
"apa hanya segini saja kemampuanmu "
ucap long Shan sinis kepada penjaga yg masih linglung itu.
penjaga yg mendengar suara long Shan langsung sadar dan menjauh dari long Shan.
"Hem sepertinya kau memiliki artefak pelindung yg cukup menarik bocah, bagaimana jika artefak itu kau berikan kepadaku maka aku akan menganggap masalah ini tidak pernah terjadi dan aku juga akan mentraktirku sepuasnya di restoran bulu emas ini"
ucap wuhong dengan memberikan penawaran.
"oh apa kau bodoh pak tua, kau pikir aku memakai barang seperti itu hanya untuk menghadapai kecoa seperti kalian"
ucap long Shan dingin.
"bajingan ketahuilah batasanmu, lebih baik kau serahkan artefak Ituk kepada guruku dan bersujud di kaki guruku maka aku akan melupakan kejadian ini, atau kalau tidak klan Li akan memusnahkan kau dan seluruh keluargamu"
ucap Li Whei geram dan marah.
"oh aku sedikit ingat, saat aku melakukan perjalanan kemari aku juga menghajar anak bodoh yg mengancamku dan aku juga menghancurkan dantiannya, dan jika di perhatikan wajahmu hampir mirip dengan bocah bodoh itu bahkan namamu juga hampir mirip, kalau tidak salah ingat nama bocah bodoh itu adalah Li Wei, ya tidak salah lagi nama bocah itu Li Wei"
ucap long Shan sinis.
Li Whei yg mendengar itu menjadi tertegun, adik sepupunya itu bilang yg menghajarnya adalah tuan muda klan long yg tak sengaja ia provokasi dan ia ancam.
"sial kenapa bocah ini yg aku singgung"
batin Li Whei dengan punggung yg sudah berkeringat.
"kenapa diam tuan muda Li, dan kau pak tua apa karna kau bagian dari sekte kelas satu dan termasuk sekte besar kau bisa arogan di sini, kau hanya tetua pelataran luar tapi kau sudah sangat arogan, dengan ranahmu yg baru mencapai kaisar beladiri *8 kau sudah arogan di sini, kau tidak mencerminkan sebagai tetua sekte aliran putih"
ucap long Shan dengan tatapan tajam.
"kau anjing penjaga, aku melihat ini adalah restoran bulu emas dan aku yakin ini adalah restoran milik serikat perdagangan bulu emas, aku pikir para penjaga yg di pekerjakan oleh serikat kalian adalah penjaga yg memiliki pandangan yg luas tapi ternyata tidak, aku rasa aku perlu menemui pimpin pusat kalian atas pelayanan yg kalian berikan kepada tamu VVIP sepertiku"
ucap long Shan sambil mengeluarkan lencana berwarna hitam yg bertuliskan buku emas.
penjaga yg melihat itu menjadi gemetar ketakutan.
"oh tuan muda ini hanya salah paham saja, kami tidak bermaksud begitu"
ucap penjaga itu dengan tubuh gemetarnya.
"hoi bocah, walaupun aku hanya tetua pelataran luar tapi aku di hormati oleh tetua pelataran dalam dan kau yg hanya bisa mengandalkan artefak pertahanan a
apakah bisa menahan jemarahan dari pria tua ini ha...!"
ucap wuhong dengan nada sangat marah sampai-sampai aura membunuhnya merembes keluar dan dapat di rasakan oleh semua orang.
" Hem aura membunuh seperti itu kau tunjukan kepadaku pak tua, sepertinya aku akan berkunjung ke sekte gunung emas dan meminta penjelasan dari Patrik atau leluhurmu itu pak tuaucap long Shan. dengan nada santai lalu berjalan mendekat ke pria tua itu sesampainya di depan lelaki paruh baya yg sudah cukup tua itu long Shan langsung menjentikan jarinya dan aura membunuh itu langsung lenyap.
wuhong langsung kaget dengan kejadian ini, bagaimana bisa aura membunuhnya bisa hilang begitu saja.
"hahahahahaha bagus-bagus tak salah jika kau menjadi tamu VVIP serikat perdagangan bulu emas bocah dengan artefak yg kau miliki jelas kau memiliki kekayaan yg tidak sedikit"
ucap wehong dengan nada senang karna sebentar lagi ia akan mendapatkan 2 artefak dari bocah di depannya.
sedangkan Li Whei sendiri mulai mengutuk gurunya itu, apa dia bodoh jika anak yg ia singgung adalah tuan muda klan long yg kabarnya memiliki ahli tingkat tinggi bahkan tidak hanya satu, dan lagi dia juga bis Adi bilang adalah pangeran kekaisaran.
__ADS_1
"huh apa kau belum sadar pak tua, baiklah kalau begitu aku akan membuatmu sadar"
ucap long Shan sambil menjentikan jarinya.
"tikk....
tiba-tiba energi yg sangat kuat menghantam wuhong dan membuatnya melesat menabrak berbagai bangunan.
"boommm...
aaarrrkkhh..
triak wehong sambil memutahkan banyak darah, tulang rusuknya hancur dan dia hampir mati.
semua orang yg melihat itu dan merasakan energi yg tiba-tiba datang menghantam wehong menjadi terkejut, suasana menjadi hening semua orang tidak ada yg percaya akan apa yg mereka saksikan di depan mata mereka.
Li Whei mulai bergetar hebat, bahkan gurunya yg akan membawanya ke sekte gunung emas kalah hanya dengan satu jentikan jari saja, walaupun gurunya hanya tetua pelataran luar tapi kekuatannya menyamai petinggi klannya walaupun masih lebih rendah dari ayahnya satu tingkat.
"dasar semut"
ucap long Shan acuh.
karna suara keributan, akhirnya memancing para prajurit yg menjaga keamanan ibu kota mulai mendatangi lokasi keributan, dan dari dalam restoran juga keluar pria tua seumuran kakeknya.
"ada apa ini, kenapa ribut-ribut di depan restoran bulu emas"
ucap orang tua itu.
"Hem apa kau manajer di restoran ini pak tua"
"benar, dan kau kenapa membuat keributan di sini"
ucap orang tua itu dengan tatapan tajam.
"apa kau tidak mendidik karyawanmu dengan pelajaran cara melayani tamu tanpa memandang fisik pak tua, aku sebagai tamu VVIP di serikat perdaganganmu di persulit bahkan di hina oleh karyawanmu hanya karna aku berpakaian seperti rakyat biasa, apa token ini sudah tidak berguna lagi di sini, atau mungkin aku perlu membunu kalian semua"
ucap long Shan sambil menunjukan token berwarna hitam sekaligus auranya mulai merembes keluar dan menekan semua orang.
"sial siapa lagi yg menyinggung seorang master bahkan master ini memiliki token kehormatan, bajingan aku tak pernah mengajari anggotaku untuk sombong, dan. aura ini sangat mengerikan, aku yg sudah mencapai ranah imortal tidak bisa bergerak hanya karna aura ini"
batin orang tua itu mengutuk bawahannya yg bodoh.
semua orang berlutut karna tekanan dari long Shan.
"kalian tau aku paling membenci orang yg berani mengancam keluargaku, dan aku pastikan orang itu akan mati atau cacat"
ucap long Shan dengan aura yg terus meningkat, suasana hatinya sedang buruk sekarang.
ia langsung menunjuk ka arah 2 penjaga yg menahannya tadi tak lama dantian penjaga itu langsung meledak.
bom..
suara ledakan dantian ke 2 penjaga itu dan di iringi dengan terikan memilukan ke duanya.
aaarrrrkkhhhhgg...
arrhhkkkgg...
__ADS_1
selang beberapa menit ke duanya pingsan.
Li Whei yg melihat itu menjadi sangat ketakutan.
"kau ppemuda sombong, apa karna klanmu adalah klan kelas satu di ibukota ini kau sudah merasa di atas angin, kau tau klanmu hanya setitik debu dan lebih kecil lagi dari debu di semesta ini dan kau berani menyombongkan itu, sepertinya aku perlu mendatangi klanmu setelah ini"
ucap long Shan dan langsung mengarahkan telunjuknya ke arah Li Whei dan sama seperti penjaga tadi dantian Li Whei hancur.
"kau pak tua apa kau tau masalahnya sekarang"
ucap long Shan dingin.
"maaf tuan muda, ahh..tidak..tidak..maksud saya senior, junior ini berjanji akan menasehati bahkan menghukum mati para pekerja serikat perdagangan yg memiliki sikap buruk selama para pekerja itu masih di bawah tanggung jawab saya"
ucap orang tua itu dengan susah payah karna menahan tekanan yg mengerikan.
sedangkan tak jauh dari lokasi itu para prajurit yg ingin mendekati lokasi keributan juga ikut tertekan bahkan sudah ada orang biasa yg tak sadarkan diri akibat tekanan dari long Shan.
long Shan yg melihat ini, langsung menenangkan dirinya dan mulai menarik auranya.
"Hem walaupun ini hanya 5 persen dari aura penuhku tapi aku sudah terkesan karna kau mampu menahannya pak tua, ingat lah jangan pernah sombong karna di atas langit masih ada langit, di antara galaxy masih ada galaxy yg lebih besar ingat lah itu orang tua, ajari bawahanmu, jika suatu saat aku masih mendapati hal ini terjadi padaku atau keluargaku bahkan orang lain yg lebih lemah aku tak akan segan-segan memusnahkan orang itu bahkan serikat perdagangan akan aku musnahkan dari alam rendah ini jika berani ikut capur saat itu terjadi"
ucap long Shan dengan nada dingin dan tegas.
"baik senior, junior ini akan menyampaikan pesan senior ke seluruh cabang serikat kami"
ucap orang tua itu.
"dan satu lagi, walaupun di alam atas masih ada cabang serikatmu ini aku masih mampu meratakannya, jangan melihat orang dari sampulnya pak tua dan kalian semua yg mendengar ini, kalian tidak akan tau kekuatan macam apa yg berdiri sejajar bersama orang itu"
ucap long Shan sambil menghilangkan auranya sepenuhnya.
setelah aura itu menghilang semua orang bisa kembali berdiri, tapi masih memiliki perasaan takut kepada long Shan, para prajurit juga merasakan takut, mereka merasakan tekanan itu sendiri.
long Shan yg sadar akan apa yg ia perbuat hanya menghela nafas.
ia mulai menunjuk orang-orang yg pingsan dan tiba-tiba ada energi yg menyejukan memasuki tubuh orang yg sedang pingsan itu, tak lama orang-orang itu sadar dari pingsannya.
"kalian para senior kemarilah"
ucap long Shan sambilenunjuk ke arah kelompok prajurit yg bertugas sebagai keamanan ibu kota.
para prajurit yg mendengar itu langsung bergegas menghampiri long Shan.
setelah sampai di hadapan long Shan mereka langsung menundukkan kepalanya karna tidak ada dari mereka yg berani mbertanya atau menatap long Shan.
"kalian lihat token ini"
ucap long shan sambil menunjukan token emas dengan lambang kekaisaran Han, yg menjadi tanda bahwa pemagang token adalah keluarga kaisar.
"hormat kami kepada pangeran"
ucap mereka serempak dan ingin berlutut saat melihat token yg di keluarkan oleh anak muda di depan mereka itu, tapi sebelum mereka berlutut ada energi kuat yg menahan mereka agar tidak berlutut.
"jangan pernah berlutut di hadapanku karna aku tidak menyukainya"
ucap long Shan tegas.
__ADS_1