System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 204.mengepung klan er.


__ADS_3

di desa situ, saat ini para anggota klan er yg membelot dan beberapa pria paruh baya sedang mengadakan pertemuan.


"apa sudah ada perkembangan tentang para sampah itu...?"


Ucap pria paruh baya, dia adalah tetua pertama dan juga paman dari er lang yg bernama er pire.


"lapor Patriak, kota belum mendapatkan hasil sama sekali, andai saja kita bisa masuk ke dalam hutan itu, mungkin akan jauh lebih mudah menangkap mereka"


Ucap salah satu tetua.


"Hem....mereka sudah terkena racun dan juga energi iblis dari sesepuh sekte lembah iblis, kemungkinan besar mereka sudah mati sekarang, tapi jika merek berhasil mendapatkan bantuan dari seorang ahli yg bisa membuat penawar racun dan mengeluarkan energi iblis itu, maka kemungkinan mereka untuk selamat cukup besar, tapi walaupun mereka selamat, seharus nya kultivasi mereka akan rusak parah"


Ucap er pire sambil mengelus janggut nya dengan mata terpejam dan pikiran yg memenuhi otak nya.


"tapi apa mungkin mereka bisa bertemu dengan ahli di tengah hutan kabut dingin itu Patriak, bagai manapun hutan itu bukan hutan biasa yg bisa di masuki seorang ahli, lebih bagus jika mereka mati karena di santap hewan buas tingkat tinggi di hutan itu"


ucap salah satu tetua.


"huh...dasar bodoh, apa kau tidak curiga dengan petir kesengsaraan senjata sepiritual itu, pasti di sana ada ahli yg sedang menutup diri, sangat jarang ada senjata yg dengan leluasa nya bangkit, apa lagi selama ini tidak ada pergerakan apapun dari hutan kabut dingin, bahkan di catatan leluhur, sejak ribuan tahun lalu, tidak ada pergerakan besar yg terjadi, apa lagi kemunculan senjata tingkat tinggi seperti itu"


ucap er pire.


"benar juga"


Ucap tetua itu.

__ADS_1


di wilayah kediaman klan er, saat ini kelompok er jihong sudah menyebar, tak jauh dari lokasi mereka, sudah banyak penjaga yg tewas dengan senyap dan tidak ada yg menyadari nya, walaupun harus masih tergolong pagi, tapi pergerakan mereka sungguh cepat.


"kalian pergi ke pintu belakang klan, usahakan bunuh semua penjaga, ingat kita harus menghilangkan hati nurani kita untuk saat ini, demi keberlangsungan klan er kita dan kedamaian keluarga kita, kalian harus bertindak kejam dan tegas, jika ada anak ataupun pemuda yg sekira nya bisa mengancam ataupun berbahaya di masa depan, bunuh dengan cepat agar mereka tidak merasakan rasa sakit dan penderitaan, walaupun kita harus menekan hati nurani kita, tapi tetap saja mereka adalah anggota klan kita, jadi jalan terakhir yg bisa kita ambil sebagai bagian dari klan er adalah membunuh dengan cepat agar mereka tidak merasakan penderitaan, berbeda dengan para tetua yg berkhianat, mereka tidak pantas mendapatkan hal ini, apa kalian mengerti...?"


ucap er jihong dengan tegas kepada beberapa tetua yg ikut dengan nya.


"kami mengerti Patriak"


Ucap salah satu tetua dengan tegas, di mata nya sudah terselip niat membunuh yg cukup kuat, putra nya mati saat pemberontakan berlangsung, walaupun istri dan satu putra nya selamat, tapi tetap saja putra pertama nya tewas.


jihong tentu bisa melihat ini, sebagai Patriak tentu dia memikul tanggung jawab yg besar di pundak nya, rasa bersalah menghantui dia selama ini karena cukup banyak anggota klan nya yg tewas, entah itu orang tua, wanita, pemuda dan anak-anak, dia sudah memutuskan jika dia akan membunuh adik nya er pire dengan tangan nya sendiri sebagai tindakan tegas dari nya sebagai Patriak.


"tetua, tekan amarahmu terlebih dulu, konsentrasi lah kali ini, jangan sampai di antara kita ada korban lagi, apa lagi istri dan putra ke dua mu masih hidup dan membutuhkan mu"


"hah...baik patriak, tapi aku masih ingat siapa yg membunuh putra ku, aku harap petriak bisa menyerahkan nya kepada ku nanti"


Ucap tetua itu dengan tegas.


"tentu tetua, aku akan menyerahkan nya ke pada mu, sebagai bentuk rasa duka ku karena kehilangan salah satu keponakan ku, wlaupun banyak keponakan ku yg lain yg tewas, tapi karena tetua yg meminta nya, tentu aku tidak akan menolak, bagai manapun simpul di hatimu harus kau luruskan agar tidak menghambat jalan kultivasiku"


ucap er jihong dengan bijak.


"terimakasi Patriak"


ucap tetua itu dengan tulus, dia tentu menghormati jihong, bagai manapun saat mereka mencoba melarikan diri, jihong lah yg mengorbankan diri untuk menahan beberapa tetua klan er dan tetua dari sekte lembah iblis sendiri an, jika tidak begitu, pasti istri dan anak nya yg ikut melarikan diri waktu itu akan tewas, demi menahan para penghianat itu jihong sampai terluka parah dan terkena racun yg sangat fatal di banding yg lain nya, untung saja jihong tidak kehilangan nyawa nya dan berhasil melarikan diri menyusul mereka masuk ke dalam hutan dingin dan di temukan oleh kelompok er Lang setelah satu hari kemudian.

__ADS_1


"kalian juga boleh memilih siapa yg akan kalian bunuh dengan tangan kalian sendiri, kita harus tegas kali ini demi menjaga keberlangsungan klan er dan warisan leluhur kita, aku tidak akan ikut campur dan menyerahkan nya kepada kalian, yg aku ingin kan hanya satu, tetap.lah hidup karena aku tidak ingin kehilangan saudara lagi kali ini selain para pemberontak itu"


ucap er jihong dengan tegas.


"baik patriak"


Ucap semua tetua yg bersama nya dengan tegas.


"baik, jika kalian bertemu dengan yg lain nya, sampaikan pesan ku tadi kepada mereka"


ucap er jihong.


Para tetua langsung mengangguk.


"baik, kita berpencar dan bertemu dengan kelompok lain yg sudah di posisi"


ucap er jihong lalu melesat ke arah gerbang utama klan, sedangkan yg lain nya langsung melesat ke arah yg berbeda, sebelum sampai di wilayah klan, kelompok mereka sudah berpencar secara berkelompok untuk membunuh penjaga klan er yg sedang berpatroli di desa situ, saat ini desa situ cukup mencengkram karena pemberontakan di klan er, walaupun ada klan lain di desa situ, tetap saja keadaan nya mencengkam.


Setelah para tetua melesat pergi, dari langit muncul robekan ruang, pemuda dengan rambut putih keperakan keluar dari robekan ruang itu, dia adalah long Shan.


"sudah berpencar rupa ya, Hem....ku kira adalah ahli ranah imortal *6 tak di sangkar hanya *4"


batin long Shan sambil menatap ke arah kediaman klan er.


di sisi lain desa, para pemuda klan er sebagian berpencar dan mengepung desa situ, mereka berjaga agar tidak ada yg bisa melarikan diri, sebagian lagi menuju ke klan er untuk membantu para tetua.

__ADS_1


__ADS_2