
waktu terus berlalu, long Shan dan miao bersaudara juga sudah sampai di depan gerbang kota, di sana sudah menunggu 3 elang angin.
"baiklah kalian segeralah berkumpul dengan peserta yg lain, mereka sudah menunggu"
ucap long Shan.
"baik kawan"
ucap Miao bersaudara.
mereka berdua langsung berlari masuk ke dalam barisan para peserta yg lolos.
sedangkan long Shan masih dengan santai nya bersandar di dinding gerbang kota sambil melihat Miao bersaudara dan peserta lainnya.
para penjaga dan kerumunan orang tua ataupun keluarga yg mengantar keberangkatan anggota keluarga mereka yg melihat long Shan dengan santai nya bersandar di tempok gerbang kota tidak berani menegur atau bertanya, bagai manapun mereka sudah di beri tau para penjaga agar tidak menyinggung nya pada saat mereka melihat kedatangan long Shan.
sedangkan di barisan para peserta, mereka mendapatkan intruksi dari tetua si, sedangkan para murid sekte gunung emas mengatur elang angin.
"baik itu adalah sedikit peraturan yg ada di dalam sekte gunung emas, tapi nanti saat sampai di sekte, kalian akan di bagi lagi dan akan ada intruksi lebih lanjut tentang peraturan yg berlaku, bagai manapun kalian akan berada di gunung yg berbeda dan akan mendapat bimbingan oleh tetua yg berbeda"
ucap tetua si.
"baik sekarang jumlah kalian ada 17, kalian akan di bagi untuk naik ke punggung elang angin, di tiap elang angin akan ada 3 senior Kalian dan di tambah dengan kami di masing-masing satu elang angin, sedangkan karna kami hanya berdua maka satu elang angin lagi akan ada 5 senior kalian, bagai manapun kalian akan membutuhkan perlindungan dari para senior kalian nanti"
ucap tetu Zhu.
"baik apa ada yg kalian ingin tanyakan, jika tidak silakan kalian naik, masing-masing 6 orang di Tiap elang angin sisa nya 5 orang akan ikut dengan elang angin yg di pimpin oleh 5 senior kalian"
ucap tetua si membagi kelompok.
akhirnya semua peserta naik ke elang angin karna tidak ada yg mereka tanyakan.
para peserta melambaikan tangan mereka ke arah keluarga mereka untuk berpamitan.
elang angin mulai terbang berangkat menuju ke sekte gunung emas.
"baiklah saat nya aku mengikuti mereka, yah walaupun aku bisa terbang secara langsung tapi akan menyempatkan jika aku melakukan itu, lebih baik aku tetap terlihat tidak mencolok"
batin long Shan sambil mengeluarkan satu pedang dari cicin ruang nya.
ia mulai mengendalikan pedang nya agar melayang dan ia langsung melompat ke tas pedang itu.
long Shan langsung melesat menyusul elang angin.
kejadian ini tentu di lihat oleh para keluarga peserta yg mengantar.
"sudah aku duga tuan muda itu bukan orang sederhana, untung aku sudah di beri tau kapten"
ucap salah satu penjaga.
kerumunan itu langsung heboh, karna mereka melihat Long Shan masih lah sangat muda, bahkan umurnya tergolong masih belia karna masih 13 tahun.
Sedangkan tetua si dan Zhu merasakan ada yg mengikuti mereka, tentu mereka berdua langsung menoleh kebelakang dan mereka melihat long Shan terbang menggunakan pedang, tentu mereka terkejut.
"tuan muda klan long memang bukan pemuda biasa, bahkan umurnya masihlah sangat muda tapi dia sudah mampu mengendalikan pedang terbang, dan lagi aku juga merasakan jika ranahnya paling tidak berada di ranah kaisar, tapi itu terus berubah-ubah, aku yakin ranah nya melebihi ranah itu, memang monster sesungguh nya"
__ADS_1
batin tetua Zhu sambil menggelengkan kepalanya.
"tuan muda klan long itu, sangat hebat bahkan dengan kecepatan elang angin ia masih mampu mengimbanginya, dan dia masih santai tanpa merasakan beban sama sekali"
batin tetua si.
sedangkan Miao bersaudara melihat ke arah belakang dan mereka melihat long Shan terbang menggunakan pedang dengan santai nya.
hal ini membuat mereka semakin kagum dengan long Shan.
"hei kawan kita itu sebenarnya sekuat apa, dia seumuran dengan kita tapi sangat misterius, sampai sekarang kita sebagai teman nya tidak tau secara pasti kekuatan nya"
ucap Miao Li.
"kau ini, dia itu sudah berkeliling di banyak tempat, pasti dia sangat hebat, bahkan dia kenal dengan tuan muda klan long yg kabarnya sangat hebat dan juga jenius, kabar yg aku dengar tuan muda klan long itu sudah menjadi ahli dan sangat misterius karna tidak pernah menampakkan dirinya"
ucap Miao Jun.
"yah kau benar, pasti dia sering bertemu atau berpetualang dengan tuan muda klan long, bagai manapun mereka berdua hebat, dan karna tuan muda klan long itu juga sedang berpetualang oleh karna itu ia tidak pernah terlihat"
ucap Miao Li.
pembicaraan Miao bersaudara ini dapat di dengar oleh semua orang yg ada di punggung elang angin yg mereka tunggangi.
"teman apa yg sedang terbang dengan pedang itu adalah teman kalian..?"
ucap salah satu peserta.
"benar, dia adalah teman kami"
"kenapa dia tidak ikut dengan kita menggunakan elang angin saja...?"
ucap peserta itu lagi.
"teman kami tidak ingin menyusahkan kita, bagai manapun daya tampung elang angin terbatas, dan teman kami juga hanya mengantar kami karna kebetulan tujuan nya searah dengan kita"
ucap Miao Li.
"apa maksudmu dia juga ikut masuk ke sekte gunung emas sebagai murid teman..?"
ucap peserta itu.
"tidak, teman kami itu tidak ingin terikat oleh sekte manapun, dia suka berpetualang karna hal itu dia menjadi sangat hebat, walaupun kami sebagai teman nya, kami tidak tau secara pasti ranah kekuatan nya, taman kami itu sangat misterius bahkan bagi kami temannya ini"
ucap Miao Jun tidak berdaya.
"yg pasti ranah temanmu itu sudah melebihi bayangan kalian, bahkan tetua kami tidak mampu melihat ranah nya, kalian beruntung karna dapat berteman dengan orang hebat sepertinya"
sahut murid senior sekte gunung emas.
"kakak senior benar, kami beruntung, bagai manapun dia teman yg sangat baik dia seperti kakak tertua bagi kami, walaupun umurnya masih sepantaran dengan kami tapi dia jauh lebih dewasa dari pada kami"
ucap Miao Li sambil tersenyum, semisterius apapun dia tetap akan menjadi teman nya.
"luar biasa, bahkan tetua saja tidak bisa melihat ranah nya, apa dia sudah melebihi ranah para tetua senior"
__ADS_1
ucap salah satu peserta dengan sangat kagum.
"aku tidak tau, tapi yg jelas dia tidak jahat dan tetua si dan Zhu sangat menghormatinya, karna hal itu tetua masih sangat tenang walaupun dia mengikuti kita"
ucap murid senior itu.
"senior benar, teman kami memang sangat baik, tapi juga sangat kejam jika ada yg mengganggu nya, atau melakukan hal buruk di depan nya"
ucap Miao Jun.
"apa dia benar-benar sangat kejam teman, apa kalian tidak berlebihan, sekuat apapun dia masih seumuran dengan kita"
ucap salah satu peserta.
"itu memang kenyataan nya dia hanya kejam kepada orang yg buruk saja dan akan sangat baik kepada orang yg baik, dia juga tegas, cerdas, dan tidak terduga.
pikiran kita tidak akan sanggup menjangakunya"
ucap Miao Li.
"sungguh jika begitu dia adalah jenius yg sesungguhnya"
ucap salah satu peserta lain.
"hei kalian, sebaiknya manfaatkan waktu kalian untuk berlatih, terutama meningkatkan kontrol elemen angin kalian, berkultivasi lah di luar Aray pelindung agar kalian langsung berintraksi dengan angin, tapi sebelum itu lapisi tubuh kalian dengan elemen angin kalian dengan begitu intraksi antara angin yg berbenturan dengan elemen angin kalian akan dapat kalian rasakan dengan lebih baik, rasakan, pelajari dan pahami apa itu angi, kenali lah apa itu angin maka kalian akan mampu meningkatkan kontrol elemen angin kalian"
ucap long Shan melalui telepati kepada Miao bersaudara.
Miao bersaudara yg mendengar itu tentu langsung terkejut, reflek mereka langsung menoleh ke arah long Shan yg dengan berdiri di atas pedang dengan santai sambil memejam kan mata nya.
"kalian tenang saja, jika kalian jatuh anak aku akan menyelamatkan kalian, selain itu masih ada 2 orang tua itu, jadi kalian buatlah senyaman mungkin dan lawan batasan kalian"
ucapan long Shan bergema lagi di fikiran Miao bersaudara.
Miao bersaudara langsung bersemangat, karna mereka berfikir, memang benar perkataan kawan mereka, bagai manapun ada sosok hebat bersama mereka.
Miao bersaudara langsung keluar dari Aray pelindung dan mulai menuju ke leher elang angin dan mengambil jarak tertentu setelah melapisi tubuh mereka dengan elemen angin.
tentu hal ini membuat semua orang terkejut, termasuk tetua si dan Zhu.
"hei apa yg kalian lakukan, kembali, jika tidak kalian akan terluka bahkan terjatuh...!"
ucap murid senior.
"tenang saja senior, kami hanya ingin berlatih dan meningkatkan kontrol elemen angin kami, jika hanya luka kecil kami tidak akan masalah, dan lagi masih ada tetua yg akan menyelamatkan kami jika kami terjatuh"
ucap Miao Jun.
sedangkan tetua Zhu yg melihat itu hanya bisa tersenyum masam, bahkan murid senior saja akan kesulitan jika harus menghadapi angin kencang akibat kecepatan elang angin itu tanpa ada Aray pelindung, tapi murid baru yg baru saja mencapai ranah senior beladiri sudah berani melakukan nya.
"cara pelatihan mereka terlalu ekstrem, sungguh cara pelatihan yg di terapkan tuan muda klan long itu sangat berani dan penuh perhitungan"
batin tetua Zhu sambil melihat ke arah long Shan yg berdiri di atas pedang terbang sambil memejam kan matanya dengan santai.
"menarik, mereka memiliki tekat yg kuat dalam berlatih, tak heran jika kemampuan mereka sangat hebat dan mampu mengalahkan kultivator yg berada di atas ranah mereka"
__ADS_1
ucap tetua si dalam hati.