System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 147.kematian mitian murid sekte lembah iblis.


__ADS_3

"sebenarnya ke dua anak itu adalah teman tuan muda klan long, dan ranah mereka baru saja menerobos ke ranah senior *, walaupun mereka menyembunyikan ranah nya tapi di depanku aku tau ranah mereka Patriak, mereka cukup hebat karna mampu melawan orang yg memiliki ranah lebih tinggi dari mereka, dan lagi sebelumya, tetua jin saat melakukan perjalanan ke kota louhan di serang oleh sekte aliran hitam dan di bantu ahli dari klan long, tetua jin dan murid nya datang ke kota louhan untuk membantuku dan tetua si mengurus persiapan turnamen, setelah selesai mereka langsung kembali ke sekte"


ucap tetua Zhu.


"jadi begitu, aku juga sudah mendapat laporan dari tetua jin, karna mereka adalah teman tuan muda klan long dan juga pernah berada di bawah bimbingannya, pasti mereka memiliki daya tempur yg mumpuni di banding anak lainnya, dan lagi mereka termasuk jenius karna saat keterbatasan sumber daya dan bimbingan mereka mampu mencapai ranah mereka saat ini, tetua Zhu aku akan menjadikan mereka ber dua muridku, bawa mereka ke tempatku"


ucap petriak sekte gunung emas.


"eh..Patriak, tidak biasa nya Patriak mengangkat seorang murid"


ucap tetua Zhu heran.


"ini sepesial tetua Zhu, tadi tuan muda klan long menemui kami di puncak leluhur, menurut sifatnya, tidak mungkin teman yg dia bimbing hanya anak biasa, mereka pasti memiliki bakat dan masa depan cerah, dan lagi mereka menerobos dari ranah pemula ke ranah senior kurang dari 1 Minggu, apa itu normal, yah walaupun awalnya tuan muda klan long memberi tau kami jika ranah ke dua anak itu hanya di ranah murid saja"


ucap leluhur Shu Jian.


"baik leluhur, aku akan langsung mengurus nya"


ucap tetua Zhu yg tidak berani membantah.


sedangkan di tempat long Shan, saat ini dia masih mengawasi pertarungan yg tidak seimbang itu.


Pio mulai terdesak dan sudah mendapat banyak luka sayatan pedang yg cukup parah, bagai manapun 5 lawan satu.


"hahahahaha kau sudah sekarat Pio, apa ada kata terakhir yg ingin kau sampaikan"


ucap mitian dengan arogan.


"cuih..jika aku mati, kau juga akan mati mitian"


ucap Pio sambil meludahkan dari dari mulutnya.


"sayang sekali Pio, yg akan mati adalah kau"


ucap mitian dengan sinis dan menebaskan pedangnya ke arah leher Pio yg sudah tidak berdaya.


Pio yg melihat itu hanya mengeratkan giginya sambil memberikan tatapan tajam.


saat pedang mitian hanya berjarak beberapa senti, tiba-tiba pedang itu berhenti.


"hah..dasar para sampah, apa kalian tidak malu"


ucap long Shan yg sudah ada di antara mitian dan Pio dengan dua jarinya yg menjepiti pedang mitian.


krraakk...


kraakk..


peyaarr...


suara besi hancur dapat di dengar semua orang, hal itu membuat mitian dan kelompok nya tersadar, mitian yg sudah sadar dan melihat pedang nya hancur, langsung melompat mundur.


"dari aman datangnya anak itu, aku sama sekali tidak merasakannya"


batin mitian sambil melihat long Shan.


"tuan muda, kau tidak apa-apa"


ucap ke empat bawahannya.


"siapa kau, kenapa kau ikut campur urusan kami"


ucap mitian.


"kau tidak perlu tau siapa aku"


ucap long Shan.


"makan lah pil ini, kau akan segera pulih, serahkan para sampah itu padaku"


ucap long Shan santai sambil menyerahkan 1 butir pil penyembuh.


Pio langsung tersadar dari keterkejutannya.


"terimakasi"


ucap Pio sambil menerima pil dari long Shan.


dia pikir hari ini dia akan mati, ternyata dia masih selamat.


mitian yg melihat itu langsung marah, dalam hati dia bertanya-tanya siapa sebenarnya bocah yg menyelamatkan Pio.


"dia tidak memiliki aura seorang kultivator, dia hanya manusia biasa, tapi jika manusia bisa kenapa bisa menghancurkan pedangku, pedangku adalah senjata tingkat 5, yg termasuk senjata sepiritual tingkat menengah tinggi, bahkan kultivator ranah kaisar tidak bisa menghancurkannya hingga seperti itu dengan tangan kosong, apa lagi dia hanya menggunakan dua jari saja, tidak mungkin dia manusia biasa"


batin mitian dengan waspada, dia tentu saja bukan orang bodoh yg bertindak gegabah.


"pulihkan dirimu dulu, aku akan mengurus para sampah itu"


ucap long Shan lalu menghilang dan muncul di belakang salah satu bawahan mitian.


"sial di belakangmu, cepat menghindar..!"


ucap salah satu bawahan mitian yg melihat long Shan muncul di belakang temannya.


sontak semua orang menoleh, tapi sudah terlambat.


slaaassss...


plukkk...


buk...


suara benda jatuh dapat terdengar, kepala bawahan mitian itu terpotong dan jatuh ke tanah.


"kalian terlalu lemah, hanya berada di ranah prajurit puncak saja, sudah sangat sombong"

__ADS_1


ucap long Shan.


"sialan, cepat lindungi tuan muda"


ucap salah satu bawahan mitian.


mereka langsung berkumpul di depan mitian.


"bajingan kau membunuh bawahanku, aku tidak akan mengampuninya"


ucap mitian dengan marah.


"hanya ranah jendral tingkat 8 saja bisa apa, kau termasuk jenius di usiamu yg sudah 28 tahun, tapi kau masih kalah jenius dengan orang yg ada di belakangku itu, dia juga 28 tahun tapi dia sudah berada di ranah raja *1"


ucap long Shan.


"jangan bandingkan aku dengan sampah itu..!"


ucap mitian.


"kenapa, itu kenyataan nya, yah walaupun setelah mencapai ranah ini kalian akan cukup lama meningkatkan ranah kalian, tapi di usia kalian itu, kalian termasuk jenius, di sekte kalian, kalian pasti termasuk murid yg unggul dan termasuk murid dalam, tapi sayang sekali perbedaan sifat kalian terlalu mencolok"


ucap long Shan yg memprofokasi dengan membanding-bandingkan mereka, ia tau jika mitian memiliki rasa iri kepada Pio.


"sialan, serang bocah itu, Jagan biarkan dia hidup...!"


ucap mitian.


"jangan gegabah tuan muda, dia tidak sederhana kelihatannya, dia hanya ingin memprovokasi mu tuan muda"


ucap pria yg berumur 30 tahunan, dia juga berada di ranah raja awal.


"oh, kau juga termasuk jenius tapi hanya jenius biasa, bagai Mampun di usiamu kau sudah berada di ranah raja, tapi sepertinya ranahmu akan berhenti di ranah raja cukup lama"


ucap long Shan.


"kau cukup hebat bocah, aku yakin kau juga jenius, dari kekuatan mana kau berasal....?"


ucap pria itu.


dia juga pemimpin bawahan mitian.


"kau terlalu banyak bicara"


ucap long Shan datar sebelum menghilang.


slaasss...


sllllaass...


buk..


buk...


tiba-tiba 2 tubuh langsung tumbang di dekat mitian, mereka adalah 2 bawahan mitian.


Pio yg juga melihat itu langsung terkejut, dia sama sekali tidak bisa melihat pergerakan long Shan.


"sangat cepat dan tanpa meninggalkan jejak energi sama sekali"


ucap Pio.


"tuan muda, dia buka bocah sembarangan, sepertinya ranah kultivasi di sembunyikan"


ucap pria itu, dia semakin waspada.


"sekarang giliran kalian"


ucap long Shan dengan santai.


mitian yg mendengar itu, langsung ketakutan.


"sial..kau jangan macam-macam.denganku, aku adalah murid sekte lembah iblis dan juga tuan muda klan to, jika kau membunuhku, maka sekte dan klan ku tidak akan melepaskanmu"


ucap mitian.


"hahahahaha apa sekte sampah dan klan kecil seperti itu pantas aku takuti"


ucap long Shan sambil tertawa.


"tuan muda, aku akan menahan nya, tuan muda kabur lah dan cari bantuan, jika aku tidak kembali maka balas kan dendam ku"


ucap pria pemimpin kelompok bawahan mitian itu.


"sial, jika kau mati klan to akan mengalami kerugian besar, kau adalah calon tetua di masa depan, dengan bakatmu itu"


ucap mitian sambil mengeratkan giginya.


"jika tidak begitu, kita semua akan mati di sini tuan muda, aku akan mencoba melarikan diri jika kau sudah cukup jauh"


ucap pria itu.


"kalian tidak akan melarikan diri, kebetulan ke dua temanku adalah murid sekte gunung emas, dan kau juga murid sekte aliran hitam lembah iblis, aku tau jika saat ini aliran hitam berusaha membangkitkan panglima iblis, kau perlu tau jika panglima iblis yg ada di sekte gagak hitam sudah musnah berserta sekte gagak hitam, mereka di musnahkan oleh ahli klan long, dan sepertinya sektemu juga ingin di musnahkan"


ucap long Shan.


mitian yg mendengar hal itu langsung tertegun, dia bingung dan terkejut karna bocah di depannya dapat tau tentang rencana sekte nya yg sedang berjalan.


"sekarang kalian tidak pantas hidup"


ucap long Shan, lalu menghilang dari tempatnya.


ssllaaasss...


buk...

__ADS_1


pria pemimpin kelompok bawahan mitian itu langsung jatuh dengan kepala terpenggal, matanya melotot karna tidak rela mati dengan cara yg begitu memalukan.


mitian langsung tersadar setelah mendengar benda jatuh.


"sial, aku akan membunuhmu...!"


hiyaatt...


"jurus kabut racun, iblis pemakan jiwa....!"


triak mitian mengeluarkan jurus andalannya.


kabut berwarna ungu gelap langsung keluar dari tubuhnya dan menyebar dengan cepat ke area pertarungan, mata mitian memerah.


"huh kau pikir racun seperti ini dapat mempengaruhiku, dasar bodoh"


ucap long Shan, lalu mengibaskan tangannya, angin kencang muncul dan membuat kabut itu menghilang.


"it..itu..bagai mana mungkin, kabut racun miliki adalah kabut racun jiwa, tidak akan bisa di hilangkan menggunakan angin"


ucap mitian tidak percaya.


"itu hanya jurus sampah, apa yg perlu di banggakan"


ucap long Shan.


"sial...tidak ada cara lain, aku harus menggunakan pil itu, walaupun taruhannya adalah ranahku akan turun hingga ke tingkat senior"


batin mitian sambil mengeratkan giginya kuat-kuat.


dia mengeluarkan pil berwarna legam dan langsung menelannya, tak lama tubuhnya langsung bergetar, ranahnya terus naik dan aura hitam perlahan keluar dari tubuhnya.


ranahnya naik hingga berhenti di ranah raja tahap puncak.


"hahahahahahaha sekarang kau pasti akan mati, dasar bocah, kau memaksaku melakukan ini, jangan harap bisa hidup...!"


ucap mitian dengan nada sangat marah dia sudah seperti orang gila.


mitian langsung melesat dengan sangat cepat.


long Shan yg melihat itu hanya diam santai di tempatnya, dia dapat melihat pergerakan mitian dengan mata kepalanya.


"mati.."


ucap mitian yg sudah muncul di samping long Shan sambil menghantamkan tinjunya ke arah kepala long Shan.


"kau terlalu lambat"


ucap long Shan, dia menangkap tinju mitian yg penuh energi yg cukup besar.


"pak...bom....


benturan tinju dan telapak tangan long Shan dapat di dengar, tanah yg di injak long Shan langsung retak, angin cukup kuat langsung menyebar.


"kau terlalu lambat"


ucap long Shan.


"ba..bagai..bagai mana mungkin, sial..lepas"


ucap mitian yg mencoba melepaskan tangannya.


"baik.."


ucap long Shan yg langsung memukul perut mitian dan tepat terkena dantiannya.


bom...


uhuk...


coug..


wusss....


bom..


bom.


mitian memuntahkan darah segar dari mulutnya dan terlepar seperti roket menabrak banyak pohon sebelum berhenti setelah membentur batu besar.


coouugg....


arrgg.....


teriakan memilukan dapat di dengar, aura berwarna hitam yg keluar dari tubuh mitian langsung menghilang, dantian nya hancur dan dia juga mengalami kerusakan oragan yg cukup parah.


"padahal hanya kekuatan fisikku saja, itupun tidak lebih dari 5 persen, kau sudah hampir mati"


ucap long Shan sambil mengambil satu langkah dan secara ajaib long Shan sudah muncul di depan mitian.


"apa permintaan terakhir"


ucap long Shan, dia sudah bosan bermain- main dan ingin menghabisi mitian.


"sekteku akan mencarimu di manapun kau berada"


ucap mitian.


long Shan yg mendengar itu hanya mendengus sinis, dia langsung menebaskan tangannya ke arah leher mitian.


slaaasss...


pluk...


kepala mitian jatuh dengan tatapan tidak percaya di matanya jika dia sudah mati.

__ADS_1


Pio yg melihat itu langsung terkejut, penolongnya sangat hebat walaupun umurnya masih sangat muda.


__ADS_2