
Malam hari pun tiba, Yoga sendirian pergi ke tempat yang dimana tempat itu akan menjadi pertemuan geng 12 Shio dan geng Eagle. Sebenarnya Yoga hanya ingin melabrak geng 12 Shio, secara kebetulan geng 12 Shio melakukan pertemuan dengan geng Eagle.
Yoga keluar dari tempat persembunyiannya dan memukul anggota geng Eagle yang sedang berjaga dan mengambil jaketnya untuk menyamar menjadi anggota mereka. Yoga masuk ke dalam barisan paling belakang dan mendengarkan pidato dari ketua geng mereka.
...----------------...
Di apartemen, Jonathan dan Leon sedang mencari Yoga yang menghilang. Ia bertanya kepada Bryan, namun ia juga tak melihat. Jonathan bertanya kepada kedua anak yang dibawanya dari kampus, mereka pun tak mmelihat Yoga.
Leon juga mencari ke sekitar apartemen, mulai dari atas hingga bawah. Namun tak juga menemuinya. Leon lalu pergi ke apartemen untuk melaporkan ke Jonathan bahwa Yoga benar-benar menghilang.
" Jonathan...." Leon yang ngos-ngosan.
" Sudah ketemu? " Tanya Jonathan.
" Ti-tidak.... " Jawab Leon yang masih ngos-ngosan.
Arthur, Rian, Nita dan Luna baru pulang dari berbelanja kebutuhan dapur dan melihat Jonathan dan Leon seperti orang yang sedang kehilangan sesuatu.
" Jonathan, Leon. Ada apa? " Tanya Rian yang kebingungan.
" Kalian lihat Yoga? " Tanya balik Jonathan.
" Nggak. " Jawab mereka serempak.
" Ooo... Bos Yoga, ya. Dia titip pesan kepadaku, setelah berbelanja jemput dia di dekat bandara. " Seru Arthur sambil memakan kripik kentang.
" Hah? Sendirian dia kesana? " Tanya Leon yang kesal.
" Bisa temani aku? Aku agak takut keluar sendirian. " Ajak Arthur dan mengambil helm di apartemen.
Leon dan Jonathan ikut Arthur menjemput Yoga di bandara. Ternyata Yoga pergi kesana menggunakan ojek online, jadinya Jonathan membawa motornya untuk pergi kesana.
...----------------...
Kembali ke Yoga yang sedang mengikuti acara pertemuan antara geng 12 Shio dan geng Eagle. Yoga melihat geng 12 Shio ternyata masih anak SMA, bahkan ada yang SMP.
Ternyata pertemuan ini adalah penyambutan senior geng 12 Shio yang masuk ke kelompok gangster yaitu geng Eagle. Ternyata geng 12 Shio ini adalah geng tempat anak-anak remaja yang ingin menjadi gangster, dengan kata lain geng 12 Shio adalah tempat menyeleksi anggota-anggota terbaik.
" Seberapa menakutkan sih, mereka ini. " Batin Yoga yang sudah tak sabar ingin memukuli mereka semua.
Tanpa ia sadari, ia sedang berada dalam bahaya. Ada seseorang berpakaian serba hitam dibelakangnya. Karena merasa seperti ada sesuatu dibelakangnya, Yoga lalu menoleh karena merasa cemas, tapi sayangnya ia ditusuk menggunakan suntik dan Yoga pingsan seketika.
__ADS_1
" Hei para bajing*n, kalian tak tau kalau ada seorang penyusup disini. " Ucap seorang yang berpakaian serba hitam tadi.
Tanpa disangka, ia ternyata seorang anggota gangster yang paling ditakuti oleh gangster lain. Dia adalah anggota dari Black Dragon.
" Oi... kenapa kau macam-macam kesini? " Tanya ketua dari geng Eagle.
" Cuih... kalian itu bodoh apa gimana? Membiarkan penyusup mendengar pembicaraan kalian. " Jawab anggota Black Dragon yang barusan meludah.
Anggota Black Dragon itu langsung pergi dari sana sambil membawa Yoga yang sedang pingsan.
Tak lama kemudian, Jonathan dan kawan-kawan datang dan melihat Yoga sedang dipanggul dengan seorang anggota Black Dragon tadi.
" Cih... Black Dragon sedang apa disini. Arthur, jangan biarkan dia membawa Yoga. Leon, ikuti aku. " Ucap Jonathan yang memberikan perintah dan mereka langsung melaksanakan perintah tersebut.
Jonathan dan Leon langsung pergi ke tempat berkumpulnya geng 12 Shio dan geng Eagle. Sesampainya mereka disana, mereka langsung dihadang dengan beberapa anggota geng 12 Shio.
" Kalian anggota pemburu gangster ya? Ahahaha... " Tanya seorang ketua geng Eagle yang menertawakan mereka.
" Hei kalian, jika kalian bisa menghabisi mereka berdua. Kalian langsung masuk kedalam geng ku tanpa persyaratan apapun. " Lanjut ketua geng Eagle yang memberikan tawaran kepada anggota geng 12 Shio.
Jonathan mengeluarkan senjata andalannya yaitu bokken atau yang dikenal katana kayu, sedangkan Leon menggunakan tangan kosong.
" Leon, kau tak memakai senjata? " Bisik Jonathan.
" Sial, aku lengah. " Batin Leon sambil mengelap hidungnya yang berdarah.
Leon lalu berdiri untuk menghadapi bocah yang memukulnya tadi, sedangkan Jonathan sedang sibuk dengan urusannya sendiri melawan yang lainnya.
...----------------...
Saat ini, Arthur sedang mengejar seseorang yang membawa Yoga. Orang tersebut berhenti karena jalan yang ia lewati buntu. Arthur bersiap-siap untuk memasang kuda-kuda, namun ia kalah cepat dengan pukulan orang itu.
BUGH!
Pukulan itu tepat mengenai dada dan membuat tulang rusuk Arthur retak seketika itu juga.
" Sial, dia seorang boxing? " Gumamnya yang menahan kesakitan.
" Hei sialan. Anak ini milik kami, mending kau minggir saja sebelum tinjuku membuatmu tak bisa melihat dunia lagi. " Ucap remeh orang itu.
Arthur kembali berdiri dan kali ini ia mengeluarkan katana miliknya. Ia memasang kuda-kuda bertahan dan membaca pergerakan lawannya.
__ADS_1
" Sialan, kau seorang samurai, ya? Ini Indonesia beg*." Bentak orang itu dan langsung menyerang Arthur dengan pukulan straight.
Arthur langsung menangkis pukulan itu namun pukulan itu berubah menjadi pukulan jab dan mengenai dagunya. Arthur langsung terpental ke belakang dan tak bisa bangun akibat kelelahan.
" Berapa umurmu? " Tanya orang itu.
" 19... umurku 19." Jawab Arthur yang masih terbaring.
" Masih butuh 10 tahun lagi untuk menyerang ku. Kau tau aku ini siapa? " Tanya orang itu.
Arthur hanya menggelengkan kepalanya dan berusaha untuk bangun.
" Akan ku beritahu. Aku ini adalah wakil ketua dari Black Dragon. Dan umurku 29 tahun. " Ucapnya lalu menggendong Yoga yang tergeletak tadi.
" Jangan kau bawa pergi bos Yoga! " Teriak Arthur dan pingsan karena tak tahan dengan rasa sakit yang diterima.
Orang itu tak menghiraukannya dan berlari sambil menggendong Yoga, entah akan dibawa kemana dia.
...----------------...
Kembali ke Jonathan dan Leon yang sedang menghadapi geng 12 Shio dan geng Eagle secara bersamaan, membuat Jonathan dan Leon kelelahan dan hampir pingsan.
" Hentikan! Tugas kita telah selesai. " Teriak ketua geng Eagle dan pergi dari sana.
Anggota yang sedang menyerang Jonathan dan Leon seketika berhenti dan meninggalkan mereka. Jonathan langsung ambruk karena kelelahan sedangkan Leon terduduk dan termenung melihat kekalahan mereka.
" Leon, kenapa mereka meninggalkan kita? " Tanya Jonathan.
" Aku merasakan ada sesuatu yang aneh. " Ucap Leon dan berbaring disamping Jonathan.
Tak lama kemudian, Bryan dan Rian datang menemui mereka. Rian langsung menelpon ambulan karena melihat Jonathan dan Leon pingsan dengan tubuh yang penuh babak belur.
Lalu Bryan mencari Yoga dan Arthur dan menemukan Arthur tergeletak tak sadarkan diri dengan memegang katana di tangan kanannya. Bryan langsung mengangkatnya dan membawanya kembali.
" Kau menemukan Yoga? " Tanya Rian yang membalut luka Leon.
" Hanya Arthur saja. " Jawab Bryan dan meletakkan Arthur di tanah.
Ambulan pun datang, Bryan dan Rian dengan segera memasukkan mereka semua ke dalam mobil ambulan dan langsung menyuruh sopir untuk segera mengantarkan mereka dengan cepat.
Bryan lalu menyewa sebuah pickup untuk membawa pulang motor mereka yang masih terparkir disana.
__ADS_1
...****************...