
akhirnya babak ke tiga kompetisi pemilihan murid di mulai.
Miao bersaudara juga mendominasi, pemuda yg memiliki ranah di atas mereka dengan muda mereka kalahkan dengan menggunakan trik cerdas mereka.
long Shan juga hanya tersenyum melihat itu.
banyak penonton yg kagum akan kemampuan Miao bersaudara.
mereka berdua yg membuat para pemuda rakyat jelata bangkit dan berhasil menekan pemuda klan bangsawan.
Miao Jun dan Miao Li menjadi kuda hitam di kompetisi kali ini.
"lihat lah tetua si, ke dua anak itu sangat luar biasa"
ucap tetua Zhu.
"aku sudah menduga nya tetua Zhu, bagai manapun kemampuan ke dua anak itu berada di atas rata-rata, itu semua pasti karna bimbingan tuan muda klan long itu"
ucap tetua si.
"kau benar tetua si, anak yg masih sangat muda itu seperti sudah berpengalaman dalam membimbing orang lain padahal umurnya masih sangat muda, dan bisa di katakan masih anak-anak, hal apa yg membuat dia memiliki kemampuan dan sifat yg lebih dewasa dari pada umur nya itu"
ucap tetua Zhu.
di sisi Miao Jun, saat ini ia sedang menghadapi seorang pemuda berusia 15 tahun, ia juga menggunakan pedang.
"salam, namaku Tia Tiong, aku melihat jurus pedangmu sungguh unik, ayo kita berduel jurus pedang"
ucap pemuda itu sambil menangkupkan tangan nya menghormati.
"salam, aku Miao Jun, dengan senang hati"
ucap Miao Jun.
Long Shan yg melihat itu hanya tersenyum, ia melihat lawan Miao Jun itu dan memberi penilaian baik, tentu jarang pemuda yg memiliki sifat sepertinya, dan di lihat dari sifat dan ucapan nya, pemuda itu sangatlah menyukai pedang.
"suatu saat dia mungkin bisa mencapai pemahaman berpedang yg cukup tinggi selama ia tidak mendapatkan kesialan dalam hidup nya, bagai manapun dunia ini kejam"
batin long Shan sambil tersenyum tipis.
__ADS_1
di arena, Miao Jun dan lawan nya sudah saling mengeluarkan pedang nya.
sebenarnya Miao Jun menggunakan tehnik pedang yg ada di dalam kitab kultivasinya, selain tehnik kultivasi, kitab itu juga berisi jurus-jurus kusus dan pemahaman elemen, bagai manapun kitab kultivasi itu berada pada tingkatan dewa jadi tidak bisa di bandingkan dengan tehnik yg ada di alam rendah.
selain itu Miao Jun juga memadukan jurus nya dengan insting nya, karna bagai manapun ia berlatih dengan melawan hewan buas di bawah bimbingan long Shan, jadi tentu saja instingnya juga terasah.
di arena, Miao Jun dan Tia Tiong sudah bertukar jurus pedang, gerakan mereka cukup cepat dan gesit, saling tangkis dan menyerang dapat di lihat para penonton.
Tia Tiong mencoba mencari celah dari jurus Miao Jun, ia sangat kesulitan karna jurus Miao Jun tidak memiliki celah, bahkan dengan serangan cepat ya ia gunakan masih dengan mudah di tangkis oleh Miao Jun.
trangg..
Ting .
tang..
wuss..
gerakan mereka berdua semakin cepat, tehnik yg mereka keluarkan juga sangat kuat dan juga cepat.
"wah mereka berdua sangat hebat, gerakan pedang mereka sangat indah dan juga kuat walaupun ranah mereka masih berada di ranah senior beladiri tapi jurus mereka sudah cukup tinggi"
ucap salah satu penonton yg juga seorang kultivator.
"saudara Miao Jun, tehnikmu sungguh hebat, aku mengakui nya"
ucap Tia Tiong.
"tehnikmu juga hebat saudara tia Tiong, dari setiap peserta yg menjadi lawanku hanya kau lah yg mampu mengimbangi tehnik Ku ini"
balas Miao Jun.
"baik mari kita akhiri pertandingan ini dengan satu jurus saudara, siapapun yg kalah berarti dia memerlukan latihan yg lebih keras lagi"
ucap Tia Tiong.
ia mulai mengangkat pedangnya dan menumpulkan energi qi di lengan dan bilah pedang ya, energi yg cukup besar dapat di rasakan dan aura yg cukup tajam bisa terasa dari bilah pedangnya.
"baik, mari kita selesaikan"
__ADS_1
ucap Miao Jun.
Miao Jun juga mulai mengankat pedangnya dengan posisi siap menebas, ia juga memperkuat kuda-kuda nya, energi qi langsung meledak dari tubuhnya, bilah pedangnya juga di aliri dengan elemen anginnya, saat ini Miao Jun hanya bisa menggunakan tehnik dengan elemen angin saja, karna ia sering menggunakan nya saat berlatih.
bilah pedang Miao Jun menjadi sangat tajam, anggun si sekitarnya mulai memutari tubuh Miao Jun seakan angin itu melindungi nya.
"tehnik pedang gunung, tebasan membelah bumi"
ucap Tia Tiong melancarkan jurus nya.
energi qi yg membentuk bilah sabit mulai muncul dari tebasan pedang nya.
bilah sabit itu memiliki ukuran yg cukup panjang dan juga memiliki ketajaman yg luar biasa, di tiap.jalur yg di lewatinya juga terbelah seperti parit kecil.
Miao Jun yg melihat itu tidak mau kalah, ia juga langsung melancarkan tehnik nya.
"jurus dewa angin, tebasan angin suci"
ucap Miao Jun sambil menebaskan pedangnya.
dari pedang nya langsung muncul bilah angin berjumlah tiga bilah angin dengan ukuran tak kalah besar dan panjang dari jurus Tia Tiong.
jalus lesatannya juga mulai hancur seperti di tebas oleh banyak pedang, dan udara di sekitarnya juga seperti terbelah, seakan udara itu menyingkir karna ketakutan dengan bilah angin Miao Jun.
semua orang dapat melihat jurus itu.
"jurus yg sangat kuat, apa benar mereka masih berada di ranah senior, sepertinya jurus pemuda yg bernama Miao Jun itu adalah kurung tingkat 8, sungguh sangat langka dan luar biasa karna anak seusianya mampu menguasai jurus itu, tapi kurus anak bernama Tia Tiong itu juga tak kalah hebat, walaupun sepertinya masih di bawah jurus Miao Jun itu, dan di lihat jurus itu juga cukup tinggi seperti jurus tingkat 6"
komentar seorang kultivator yg menjadi penonton.
semua orang yg ada di sekitarnya yg mendengar analisa orang itu juga langsung terkejut, mereka semua tau jika jurus tingkat delapan adalah jurus tingkat tinggi, Bahakan di sekte besar jurus ini sudah menjadi jurus kusus dan hanya para tetua dan murid elit saja yg boleh mempelajarinya, itu semua di karenakan tingkat kesulitan dan juga konsumsi energi yg cukup besar, selain itu jurus tingkat 8 ini juga cukup langka di klan besar sendiri mungkin hanya memiliki beberapa saja bahkan ada yg tidak memiliki nya.
bilah pedang mereka berdua semakin mendekat, Miao Jun juga sudah membuat penghalang dengan elemen anginnya agar ia terhindar dari ledakan saat bilah bertemu.
serangan Miao Jun jauh lebih cepat, bagai manapun Miao Jun menggunakan elemen angin sedangkan lawan hanya menggunakan energi qi murni nya saja, dalam segi ini saja sudah jelas jika Miao Jun lebih unggul.
tak lama bilah itu langsung bertabrakan dan ledakan keras pun langsung terjadi.
bom...
__ADS_1
wuss...
angin kencang langsung menerbangkan debu di sekitarnya, arena juga langsung berguncang, lantai arena juga langsung hancur.