System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 17. berblanja pakaian meyi.


__ADS_3

"dan kau pak tua, urus kekacauan ini dan antar mayat-mayat pengawal itu..! dan bawa wei han bodoh itu, dan ini uang ganti rugimu"


ucap long han dengan dingin sambil melempar sekantong kecil koin emas.


"baa..baa..baik tuan muda long"


jawab pemikik restoran itu dengan tubuh bergetar ketakutan.


long sha mendekati gadis kecil yg masi terduduk di tanah sambil menangis karna takut.


sambil berjongkok.


"anak manis sekarang tidak ada orang jahat yg mengganggumu lagi, ayo ikut kakak biar kakak obati luka-laka mu"


ucap long shan dengan lembut.


gadis kecil itu hanya melihat long shan dengan ketakutan.


"jangan takut, kakak tidak jahat ayo kakak gendong"


ucap long shan sambil tersenyum lembut dan mengulurkan tangan untuk menggendong gadis kecil itu.


gadis kecil yg melihat senyuman lembut long shan pun mau untuk di gendong long shan.


setelah di gendong oleh long shan.


"siapa nama mu adik cantik..?"


tannya long shan sambil meng usap air mata anak kecil itu.


"nam..nama saya lan meyi tuan"


jawab nya smbil senggukan.


"sudah jangan menangis lagi, sekarang lan meyi aman bersama kakak"


ucap long shan dengan lembut.


sambil pergi dari tempat keributan dengan di iringi tatapan takut,kagum dan heran warga yg menonton, karna long shan terkenal sebagai sampah.


tapi yg mereka lihat long shan sebagai manusia biasa tanpa aura kultivasi mampu mengngalahkan tuan muda wei han serta para pengawalnya dengan sangat mudah.


setelah long shan pergi, krumunan pun geger.


"apakah benar tuan muda klan long itu sampah, kalau dia sampah lalu apa ini, dia mengalahkan wei han dengan sangat mudah"


ucap salah satu warga di krumunan itu.


"benar, apa yg kita dengar kalo tuan muda klan long itu sampah, hanya sebagai kedok untuk menutupi kemampuannya saja"


ujar krumunan lainnya.


dan tak jauh dari lokasi keributan di salah satu kedai.


"hem menarik, anak itu tidak memiliki aura tapi dia memiliki kekuatan fisik yg sangat besar, sepertinya dia menyembunyikan tingkat kultivasinya, tapi dengan tehnik apa dia mennyembunyikannya sampai aku tak bisa melihatnya..?"


fikirnya sambil bertanya ke heranan di dalam hati, karna tidak mungkin bocah yg kelihatan baru ber umur 21,13 tahun itu memiliki kultivasi di atasnya yg memiliki kultivasi tingkat saint menengah.


sedangkan disisi lain, long shan terus berjalan berniat mencari toko pakaian, untuk membelikan lan meyi.


"hem sepertinya toko itu cocok, toko sebesar itu pasti memiliki banyak pakaian yg cocok untu meyi"


batin long shan sambil berjalan menuju toko pakaian teratai putih yg merupakan toko terbesar di kota itu.

__ADS_1


sampainya di depan toko, long shan langsung memasukinya.


"selamat datang di toko pakaian teratai putih kami.."


sapa pelayan toko itu dengan ramah.


"ada yg bisa saya bantu tuan..?"


tanya pelayan itu sambil tersenyum.


"apakah nona bisa memilihkan baju terbaik di sini untuk adik saya ini dan masaing-masing 2 tiap model karna saya memiliki 2 adik"


jawab long shan dengan ramah.


"tentu bisa tuan muda, mari adik cantik ikut kakak memilih baju untukmu"


jawab pelayan itu dengan ramah, sambil mengajak meyi.


meyi sendiri menoleh ke arah longsahan dan long shan pun yg paham maksud meyi.


"pergilah, nina ini akan memilihkan baju yg bagus untuk meyi"


ucap long shan dengan lembut.


"dan untuk pembayarannya nona tak usah kawatir berapapun harganya akan saya bayar"


ucap long shan sebelum pelayan itu pergi.


"baik tuan muda, harap tuan muda menunggu di ruang tunggu atau tuan bisa juga memilih pakaian-pakaian di toko kami, siyapa tau ada yg membuat tuan tertari"


jawab pelayan itu sambil tersenyum ramah dan menawarkan daganan tokonya.


"terima kasih nona, saya akan menunggu di ruang tunggu saja"


ucap long shan sambil tersenyum.


"kakak.."


suara seorang gadis kecil memanggil long shan dengan suara pelan.


"hem..meyi sudah selesai ya, kamu cantik kalo pakai baju ini"


jawab long shan sambil melihat ke arah meyi.


"maaf tuan, saya merias nona kecil agar lebih cantik"


ucap pelayan dengan ramah.


"ohh terima kasih nona karna mau merias adik saya, em apa semua sudah siap nona..?"


tanya long shan dengan ramah.


"sudah tuan, semua pakaian nona kecil ada di bungkusan ini tuan"


jawab pelayan utu dengan ramah sambil menyerahkan bungkusan berisi pkaian.


"emm nona bisakah nona memisahkannya menjadi 2 tiap setelnya..?"


ucap long shan.


"tentu bisa tuan muda, harap tunggu sebentar biar saya pisahkan dulu tuan"


ucap pelayan toko sambil membawa bungkusan tadi ubruk di pisah menjadi 2.

__ADS_1


beberapa saat kemudian.


"ini tuqn saya sudah memisakannya masik" satu setel tiap model, dan semuanay ada 40 potong baju tuan"


ucap sang pelayan toko.


"baik nona, trima kasih"


sambil mengambil bungkusan dan memasukannya ke cicin ruangnya.


"jadi semuanya berapa nona..?"


tanya long shan.


"karna pakaian-pakaian yg nona kecil pilih tadi adalah pakai terbaik di toko kami, jadi total pembayarannya 11 juta koin emas tuan"


jawab sang pelayan toko.


" baik nona, ini harap di hitung dulu nona"


ucap long shan sambil menyerahkan kantong berisi koin emas.


setelah pelayan tadi menghitung uang itu, tenyata terdapat 13 juta koin emas.


"maaf tuan muda ini kelebihan 2 juta koin emas tuan" ucap pelayan toko itu smabil menyerahkan kelebihan koin emas itu.


"itu untukmu aja nona, karna telah menyambut kami dengan ramah, dan merias adik saya"


jawab long shan dengan teryenyum.


"kalo begitu saya permisi dulu nona"


ucap long shan.


"terimakasih banyak tuan muda, dan terima kasoh telah berbelanja di toko kami"


ucap pelayan itu dengan nada senang dan badan sediki membujuk memberi hormat.


setelah keliar dari toko itu, long shan berjalan menuju sebuah retoran mewah sambil menggandeng meyi.


"yi'er kita makan dulu ya, yi'er lapar kan." kata long shan lembut.


"baik kakak"


balas meyi smbil menngngangguk.


sesampainya di depan restoran.


long shan yg ingin memasuki restoran di hadang oleh penjaga pintu.


"maaf nak, disini hannya orang-orang berkelas saja yg di perbolehkan masuk, anak miskin seperti kalian di larang masuk karna di sini makannya mahal-mahal."


kata penjaga itu dengan sinis.


"apakah hanya karna penampilan kalian menolak pelangan"


jawab long shan dengan dingin.


sedangkan meyi sendiri sudah ketakutan dan bersembunyi di belakang long shan.


"lihat kau membuat adikku takut, sepertinya aku harus memberikanmu pelajaran.."


ucap long shan dengan dingin, dan dengan sabgat cepat memukul perut penjaga itu.

__ADS_1


booommmm.


penjaga itu terpental masuk dengan keras tanpa bisa mengindari pukulan long shan yg sangat cepat.


__ADS_2