
setelah beberapa waktu, akhirnya Miao bersaudara selesai mengurus kerbau itu dan mereka juga menyimpan kulit tanduk serta tulang kerbau itu, dagingnya mereka simpan terpisah selain daging yg mereka bawa dan di panggang.
"kawan ini dagingnya"
ucap Miao Li sambil menyerahkan daging berukuran besar sebesar kambing.
"baiklah sini biar aku saja yg memberi bumbu dan memanggang nya"
ucap long Shan.
mereka ber tiga akhirnya memulai acara memanggang dagingnya.
waktu terus berlalu, setelah selesai sarapan daging panggang mereka ber tiga memulai perjalanannya lagi.
saat ini mereka sudah memasuki hutan yg di maksud long Shan.
"kawan kenapa dari tadi aku tidak melihat monster, hanya ada hewan buas biasa saja..?"
ucap Miao Li.
"wilayah ini dekat dengan jalan utama antar kota jadi para monster itu tidak akan mendekat ke sini, tapi tak jauh dari pusat hutan ini, para monster itu berkumpul, tenang saja walaupun hutan ini masih bagian hutan kematian, tapi ini jauh dari wilayah pusat hutan kematian, hutan kematian pada dasarnya di bagi menjadi 4 wilayah, yaitu wilayah pusat sebagai wilayah yg sangat terlarang, di sekitarnya ada hutan biasa yg sudah di jelajahi para kultivator atau pemburu yg memburu hewan buas, monster maupun herbal, di wilayah ini hanya ada monster tingkat 12-5 saja, monster tingkat 5 ini sudah menjadi monster terkuat di wilayah hutan ini"
jelas Long Shan.
"kalau ada monster tingkat 5, bukannya ini menjadi mustahil bagi kami untuk melawannya kawan"
ucap Miao Jun.
"kalian tenang saja, kita hanya mengunjungi bagian dalam hutan tidak sampai di pusatnya tapi juga tidak jauh dari perbatasannya"
ucap long Shan.
"berhenti dulu"
ucap long Shan tiba-tiba.
"ada apa kawan ke napa kita berhenti..?"
ucap Miao Jun.
"lihat itu, itu adalah tanaman herbal tingkat 3, dan termasuk tanaman herbal kelas menengah, jika di jual bisa sampai ratusan koin emas per bijinya, tanaman herbal itu bernama bunga anggrek angin, herbal itu adalah salah satu herbal yg di gunakan untuk membuat pil embun dingin, salah satu jenis pil tingkat 5, Jiak di jual harganya mencapai puluhan ribu koin emas per butir"
jelas Lin Tian sambil menunjuk ke arah bunga anggrek yg ada di atas pohon besar dan letak nya juga agak tersembunyi, tapi karna kelopaknya bersinar maka akan mudah di kenali.
"wah jadi ini adalah tanaman herbal yg cukup sulit di dapatkan, kita beruntung kawan"
ucap Miao Jun.
__ADS_1
"yah memang beruntung, tapi biasanya herbal jenis ini jarang ada di wilayah pinggiran seperti ini, jadi sekali tumbuh herbal ini akan di jaga hewan buas tingkat rendah, karna ini hanya herbal tingkat menengah dan tidak langka tapi sulit di dapat, jadi bagi hewan buas tingkat rendah ini adalah harta bagi mereka dan akan menjaganya Samapai herbal ini siap mereka makan.
perhatikan ini"
ucap Long Shan sambil mengambil batu seukuran kepalan tangannya dan melempar tepat di atas dedaunan pohon yg di tempati oleh herbal itu.
dan benar saja terdengar desis an hewan buas.
karna merasakan aura asing hewan buas itu langsung turun ke arah herbal untuk menjaganya.
ternyata hewan buas itu adalah jenis ular.
"kawan ke napa ada ular di atas pohon itu...?"
ucap Miao Li.
"ular itu adalah ular angin putih, salah satu binatang buas yg memiliki elemen angin, dan sepertinya ia masih cukup muda dan masih di tingkat 1 hampir menerobos tingkat 2, jika ia berhasil memakan herbal itu saat umur herbal itu pas maka ia akan langsung menerobos menjadi hewan buas tingkat 2 menengah"
jelas long shan sambil melihat ulas sebesar pohon kelapa berwarna putih.
"hehehehe kau ingin kami melawannya kan kawan..?"
ucap Miao Jun.
"yah begitulah, ini hanya hewan buas tingkat satu, dan ular angin putih ini tidak memiliki pertahanan yg kuat selain kulitnya yg sangat lentur dan baik untuk membuat sabuk dan kerajinan tas, tapi yg harus di waspadai adalah serangan ular ini, karna ia memiliki elemen angin serangannya sangat cepat, dan ia bisa merasakan arah datangnya serangan musuh menggunakan pergerakan angin di sekitarnya"
jelas long Shan.
jelas long Shan.
"baik kami mengerti kawan"
ucap Miao Li.
mereka ber dua tanpa pikir panjang langsung maju menyerang.
"kau alihkan perhatiannya, aku akan mencari celah untuk menyerangnya, kita bergiliran nanti"
ucap Miao Jun kepada Miao Li.
"baiklah"
ucap Miao Li.
"hei ular jelek, aku akan mehajarmu"
ucap Miao Li yg melesat ke arah ular itu.
__ADS_1
ular putih itu merasa di provokasi.
ssseeiissss..
ular itu mendesis marah.
ular putih itu langsung mengibaskan ekornya ke arah Miao Li yg sedang melesat ke arahnya.
Miao Li yg melihat itu langsung melapisi tubuhnya dengan energi qi nya, dan mulai mengayunkan pedangnya ke arah ekor ular itu.
tapi karna ekor ular itu cukup besar untuk tubuhnya ia langsung terpental walaupun sudah menahannya dengan pedang.
wuss...
suara hembusan angin cukup kencang karna kibasan ekor ular itu.
tapi Miao Li bisa menyeimbangkan tubuh ya dengan baik.
"dasar ular jelek, ekormu cukup besar juga untuk tubuhku yg kecil ini"
ucap Miao Li.
Miao Li melesat kembali ke arah ular itu, ia mulai fokus, dan mengaliri qi ke pedangnya.
ular putih itu tidak tinggal diam, ia langsung menyemburkan bola angin dari mulutnya dan ekornya juga menyarang Miao Li.
Miao Li berhasil menghindari ekor ular itu tapi tidak dengan serangan bila anginnya.
karna tidak bisa menghindar akhirnya Miao Li memilih menebas bila angin itu.
bom...
suara benturan pedang Miao Li dan bola angin itu terdengar.
bola angin itu tidak terpotong tapi langsung hancur dan menimbulkan ledakan angin yg cukup kuat dan menghembuskan tubuh Miao Li hingga membentur pohon.
"uhuk..
"sialan anginnya cukup kuat"
ucap Miao Li, walaupun ia tidak memuntahkan darah tapi dadanya cukup sesak karna terkena ledakan angin itu.
Miao Jun yg melihat itu langsung mencari tempat yg pas untuk serangan menyelinap.
"Miao Li dapat melihat posisi Miao Jun, ia mengerti dan mencoba mengalihkan kembali ular putih itu.
"dasar ular jelek, bola angin mu cukup kuat juga tau..?"
__ADS_1
ucap Miao Li.