System Kaisar Semesta

System Kaisar Semesta
bab 74.rencana klan Li.


__ADS_3

"hohohohoho mungkin masih ada tuan muda yg sombong dari klan-klan tingkat 1 itu adik, dan sanyangnya yg mereka singgung adalah dirimu hahahahahaha, dan mungkin sekarang ini terjadi gejolak besar di klan Li itu karna menyinggungmu hahahahha"


ucap Han liang dengan tertawa.


"ayolah kakak, mereka terlalu sombong dan mungkin anggota klan yg lain juga sama dengan mereka"


ucap long Shan.


"hei adik, apa kau tidak ingin melihat-lihat pasar barang antik atau barang temuan di ibu kota ini, siapa tau ada yg menarik untukmu hehehehehehe dan siapa tau ada barang luar biasa yg di anggap sampah di sana, apa kau tidak ingin mencoba peruntungannya adik....?"


ucap Han liang sambil menarik turunkan alisnya.


long Shan yg melihat itu menjadi tertarik.


"apa ada tempat seperti itu di sini kakak..?"


ucap long Shan penasaran.


"tentu saja ada, di kota-kota lain mungkin hanya ada di pinggir jalan itupun satu hingga 4 penjual saja dan barang mereka juga tidak banyak, tapi di ibu kota tentu saja banyak adik, sebagai pusat pemerintahan pasti berbeda hehehhe"


ucap Han liang.


"hohohoho sepertinya menarik, tapi jika kita tampil apa adanya seperti ini dan membawa pengawal pasti akan membuat heboh dan yg lebih penting pasti ada hal yg merepotkan nantinya"


ucap long Shan.


"hei kau tenang saja, kita akan menyamar agar tidak di kenali orang-orang di kota"


ucap Han liang.


"oh menarik, baiklah mari kita coba"


ucap long Shan setuju, karna masalah kemarin pasti banyak yg mengetahui ciri-cirinya jadi pasti banyak orang di ibu kota yg mengenalinya.


"baiklah ayo kita cari pakaian yg cocok untuk kita menyamar, kebetulan aku memiliki 2 jubah yg biasa aku gunakan berserta 2 topeng hehehe"


ucap Han liang.


"hohohoho sepertinya kau sering melakukan ini kakak, dan lagi apa kau juga sering berkunjung ke tempat para bunga malam berkumpul hehehehe"


ucap long Shan.


Han liang yg mendengar itu tersentak.


"hei adik walaupun aku sering melakukan ini, tapi aku tidak pernah berkunjung ke tempat seperti itu, aku adalah laki-laki sejati dan tidak tertarik ke tempat murahan seperti itu, yah mungkin akan berbeda jika ada keadaan yg mengharuskan untuk aku pergi ke tempat itu"


ucap Han liang.


"oh semoga saja yg kakak katakan benar"


ucap long Shan.


"hei kakakmu ini dapat di percaya"


balas Han liang.


"baik-baik sekarang mana jubah dan topeng itu"

__ADS_1


ucap long Shan.


"heheheheheh ini"


ucap Han liang sambil menyerahkan jubah hitam dan satu topeng yg ia ambil dari cicin ruangnya.


"hehehehehe baiklah ayo kita jalan-jalan aku harap ada hal yg menarik seperti ucapanmu kakak"


ucap long Shan.


"hei kau mungkin memiliki mata dan pengetahuan yg cukup luas karna kau adalah murid seorang master tingkat tinggi adik, jadi mungkin kau dapat mengenali barang yg terlihat tak berguna nanti"


ucap Han liang.


"baiklah mari kita berangkat"


ajak long Shan.


sedangkan di kediaman klan Li sendiri sedang di adakan pertemuan para petinggi klan.


"Patrik jadi apa yg harus kita lakukan...?"


ucap salah satu pria paruh baya yg sekaligus tetua ke 4 klan Li.


"hah dasar anak-anak Bodoh, padahal tinggal sedikit lagi mereka dapat berkembang lebih cepat dengan memasuki sekte besar, dengan bantuan para tetua di belakang mereka pasti akan mudah bagi mereka mendapatkan tempat di sekte itu"


keluh Li ciwu Patrik klan Li, ayah Li whei.


"jadi apa tindakan kita Patrik..?"


ucap tetua ke 3.


ucap Li ciwu.


"tapi apa kita tidak balas dendam kakak, keponakanmu juga menjadi korban di sini, dan sekarang dia juga sudah menjadi cacat"


ucap Li hiacu.


"hei aku juga sedang marah, putraku juga dalam kondisi yg sama seperti keponakan tapi jika kita bertindak terang-terangan apa menurutmu kita tidak akan hancur, sekarang pasukan yg kita persiapkan masih kalah banyak dengan pasukan milik kekaisaran dan lagi kita hanya memiliki 3 tetua sekte tombak hitam yg mendukung kita, apa itu cukup jika harus melawan seorang ahli yg ada di klan long"


ucap Li ciwu.


"benar kata kakak adik, kita tidak boleh gegabah, sekarang keponakan kita Li cian dan putraku Li wuci sedang mengumpulkan dukungan dari sekte mereka masing-masing, dan lagi saat ini mereka sudah menembus ranah senior beladiri di usia 16 tahun bukan kah mereka jenius, dengan ke jeniusan mereka pasti akan mudah mendapat dukungan para tetua sekte mereka"


ucap tetua pertama Li hincu.


"benar adik, kita akan balas dendam di saat kita sudah mendapatkan dukungan dari para tetua sekte tombak hitam dan sekte gagak hitam"


ucap Li ciwu.


"hah baiklah kakak"


ucap Li hiacu.


saat mereka sedang berdiskusi, tiba-tiba ada yg memasuki aula tanpa permisi.


"ayah ada apa dengan adiku, kenapa dia bisa menjadi seperti itu...?"

__ADS_1


ucap pemuda yg masuk tanpa permisi yg tak lain adalah Li cian.


"ho kau pulang putraku, kau pulang dengan siapa, apa kau membawa temanmu...?"


tanya Li ciwu balik bertanya tanpa menjawab pertanyaan putranya itu.


"ayah kau belum mejawab pertanyaanku"


ucap Li cian.


"hah baiklah, kau duduklah dulu ayah akan menceritakan kejadiannya"


ucap Li ciwu.


setelah Li cian duduk, Li ciwu langsung menceritakan apa yg terjadi kepada adiknya hingga ia berakhir seperti yg Li cian lihat.


setelah mendengar cerita ayahnya Li cian langsung marah.


"bajingan kita harus membalas bocah itu ayah, ke 2 adikku sekarang sedang sekarat bahkan cacat, aku akan menghajar bocah itu, dengan ranah senior beladiri tingkat menegah seharusnya sudah cukup untuk membunuh bocah itu ia akan menanggung resiko yg sama"


ucap Li cian.


"jangan gegabah putraku, dia adalah tuan muda klan long, dan dari kabar yg ku dengar anak-anak klan long yg baru berumur 12_14 tahun sudah sampai ranah senior beladiri, itupun yg terlemah lalu bagaimna dengan yg terkuat pasti yg terkuat sudah menembus ranah guru, apa lagi dengan tuan muda mereka.


peningkatan klan long ini sungguh mengerikan, memang dengan ranahmu ini kau termasuk jenius di alam rendah ini, tapi masih ada banyak jenius sepertimu di luaran sana dengan umur 16 th, tapi sebutan apa yg cocok jika anak seusia 12-14 tahun telah mencapai senior bela diri dan kabarnya mereka rata-rata adalah senior bela diri tingkat puncak"


ucap Li ciwu.


li cian tersentak kaget dengan kabar ini.


"apakah benar yg kau ceritakan ini ayah..?"


ucap Li cian dengan nada yg tidak percaya.


bagaimna ia bisa percaya, untuk anak jenius usia 12-14 tahun saja baru mencapai murid beladiri tahap menengah atau puncak jika pun ada yg mencapai ranah senior itu sangatlah langka.


"aku mendengar sendiri dari informan kita"


ucap Li ciwu.


"hah aku sudah termasuk jenius di usiaku sekarang, bahkan di sekte aku telah mencapai murid dalam dan termasuk muring dalam peringkat 50 besar, tapi di depan para bocah klan long itu aku tidak ada apa-apanya"


ucap Li cian kecewa.


"hah oleh karna itu kita tidak boleh gegabah"


ucap Li ciwu.


"lalu bagaimana dengan tugasmu putraku..?"


ucap Li ciwu.


"aku sudah mendapatkan 4 tetua yg mau mendukung kita ayah, dan mereka juga akan bilang ke Patrik dengan keuntungan yg kita tawarkan mereka setuju"


ucap Li cian.


"hahahaha bagus, dengan begitu sekutu kita akan terus bertambah"

__ADS_1


ucap Li ciwu senang.


__ADS_2