
"hahaha ini hanya kebetulan saudara Shan, seperti nya teman saudara Shan juga menghadapi masalah yg sama denganku, dia seperti nya menghadapi masalah internal klan, tapi di lihat dari kondisi nya yg berada di hutan dingin, masalah nya pasti lebih parah dari pada aku"
ucap bian Pio yg menilai situasi setelah mendengar cerita long Shan.
"saudara Pio memang bisa menilai situasi dengan baik ,memang benar saat ini di klan nya ada pemberontakan oleh beberapa tetua"
ucap long Shan santai.
mereka terus mengobrol sampai sarapan selesai.
"saudara Shan para tetua sudah menunggu, mereka sudah siap menjalankan rencana yg kita bahas kemarin"
ucap bian Pio membuka obrolan sambil berjalan menuju ke tempat Patriak.
"eh..seperti nya para utusan sektemu sudah datang saudara Pio"
ucap long Shan.
bian Pio yg mendengar itu langsung terkejut, tapi dia langsung dengan cepat sadar, dia ingat jika kekuatan jiwa teman nya ini kuat, yg membuat presepsi nya lebih luar.
tak lama seorang penjaga datang.
"salam tuan muda, di depan ada utusan dari sekte gunung emas"
ucap penjaga itu memberi laporan.
"baik, mari kita ke sana aku akan menyambut nya secara langsung"
ucap bian Pio sambil tersenyum.
"mari saudara Shan"
ucap bian Pio.
long Shan hanya tersenyum dan mengangguk pelan.
di gerbang sekte ada beberapa pemuda dan 2 pria paruh baya dengan jubah khas sekte gunung emas.
"guru, apa saudara Pio salah memberikan informasi, kelihatan nya klan bian ini sangat tenang..?"
ucap salah satu pemuda.
"kadang permukaan air yg terlihat tenang memiliki arus kencang di dalam nya, kita tidak bisa menilai situasi hanya dalam satu kali pandang saja"
ucap pria paruh baya itu yg ternyata adalah guru bian Pio, tetua sekte gunung emas.
"tetua hu benar, kalian sudah sering melakukan misi khusus murid inti, ranah kalian juga sudah mencapai ranah raja bela diri, kalian harus bersikap seperti seorang ahli yg memiliki pandangan dan pikiran yg tajam"
ucap pria paruh baya lain.
"baik tetua du"
ucap para pemuda itu.
__ADS_1
sedangkan saat ini bian Pio dan long Shan sudah hampir sampai di gerbang klan, mereka dapat melihat kelompok murid sekte gunung emas.
"salam guru, tetua dan saudara semua, maaf lama menyambut kalian"
ucap bian Pio sambil memberi hormat.
"hahahahahah tidak mengapa Pio kami tau kau sangat sibuk"
ucap tetua hu sambil tertawa.
"ayo mari masuk guru, tetua, saudara"
ucap bian Pio.
sedangkan Ling shan hanya diam dengan senyuman ramah nya.
murid yg di bawa oleh dua tetua itu hanya 8 orang, dengan ranah raja awal.
"baik ,nanti kau jelaskan detail nya saat di dalam, ku dengar kau juga sedang mencari herbal jiwa kan, kenapa kau tidak bilang kepada gurumu ini, siapa tau guru dan saudara-saudara mu bisa membantu"
ucap tetua hu.
"itu benar saudara Pio, kami bisa membantumu, walaupun kami tidak memiliki banyak koin emas, tapi setidak nya kami bisa mencari informasi untuk mu"
ucap salah satu pemuda.
"ah..itu saudara, aku tidak sempat mengirim surat, beberapa hari yg lalu aku sedang berada di hutan untuk mengambil herbal jiwa"
ucap bian Pio.
ucap tetua du.
akhir nya mereka masuk ke klan bian, banyak para murid klan yg sedang berlatih dan beberapa penjaga yg melihat ke dagangan anggota sekte gunung emas.
mereka semua tau, jika yg datang adalah teman tuan muda mereka, walaupun ada beberapa murid yg tidak senang atas kedatangan kelompok itu.
di sisi alun-alun klan, seorang pemuda berdiri dengan tenang dan di belakang nya ada 2 pengawal yg berada di ranah prajurit.
"kalian, cepat katakan hal ini kepada ayahku, ini cukup penting bagi kita"
ucap pemuda itu.
"baik tuan muda"
ucap ke dua pengawal itu sebelum pergi.
setelah ke pergian pengawal nya, tatapan yg sebelum nya tenang menjadi tajam.
"Pio sebentar lagi kau akan menjadi sampah, setelah aku menjadi murid inti sekte lembah iblis, aku akan mendapat dukungan penuh"
ucap pemuda itu sambil mengepalkan tangan nya, dari tangan nya keluar api yg cukup kuat dan panas, dia baru saja menerobos ranah raja awal.
sedangkan bian Pio saat ini membawa para tetua dan saudara nya ke kediaman nya, di kediaman nya juga sudah berkumpul para tetua yg sebelum nya di beri tau tentang kedatangan anggota sekte gunung emas.
__ADS_1
"selamat datang tetua hu dan tetua du"
ucap tetua jin sambil memberi penghormatan sebagai sesama tetua.
"hahahhahaha tidak perlu terlalu formal saudara jin"
ucap tetua hu sambil tertawa.
"hahahahaha maaf saudara hu dan saudara du, kondisi klan bian saat ini sedang tidak setabil, kami terpecah menjadi dua kubu, saudara ke tiga ku berniat memberontak, dia berkerja sama dengan sekte lembah iblis dan juga klan to"
ucap tetua jin.
"eh...kenapa nama paman Sama dengan tetua jin sekte gunung emas kami"
ucap seorang pemuda dengan blak-blak an.
sontak ucapan nya itu langsung membuat semua orang menatap ke arah nya.
"hahahahhaha di dunia ini banyak orang yg memiliki nama yg sama, bahkan juga ada yg memiliki nama yg sama sesuai marga ku, biasa nya mereka adalah orang tanpa latar belakang klan"
ucap tetua jin sambil tertawa.
"saudara ini, kenapa aku tidak asing"
ucap salah satu pemuda yg melihat ke arah long Shan, dia mengenali rambut long Shan yg keperak-perakan.
long Shan yg mendengar itu langsung terdiam.
"apakah orang ini mengenalku"
batin nya.
"perkenalkan saudara, ini adalah teman ku Shan, dia menolongku saat aku dalam ke adaan hidup dan mati kemarin di hutan"
ucap bian Pio.
"salam saudara Shan, kami adalah murid sekte gunung emas saudara satu puncak dengan saudara Pio"
ucap salah seorang pemuda sambil menangkupkan tangan nya.
"ah...aku ingat, aku pernah melihat saudara Shan saat turnamen pemilihan murid baru di kota louhan beberapa hari yg lalu"
ucap pemuda yg sebelum nya seperti mengenal long Shan.
"salam saudara semua dan para tetua, aku Shan, seorang petualang, beberapa hari yg lalu aku menemani dua temanku yg sekarang sudah menjadi murid sekte gunung emas"
ucap long Shan.
tetua hu dan tetua du langsung saling pandang, mereka ingat jika pemuda yg ada di depan nya memiliki ciri-ciri yg di sebutkan oleh Patriak mereka saat pertemuan di sekte, ciri-ciri tuan muda klan long yg menjadi seorang ahli tingkat atas dan juga misterius, mereka sudah di wanti-wanti agar tidak menyinggung tuan muda klan long.
"seperi nya dia memang benar tuan muda klan long, long Shan, dan jika di lihat dari situasi nya, sepertinya dia menyembunyikan identitas nya"
ucap tetua hu setelah mengamati dan dia sama sekali tidak bisa melihat ranah long Shan.
__ADS_1