"heh ke dua anak itu, tak sia-sia aku melatih mereka"


ucap long Shan sambil tersenyum.


"heh tekanan seperti ini belum bisa membuatku tertekan"


ucap Miao Jun.


ia sudah berlatih sangat keras, mereka di paksa untuk melampaui batasan mereka saat bertarung dengan binatang buas atau monster yg memiliki kekuatan di atas mereka, jadi secara tidak sadar fisiknya menjadi cukup kuat untuk bisa melawan ranah yg berada beberapa tingkat di atasnya.


"tekanan ini sama dengan tekanan yg di keluarkan oleh binatang buas yg kita lawan terakhir kali"


ucap Miao Li.


sedangkan peserta lain sudah mulai berkeringat karna menahan tekanan dari ranah jendral awal.

__ADS_1


"sialan siapa 2 anak jelata ini, mereka bahkan tidak berkeringat, apa mereka lebih kuat dariku"


batin pemuda itu sambil mengeratkan giginya.


"heh sepertinya Miao Li dan Miao Jun akan mendapatkan teman bermain seorang sampah bangsawan, hehehehehehe mari kita lihat"


batin long Shan.


1 jam terlewati begitu saja sudah banyak yg gugur terutama yg masih berada di ranah murid bela diri tahap awal sampai menengah, mereka yg tidak memiliki fisik yg baik maka akan langsung tumbang, walaupun tekanan yg mereka dapatkan hanya setara prajurit tingkat puncak, tapi melawan tekanan 2 ranah besar bukan lah hal.yg mudah untuk mereka.


long Shan terus memperhatikan kondisi di dalam arena, dapat di lihat Aray di sisi arena berbeda, itu adalah batas antara peserta ranah senior dan ranah murid.


"ujian pertama adalah bertahan dari tekanan aura 2 ranah besar di atas mereka, sepertinya sekte gunung emas ini tidak hanya ingin mencari dari tingkat kultivasi tapi juga dari segi mental, tekat, dan kekuatan fisik yg baik, dengan begitu mereka bisa mendapatkan murid yg benar-benar pekerja keras dalam berlatih"


batin long Shan sambil tersenyum tipis.


setelah setengah jam terlewati akhirnya jumlah peserta yg bertahan adalah 60 peserta, dan ujian babak pertama pun di akhiri, para peserta juga di suruh memulihkan diri di dalam Aray yg sudah berubah menjadi aray pengumpul energi tingkat rendah.


setelah para peserta memulihkan energi mereka selama 1 jam di dalam Aray pengumpul qi, akhirnya mereka sudah pulih walaupun belum seratus persen karna ke adaan tiap peserta berbeda, tapi itu sudah menjadi kelemahan individu masing-masing.


"baik babak ke dua adalah pertarungan bebas, kalian akan di bagi menjadi 3 kelompok di arena yg berbeda, di tiap arena berisi 20 orang, dari 20 orang ini, yg lolos hanya 10 orang, jadi kalian harus saling menjatuhkan peserta lain agar kalian mendapat tempat di antara 10 orang yg lolos"


semua orang mulai paham dengan ujian tahap ke dua ini.


"baik karna kalian sudah mengerti, maka silahkan maju dan ambil nomor kalian di kota itu, nomor di dalam kotak hanya ada 1,2 dan nomor tiga, nomor yg kalian dapatkan itulah yg menjadi nomor arena kalian, ayo silahkan kalian maju dan ambil"


ucap pria tua itu.


semua peserta langsung mengambil nomor itu dengan tertip.


"lihat lah banyak anak dari rakyat biasa yg lolos tahun ini, berbeda dengan tahun kemarin, bagai manapun para anak bangsawan berkultivasi lebih awal dan memakan sumber daya yg tidak sedikit, dan lagi kebanyakan bangsawan mengandalkan sumber daya dari pada pelatihan yg sangat keras, berbeda dengan para rakyat biasa yg harus berlatih keras untuk mencapai semua ini.


aku sungguh salut dengan mereka"


ucap salah satu penonton yg juga seorang kultivator.


bisik-bisik penonton terus terdengar.


long Shan yg mendengar itu hanya tersenyum saja.

__ADS_1


"hei nak kenapa kau tidak ikut turnamen dan hanya menonton saja, di usiamu ini sangat pas untuk ikut dalam turnamen ini, jika berhasil kau bisa masuk ke sekte gunung emas"


ucap seorang pria paruh baya kepada long Shan.


long Shan yg mendengar ucapan dari pria paruh baya yg ada di sampingnya itu langsung tersenyum.


"paman, aku memiliki jalanku sendiri dan tidak akan terikat dengan sekte manapun, aku ke sini hanya mengantarkan ke 2 teman ku untuk mengikuti turnamen ini"


ucap.long Shan sambil tersenyum ramah.


"ah..aku sudah semakin tua, anak muda sekarang sudah berani mengambil keputusan besar seperti dirimu, apa temanmu itu bangsawan nak..?"


ucap pria paruh baya itu.


"tidak paman, temanku hanyalah rakyat kecil biasa yg sudah tidak memiliki keluarga, tapi bakat mereka sangat bagus, dua orang itu adalah temanku"


ucap long Shan sambil menunjuk ke arah Miao bersaudara.


"benar temanmu hanyalah rakyat biasa, mereka pasti sudah berlatih berkali-kali lipat lebih keras dari pada anak bangsawan yg memiliki sumber daya banyak, sampai di babak ke dua ini sudah mencerminkan mereka sebagai jenius, jika di berikan sumber daya yg sama mungkin mereka sudah melampaui anak bangsawan yg sekarang ikut turnamen itu"


ucap pria paruh baya itu sambil tersenyum.


"tapi sepertinya ke dua temanmu itu menyembunyikan ranahnya nak, mereka pasti mendapatkan jurus dari orang hebat, karna jurus seperti ini hanya di miliki bangsawan atau orang yg memiliki banyak uang dengan latar belakang kuat atau orang yg beruntung saja nak, untuk rakyat biasa seperti mereka ini sungguh luar biasa"


ucap pria paruh baya itu sambil tersenyum.


"hahahhahaha paman memang jeli, aku yg mengajari mereka tentang jurus menyembunyikan ranah ini paman, bagai manapun kami hanya rakyat biasa, dengan menyembunyikan ranah kultivasi kami juga bisa merendah sekaligus mengecoh para musuh dengan begitu keselamatan mereka akan lebih terjamin"


ucap long Shan sambil tertawa renyah.


"sepertinya kau mendapat keberuntungan nak"


ucap pria paruh baya itu.


"aku sedikit mendapat keberuntungan paman, aku sudah mulai berkelana tahun lalu dan sedikit mendapat keberuntungan salah satunya cara menyembunyikan ranah ini dari salah satu kenalanku di perjalanan"


ucap long Shan sambil tersenyum.


"baik semua peserta sudah mendapatkan nomor, sekarang silahkan naik ke arean sesuai nomor yg kalian dapatkan, babak ke dua akan segera di mulai"

__ADS_1


ucap pria tua itu yg sebagai wasit.


__ADS_2